Trump Putuskan PHK 1.350 PNS Kemenlu AS

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Minggu, 13 Juli 2025 | 11:08 WIB
Trump Putuskan PHK 1.350 PNS Kemenlu AS
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Suara.com - Departemen Luar Negeri mulai memberhentikan lebih dari 1.350 pegawai yang berbasis di AS. Keputusan ini dikarenakan pemerintahan Presiden Donald Trump terus melanjutkan perombakan korps diplomatiknya.

Langkah ini, yang menurut para kritikus, akan melemahkan kemampuan AS untuk membela dan memajukan kepentingan AS di luar negeri

Pemutusan hubungan kerja (PHK) ini, yang berdampak pada 1.107 pegawai negeri sipil dan 246 pegawai dinas luar negeri yang berbasis di Amerika Serikat, terjadi di saat Washington sedang bergulat dengan berbagai krisis di panggung dunia: perang Rusia di Ukraina, konflik Gaza yang telah berlangsung hampir dua tahun, dan Timur Tengah yang tegang akibat ketegangan tinggi antara Israel dan Iran.

"Departemen Luar Negeri sedang merampingkan operasi domestik untuk berfokus pada prioritas diplomatik," demikian bunyi pemberitahuan internal Departemen Luar Negeri yang dikirimkan kepada para pegawai dilansir CNN International, Minggu (13/7/2025).

Pengurangan jumlah pegawai telah dirancang dengan cermat untuk memengaruhi fungsi-fungsi non-inti, kantor-kantor yang duplikat atau redundan. Lalu kantor-kantor yang mungkin memiliki efisiensi yang signifikan.

Total pengurangan pegawai akan mencapai hampir 3.000, termasuk pengunduran diri sukarela, menurut pemberitahuan tersebut dan seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri, dari 18.000 pegawai yang berbasis di Amerika Serikat.

Trump telah berupaya memastikan kebijakan luar negeri AS selaras dengan agenda "America First"-nya. Para mantan diplomat dan kritikus mengatakan pemecatan pejabat dinas luar negeri berisiko terhadap kemampuan Amerika untuk melawan meningkatnya ketegasan dari musuh-musuh seperti Tiongkok dan Rusia.

"Presiden Trump dan Menteri Luar Negeri Rubio sekali lagi membuat Amerika semakin tidak aman," kata Tim Kaine dari Partai Demokrat, Virginia, dalam sebuah pernyataan.

Ini adalah salah satu keputusan paling konyol yang mungkin diambil di saat Tiongkok sedang meningkatkan jejak diplomatiknya di seluruh dunia dan "Dengan membangun jaringan pangkalan militer dan transportasi di luar negeri, Rusia melanjutkan serangan brutalnya yang telah berlangsung bertahun-tahun terhadap sebuah negara berdaulat, dan Timur Tengah mengkhawatirkan dari krisis ke krisis," kata Kaine.

Puluhan pegawai Departemen Luar Negeri memadati lobi kantor pusat lembaga tersebut di Washington untuk memberikan "tepuk tangan" dadakan bagi rekan-rekan mereka yang telah dipecat. Puluhan orang menangis, sambil membawa barang-barang mereka dalam kotak dan berpelukan serta mengucapkan selamat tinggal kepada teman dan rekan kerja.

Sebelumnya, memecat para karyawan yang sedang membangun sistem untuk mengelola lalu lintas satelit di luar angkasa.

Sekitar sepertiga dari 25 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Perdagangan Luar Angkasa Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional kena pemotongan karyawan. Padahal lembaga ini dikenal yang sangat diandalkan oleh industri luar angkasa.

Karyawan diberi pemberitahuan beberapa jam tentang pemutusan hubungan kerja mereka pada hari Kamis oleh penjabat kepala NOAA Nancy Hann.

Mereka dipaksa keluar dari kantor pada akhir hari kedu setelah pengumuman pemutusan hubungan kerja. Tentunya PHK ini akan merusak upaya untuk menyelesaikan apa yang pada dasarnya adalah sistem koordinasi lalu lintas udara untuk luar angkasa.

Saat ini beroperasi dalam fase uji coba karena meningkatnya permintaan global untuk layanan satelit. Padahal mereka ingin meningkatkan jumlah pesawat ruang angkasa di orbit Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Otomotif Loyo, Menperin Minta Toyota, Suzuki dan Daihatsu Tak PHK Karyawan

Industri Otomotif Loyo, Menperin Minta Toyota, Suzuki dan Daihatsu Tak PHK Karyawan

Bisnis | Sabtu, 12 Juli 2025 | 14:10 WIB

Lebih Pilih Pakai AI, Perusahaan Lowongan Kerja Indeed PHK 1.300 Karyawan

Lebih Pilih Pakai AI, Perusahaan Lowongan Kerja Indeed PHK 1.300 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 10:07 WIB

Pabrik Yamaha Music Diduga Lakukan PHK Sepihak, Ini Kata Buruh

Pabrik Yamaha Music Diduga Lakukan PHK Sepihak, Ini Kata Buruh

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Gak Perlu Panik Cari Kartu ATM, Kini Tarik Tunai Saldo Digital Makin Praktis Jelang Lebaran

Gak Perlu Panik Cari Kartu ATM, Kini Tarik Tunai Saldo Digital Makin Praktis Jelang Lebaran

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:37 WIB

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:18 WIB

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:00 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 08:38 WIB

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:48 WIB

CIMB Niaga Maksimalkan Layanan Digital Selama Liburan Nyepi dan Lebaran

CIMB Niaga Maksimalkan Layanan Digital Selama Liburan Nyepi dan Lebaran

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:40 WIB

Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula

Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 06:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB