Fantastis, Labubu Edisi Terbatas Dijual Rp 172 Juta

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Jum'at, 25 Juli 2025 | 15:00 WIB
Fantastis, Labubu Edisi Terbatas Dijual Rp 172 Juta
Ilustrasi Boneka Labubu. (Nation Thailand)

Suara.com - Labubu menjual boneka edisi terbatas yang dihargai ratusan juta. Adapun, boneka mewah Vinyl Labubu x Vans Old Skool bukanlah produk bar.

Dilansir Forbes, jenis boneka ini dirancang pada tahun 2023 dengan ketersediaannya yang terbatas menjadikannya salah satu versi Labubu yang paling diincar.

Penjualan mainan edisi terbatas ini di eBay berakhir Rabu malam dengan 96 penawaran dan terjual seharga 10.585 ribu dolar AS atau sekitar Rp176 juta.

Tentunya, edisi ini menjadikannya salah satu Labubu termahal yang dijual di pasar sekunder. Boneka cokelat ini mengenakan desain streetwear klasik Vans—termasuk sepatu kets Sk8-Mid—serta kaus Vans dan topi biru-oranye bertuliskan "The Monsters", nama seri karakter tempat Labubu berasal.

Sebelumnya, versi boneka super berharga lainnya termasuk Three Wise Labubu (terjual di lelang Sotheby's seharga 28.300 ribu dolar AS pada bulan Mei. Sedangkan Sacai x Seventeen x Labubu dilelang seharga 31.250 ribu dolar AS pada bulan lalu.

Ditambah, pada sebuah balai lelang Tiongkok pada bulan Juni menjual boneka Labubu seukuran manusia seharga lebih dari 150.000 ribu dolar AS dan figur Labubu cokelat tinggi seharga 140.000 ribu dolar AS.

Meskipun, harganya mungkin tampak tinggi untuk tren yang mungkin hanya sesaat. Namun trend labubu selalu trend dan banyak diminati.

Lantaran, Labubu akan tetap ada dan bahwa "tampilan unik serta daya tariknya secara umum akan menjadikannya barang koleksi yang kuat di pasaran selama bertahun-tahun mendatang.

"(Labubus) mengikuti tradisi koleksi yang bergengsi dan bernilai tinggi seperti Ty Beanie Babies, mainan Jem and the Holograms, boneka Cabbage Patch, dan yang terbaru Squishmallows," kata Verderame.

baca juga

"Hubungan mereka dengan sastra anak-anak internasional, khususnya cerita rakyat Nordik, dan kehadiran mereka di pasar seni juga membantu mendorong pasar dan menarik kolektor baru dan berpengalaman,"tambahnya.

Sementara itu, Pop Mart International Group Limited yang menjual Labubu memproyeksikan lonjakan kinerja keuangan signifikan pada semester I-2025. Dengan estimasi pendapatan naik lebih dari 200% dan laba bersih melonjak lebih dari 350% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan mainan koleksi asal Tiongkok ini menyebut pertumbuhan bisnis ditopang oleh popularitas global karakter intelektual (IP) seperti Molly, Dimoo, dan Labubu, serta strategi diversifikasi produk dan ekspansi pasar yang agresif.

Kontribusi pasar luar negeri dilaporkan meningkat signifikan dan berdampak positif terhadap margin laba dan efisiensi operasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba Penjualan Labubu Meroket Tembus Rp 652 Triliun

Laba Penjualan Labubu Meroket Tembus Rp 652 Triliun

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 07:36 WIB

Labubu Boneka Imut Jadi 'Senjata Rahasia' China

Labubu Boneka Imut Jadi 'Senjata Rahasia' China

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 15:37 WIB

Jual Boneka Labubu, Wang Ning Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia

Jual Boneka Labubu, Wang Ning Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia

Bisnis | Minggu, 15 Juni 2025 | 12:11 WIB

Terkini

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 20:52 WIB

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Bogor | Jum'at, 11 September 2026 | 20:48 WIB

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:45 WIB

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

×