Gara-gara Ini Likuiditas Perbankan Bisa Alami Tekanan

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Selasa, 22 Juli 2025 | 15:51 WIB
Gara-gara Ini Likuiditas Perbankan Bisa Alami Tekanan
Diskusi UOB dalam tema Navigating Regulation Shift and Market Uncertainties in Indonesia and Asean. (Suara.com/Rina Anggraeni)

Suara.com - Ketidakpastian ekonomi global bakal menekan industri keuangan di Indonesia. Salah satunya menjadi tantangan bagi perbankan dalam menghadapi gejolak ekonomi global yang masih terus berlangsung pada smester kedua.

Head of Corporate Banking UOB Indonesia Edwin Kadir mengatakan bahwa dana pihak ketiga (DPK) bisa mengalami tekanan dengan adanya gejolak ekonomi global. Salah satunya terkait dengan tarif Trump yang bisa memengaruhi pemasukan dolar di Perbankan

"DPK mengalami sedikit challenges dan sisi likuiditas. Karena Indonesia ini relay komoditas begitu harga komoditas turun seperti nikel otomatis pemasukan US dolar di perbankan turun," katanya dalam acara diskusi UOB dalam tema Navigating Regulation Shift and Market Uncertainties in Indonesia and Asean, di Jakarta, Selasa (22/7/2025).

Kata dia, Loan to Deposit Ratio (LDR) di perbankan juga menghadapi tantangan. Apalagi, LDR perbankan BUKU IV dan perbankan BUMN juga pernah menyentuh 100 persen. Hal ini bisa mengganggu likuiditas perbankan.

" LDR perbankan bank buku 4 dan bumn sempat menyentuh 100 persen untuk ldr 100 persen karena likuiditas bergantung pada komoditas,"katanya.

Untuk itu, Perbankan pun menunggu kebijakan pemerintah agar tidak memfokuskan pada industri komoditas. Salah satunya dengan memanfaatkan industri bernilai tambah yang bisa membantu kinerja perbankan.

"Untuk itu kita perlu membangkit dan mendorong valued industri," jelasnya.

Dia pun menambahkan bahwa UOB Indonesia mendukung kebijakan pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan tekanan ekonomi baik dari geopoitik maupun tarif Trump.

" Jadi sisi perbankan kita selalu mendukung kebijakan yang disampaikan pemerintah, kita melihat disiplin cash flow financial disiplin itu sangat penting. Kira memastikan debitur dan klien menggunakan resources hati-hati dan prudent dan kita membantu supply chain," jelasnya.

baca juga

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Analisis Kebijakan Makro-Mikro Ekonomi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aviliani meminta agar Pemerintah mencari pasar yang menguntungkan sektor industri keuangan. Salah satunya, mengurangi impor yang masih tinggi di Indonesia.

" Mencari market baru itu pasti. Peran duta besar kora harus menjadi negoisator yang ditempatkan Indonesia. Kita punya potensi perkebunan dan pertamabangan jadi harus mencari market baru. Bicara tentang lain kita harus kurangi impor," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,22 Juta AgenBRILink di Seluruh Indonesia

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,22 Juta AgenBRILink di Seluruh Indonesia

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Sri Mulyani Stres Tiap Dipanggil, Gara-gara Apa?

Prabowo Sebut Sri Mulyani Stres Tiap Dipanggil, Gara-gara Apa?

News | Senin, 21 Juli 2025 | 19:35 WIB

Bukan Cuma Soal Uang, Ini Arti dan Cara Membuat Perencanaan Keuangan untuk Masa Depan

Bukan Cuma Soal Uang, Ini Arti dan Cara Membuat Perencanaan Keuangan untuk Masa Depan

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 20:29 WIB

Terkini

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:04 WIB

×