Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Jumlah Orang Miskin RI Tembus 23,85 Juta Jiwa

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:35 WIB
Jumlah Orang Miskin RI Tembus 23,85 Juta Jiwa
Jumlah penduduk miskin di Indonesia berhasil dipangkas, mencapai 23,85 juta orang per Maret 2025.

Suara.com - Jumlah penduduk miskin di Indonesia berhasil dipangkas, mencapai 23,85 juta orang per Maret 2025. Angka ini menandai penurunan signifikan sebanyak 210 ribu orang dibandingkan posisi September 2024 yang tercatat 24,06 juta orang.

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta, Jumat (25/7/2025) Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono menyampaikan data positif ini.

"Maret 2025 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 23,85 juta orang atau turun 0,2 juta orang dibandingkan dengan kondisi September 2024. Nah dari persentasenya, penduduk miskin terhadap total populasi atau total penduduknya pada Maret 2025 mencapai 8,47 persen," kata Ateng dengan optimis.

Persentase ini juga menunjukkan penurunan tipis 0,1 persen dibandingkan September lalu. Ateng menyebut, catatan ini melanjutkan tren positif penurunan angka kemiskinan yang konsisten sejak Maret 2023. Setelah sempat sedikit naik 0,03 persen pada Maret-September 2022, angka kemiskinan di Indonesia terus menunjukkan grafik yang membaik.

Meskipun ada kabar baik secara nasional, BPS tak menampik adanya kesenjangan angka kemiskinan antara perkotaan dan pedesaan. Data menunjukkan, tingkat kemiskinan di desa masih jauh lebih tinggi dibandingkan di kota.

"Pada Maret 2025 tingkat kemiskinan perkotaan sebesar 6,73 persen, sedangkan pedesaan sebesar 11,03 persen. Jadi desa lebih banyak yang miskinnya jika dibandingkan dengan perkotaan," ujar Ateng, menyoroti pekerjaan rumah besar pemerintah untuk pemerataan.

Menariknya, BPS juga mencatat bahwa tingkat kemiskinan di desa justru menurun 0,31 persen, sementara di kota justru meningkat tipis 0,07 persen. Ini mengindikasikan bahwa program-program pengentasan kemiskinan di pedesaan mulai menunjukkan hasil, namun tantangan di perkotaan memerlukan perhatian lebih.

BPS juga merilis data Garis Kemiskinan Indonesia terbaru pada Maret 2025, yang kini berada di angka Rp609.160 per orang per bulan. Angka ini naik 2,34 persen dibandingkan September 2024, mencerminkan peningkatan biaya hidup minimum.

Tren positif ini diperkuat dengan data lain dari BPS pada Mei lalu, yang menunjukkan angka pengangguran turun drastis. Tercatat, tingkat pengangguran terbuka (TPT) hanya sebesar 4,76 persen, menjadi yang terendah sejak krisis 1998. Ini berarti ada penambahan lapangan kerja signifikan, yakni bagi 3,59 juta orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Jumlah Warga Miskin Sulawesi Selatan Tahun 2025? Ini Data Terbaru BPS

Berapa Jumlah Warga Miskin Sulawesi Selatan Tahun 2025? Ini Data Terbaru BPS

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:28 WIB

Masalah Ketimpangan RI Makin Ngeri, Kaum Elite Justru Happy

Masalah Ketimpangan RI Makin Ngeri, Kaum Elite Justru Happy

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 11:00 WIB

Klaim Prabowo Akurat, BPS Rilis Angka Penduduk Miskin Ekstrem RI Anjlok 1,18 Juta Jiwa!

Klaim Prabowo Akurat, BPS Rilis Angka Penduduk Miskin Ekstrem RI Anjlok 1,18 Juta Jiwa!

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:47 WIB

Terkini

Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI

Peneliti IPI Apresiasi 'Dasco Effect': DPR Berperan Strategis Jembatani Menkeu dan BI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:44 WIB

Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI

Luhut Ungkap Prabowo Mau Kasih Bansos Tunai Rp5,4 Juta/Orang, Penerimanya Disaring Pakai AI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:44 WIB

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:40 WIB

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:34 WIB

Usai Isu Reshuffle Menkeu, Purbaya Kini Janji Lakukan Penghematan Belanja Besar-besaran

Usai Isu Reshuffle Menkeu, Purbaya Kini Janji Lakukan Penghematan Belanja Besar-besaran

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:24 WIB

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:19 WIB

BI Rate Naik, Bank Mandiri Segera Sesuaikan Bunga Kredit dan Tabungan

BI Rate Naik, Bank Mandiri Segera Sesuaikan Bunga Kredit dan Tabungan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:10 WIB

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:58 WIB

Indonesia Dua Tahun Bebas dari Daftar Kasus ILC, Menaker Soroti Kuatnya Dialog Sosial

Indonesia Dua Tahun Bebas dari Daftar Kasus ILC, Menaker Soroti Kuatnya Dialog Sosial

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:52 WIB

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun Per Bulan, Terancam Gagal Bayar

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun Per Bulan, Terancam Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:45 WIB