Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Masalah Ketimpangan RI Makin Ngeri, Kaum Elite Justru Happy

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 25 Juli 2025 | 11:00 WIB
Masalah Ketimpangan RI Makin Ngeri, Kaum Elite Justru Happy
Ilustrasi. Berdasarkan laporan BPS, kelompok 20% penduduk terkaya masih menjadi raja pengeluaran, menyumbang 45,56% dari total pengeluaran nasional per Maret 2025.

Suara.com - Potret ketimpangan ekonomi di Indonesia kembali terkuak. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025 yang dirilis hari ini Jumat (25/7/2025) menunjukkan bahwa meskipun porsi pengeluaran kelompok penduduk terkaya di Indonesia tercatat sedikit menurun, namun jurang ketimpangan konsumsi antar kelompok penduduk masih tetap lebar!

Ironisnya, mayoritas 'kue' konsumsi nasional masih asyik dinikmati oleh segelintir kaum elite.

Berdasarkan laporan BPS, kelompok 20% penduduk terkaya masih menjadi raja pengeluaran, menyumbang 45,56% dari total pengeluaran nasional per Maret 2025. Angka ini memang menunjukkan penurunan tipis jika dibandingkan dengan September 2024 yang mencapai 46,24%, dan juga lebih rendah dari 45,91% pada Maret 2024. Namun, koreksi minor ini belum cukup untuk meratakan distribusi konsumsi.

Sementara itu, nasib kelompok 40% penduduk terbawah, yang mencerminkan lapisan masyarakat termiskin, masih jauh dari kata sejahtera. Mereka hanya mencatatkan porsi pengeluaran sebesar 18,65% per Maret 2025. Angka ini memang sedikit naik dari 18,41% pada September 2024 dan 18,40% pada Maret 2024, namun peningkatannya sangatlah minim dibandingkan dominasi kelompok kaya.

Fenomena ketimpangan ini bahkan lebih mencolok di wilayah perkotaan. Di sana, kelompok penduduk kaya menguasai 47,38% dari total pengeluaran, sementara kelompok miskin hanya bisa 'nyempil' sebesar 17,64% pada Maret 2025.

Artinya, kelompok 20% terkaya di perkotaan menghabiskan hampir tiga kali lipat dari total pengeluaran 40% penduduk termiskin! Sebuah gambaran yang memprihatinkan tentang jurang pemisah ekonomi di pusat-pusat aktivitas.

Berbeda dengan perkotaan, wilayah perdesaan memperlihatkan distribusi yang sedikit lebih seimbang, meski ketimpangan masih tetap ada. Penduduk 20% terkaya di desa mencatatkan porsi pengeluaran sebesar 38,73%, sedangkan 40% penduduk termiskin menguasai 21,75%. Angka ini menunjukkan bahwa distribusi konsumsi di pedesaan memang tidak setajam di perkotaan, namun tetap saja dominasi kelompok atas masih sangat terasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Prabowo Akurat, BPS Rilis Angka Penduduk Miskin Ekstrem RI Anjlok 1,18 Juta Jiwa!

Klaim Prabowo Akurat, BPS Rilis Angka Penduduk Miskin Ekstrem RI Anjlok 1,18 Juta Jiwa!

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:47 WIB

BPS Catat Angka Kemiskinan Ekstrem RI Turun Drastis, Kini Sisa 2,38 Juta Jiwa!

BPS Catat Angka Kemiskinan Ekstrem RI Turun Drastis, Kini Sisa 2,38 Juta Jiwa!

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 10:24 WIB

Menakar Danantara dan Klaim Ekonomi, Jumat Jadi Hari Penentu

Menakar Danantara dan Klaim Ekonomi, Jumat Jadi Hari Penentu

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 15:29 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×