IMF: Tarif Trump Buat Gejolak Ekonomi Dunia Lebih Panjang

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 24 Juli 2025 | 16:52 WIB
IMF: Tarif Trump Buat Gejolak Ekonomi Dunia Lebih Panjang
Dana Moneter Internasional (IMF).

Suara.com - Dana Moneter Internasional (IMF) menyebut sebanyak 30 negara mengalami ketidakseimbangan pertumbuhan ekonomi yang terus bergejolak. Ketidakseimbangan ekonomi ini akan berlangsung lama.

Hingga ketidakpastian kebijakan fiskal yang berkelanjutan masih menekan perekonomian domestik negara. Serta, meningkatnya ketegangan perdagangan dapat memperburuk sentimen risiko global dan meningkatkan tekanan keuangan, yang merugikan negara-negara debitur maupun kreditur.

Laporan IMF tersebut menyoroti penerapan tarif impor yang lebih tinggi oleh Presiden AS Donald Trump terhadap hampir setiap mitra dagang. Keputusan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan memperbaiki defisit perdagangan yang telah berlangsung lama.

"Eskalasi perang dagang lebih lanjut akan berdampak signifikan terhadap ekonomi makro,"tulis laporan dikutip Reuters, Kamis (24/7/2025),

Dia mencatat bahwa tarif yang lebih tinggi akan mengurangi permintaan global dalam jangka pendek dan menambah tekanan inflasi melalui kenaikan harga impor. Meningkatnya ketegangan geopolitik juga dapat memicu pergeseran dalam sistem moneter internasional (IMS), yang pada gilirannya dapat merusak stabilitas keuangan.

Berdasarkan data tahun 2024, menunjukkan pelebaran saldo neraca berjalan global sebagian besar disebabkan oleh peningkatan saldo berlebih di tiga negara. Ketiga negara ini memiliki ekonomi terbesar di dunia yaknu Amerika Serikat, Tiongkok, dan kawasan Eropa.

Hal itu terlihat dari, defisit di Amerika Serikat melebar sebesar 228 miliar dolar AS menjadi 1,13 triliun dolar AS atau 1% dari produk domestik bruto (PDB) global. Sedangkan, surplus Tiongkok meningkat sebesar 161 miliar dolar AS menjadi 424 miliar dolar AS. Lalu surplus euro meningkat sebesar 198 miliar dolar AS menjadi 461 miliar dolar AS.

Sementara itu, Kepala ekonom IMF Pierre-Olivier Gourinchas mengatakan surplus atau defisit yang berlebihan berasal dari domestik distorsi, seperti kebijakan fiskal yang terlalu longgar di negara-negara defisit dan jaring pengaman yang tidak memadai yang menyebabkan tabungan pencegahan yang berlebihan di negara-negara surplus.

Perubahan yang ditujukan pada pendorong domestik ini—bukan tarif—diperlukan, ujarnya. Artinya, Tiongkok harus fokus pada peningkatan konsumsi, Eropa harus meningkatkan belanja infrastruktur, dan AS perlu mengurangi defisit publik yang besar serta mengendalikan belanja fiskal.

baca juga

Laporan tersebut didasarkan pada data yang dikumpulkan sebelum pengesahan RUU pemotongan pajak dan belanja besar-besaran, yang menurut Kantor Anggaran Kongres pada hari Senin akan menambah defisit AS sebesar 3,4 triliun dolar AS selama 10 tahun, yang menyebabkan tekanan lebih lanjut.

Untuk itu, IMF memperingatkan bahwa tarif bukanlah solusi dalam menangani krisis ekonomi di Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Huru-hara Global Bikin Ekonomi RI Suram

Huru-hara Global Bikin Ekonomi RI Suram

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 16:24 WIB

BRI Perkuat UMKM Lewat Penyaluran KUR Rp83,88 Triliun

BRI Perkuat UMKM Lewat Penyaluran KUR Rp83,88 Triliun

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 12:02 WIB

Ekonomi Pancasila Vs Kapitalis: Mana yang Lebih Baik? Kasus Tom Lembong Buka Tabir Perbedaan

Ekonomi Pancasila Vs Kapitalis: Mana yang Lebih Baik? Kasus Tom Lembong Buka Tabir Perbedaan

Video | Kamis, 24 Juli 2025 | 12:05 WIB

Terkini

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

×