Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Masalah Ketimpangan RI Makin Ngeri, Kaum Elite Justru Happy

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 25 Juli 2025 | 11:00 WIB
Masalah Ketimpangan RI Makin Ngeri, Kaum Elite Justru Happy
Ilustrasi. Berdasarkan laporan BPS, kelompok 20% penduduk terkaya masih menjadi raja pengeluaran, menyumbang 45,56% dari total pengeluaran nasional per Maret 2025.

Suara.com - Potret ketimpangan ekonomi di Indonesia kembali terkuak. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025 yang dirilis hari ini Jumat (25/7/2025) menunjukkan bahwa meskipun porsi pengeluaran kelompok penduduk terkaya di Indonesia tercatat sedikit menurun, namun jurang ketimpangan konsumsi antar kelompok penduduk masih tetap lebar!

Ironisnya, mayoritas 'kue' konsumsi nasional masih asyik dinikmati oleh segelintir kaum elite.

Berdasarkan laporan BPS, kelompok 20% penduduk terkaya masih menjadi raja pengeluaran, menyumbang 45,56% dari total pengeluaran nasional per Maret 2025. Angka ini memang menunjukkan penurunan tipis jika dibandingkan dengan September 2024 yang mencapai 46,24%, dan juga lebih rendah dari 45,91% pada Maret 2024. Namun, koreksi minor ini belum cukup untuk meratakan distribusi konsumsi.

Sementara itu, nasib kelompok 40% penduduk terbawah, yang mencerminkan lapisan masyarakat termiskin, masih jauh dari kata sejahtera. Mereka hanya mencatatkan porsi pengeluaran sebesar 18,65% per Maret 2025. Angka ini memang sedikit naik dari 18,41% pada September 2024 dan 18,40% pada Maret 2024, namun peningkatannya sangatlah minim dibandingkan dominasi kelompok kaya.

Fenomena ketimpangan ini bahkan lebih mencolok di wilayah perkotaan. Di sana, kelompok penduduk kaya menguasai 47,38% dari total pengeluaran, sementara kelompok miskin hanya bisa 'nyempil' sebesar 17,64% pada Maret 2025.

Artinya, kelompok 20% terkaya di perkotaan menghabiskan hampir tiga kali lipat dari total pengeluaran 40% penduduk termiskin! Sebuah gambaran yang memprihatinkan tentang jurang pemisah ekonomi di pusat-pusat aktivitas.

Berbeda dengan perkotaan, wilayah perdesaan memperlihatkan distribusi yang sedikit lebih seimbang, meski ketimpangan masih tetap ada. Penduduk 20% terkaya di desa mencatatkan porsi pengeluaran sebesar 38,73%, sedangkan 40% penduduk termiskin menguasai 21,75%. Angka ini menunjukkan bahwa distribusi konsumsi di pedesaan memang tidak setajam di perkotaan, namun tetap saja dominasi kelompok atas masih sangat terasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Prabowo Akurat, BPS Rilis Angka Penduduk Miskin Ekstrem RI Anjlok 1,18 Juta Jiwa!

Klaim Prabowo Akurat, BPS Rilis Angka Penduduk Miskin Ekstrem RI Anjlok 1,18 Juta Jiwa!

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:47 WIB

BPS Catat Angka Kemiskinan Ekstrem RI Turun Drastis, Kini Sisa 2,38 Juta Jiwa!

BPS Catat Angka Kemiskinan Ekstrem RI Turun Drastis, Kini Sisa 2,38 Juta Jiwa!

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:24 WIB

Menakar Danantara dan Klaim Ekonomi, Jumat Jadi Hari Penentu

Menakar Danantara dan Klaim Ekonomi, Jumat Jadi Hari Penentu

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 15:29 WIB

Terkini

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB