BPJS Ketenagakerjaan 2024: Jaminan Sosial Kuat di Tengah Tantangan Ekonomi

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 30 Juli 2025 | 17:05 WIB
BPJS Ketenagakerjaan 2024: Jaminan Sosial Kuat di Tengah Tantangan Ekonomi
BPJS Ketenagakerjaan (Dok: BPJS)

Suara.com - Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu sepanjang tahun 2024, BPJS Ketenagakerjaan justru berhasil menjaga performa tetap solid dan penuh arti. Lembaga jaminan sosial ketenagakerjaan ini menunjukkan bahwa dalam situasi apapun, perlindungan terhadap pekerja tetap menjadi prioritas utama.

Hingga akhir tahun, jumlah peserta aktif meningkat menjadi 45,2 juta pekerja, yang terdiri dari 29,3 juta pekerja Penerima Upah (PU), 9,9 juta pekerja Bukan Penerima Upah (BPU), serta 6 juta dari sektor Jasa Konstruksi dan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Lonjakan partisipasi ini mencerminkan kepercayaan publik yang terus tumbuh terhadap manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah dari sinergi lintas sektor yang semakin solid dalam mengoptimalkan implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dianggap krusial dalam mewujudkan perlindungan sosial yang merata dan menyeluruh.

Selama tahun 2024, manfaat sebesar Rp57 triliun telah disalurkan kepada 4,2 juta peserta dan ahli waris. Angka ini bukan hanya menunjukkan besarnya dana yang dikelola, tetapi juga kehadiran nyata negara dalam melindungi pekerja dan keluarga mereka dari risiko sosial ekonomi. 

“Jaminan sosial ketenagakerjaan berperan penting dalam menjaga keberlangsungan hidup pekerja ketika mengalami kecelakaan kerja, menjadi korban PHK, atau memasuki masa pensiun. Program ini juga memberikan perlindungan keberlangsungan kehidupan yang baik kepada keluarga yang ditinggalkan pencari nafkah karena meninggal dunia. Kami berharap program jaminan sosial ketenagakerjaan ini mampu memberikan perlindungan sosial yang bermanfaat serta turut mencegah dan mengentaskan kemiskinan,” ujar Pramudya.

Tak hanya hadir di saat krisis, BPJS Ketenagakerjaan juga menjaga masa depan melalui program beasiswa pendidikan. 

Hingga akhir 2024, lebih dari 107 ribu anak peserta yang orang tuanya meninggal dunia telah menerima manfaat beasiswa, dari pendidikan dasar hingga ke perguruan tinggi. 

“Kami berkomitmen tak hanya melindungi pekerja, tetapi juga memastikan masa depan anak-anak mereka tetap terjaga. Melalui manfaat beasiswa ini, kami ingin turut berpartisipasi dalam mencetak generasi unggul yang akan menjadi tulang punggung pembangunan nasional, sejalan dengan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari transformasi digital yang dijalankan secara konsisten. Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) kini telah digunakan oleh lebih dari 25,3 juta peserta, dengan tingkat keaktifan di atas 60 persen. Akses layanan menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan.

baca juga

Inovasi lain seperti layanan New e-PLKK juga diterapkan di lebih dari 74 persen Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK), mempersingkat proses klaim Jaminan Kecelakaan Kerja dan memperkuat efisiensi layanan. BPJS Ketenagakerjaan juga menunjukkan kepedulian terhadap kesetaraan dengan menghadirkan Inclusive Job Center, sebuah portal yang memberikan akses informasi, pelatihan, dan peluang kerja layak bagi penyandang disabilitas.

Dari sisi pengelolaan dana, BPJS Ketenagakerjaan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, meskipun dihadapkan pada tekanan global dan domestik. Dana jaminan sosial yang dikelola tumbuh sebesar 11,14 persen secara tahunan, mencapai Rp791,66 triliun. Pengelolaan dana yang akuntabel ini dibuktikan melalui Laporan Keuangan dan Laporan Pengelolaan Program (LK-LPP) Tahun 2024 yang kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) dari auditor independen.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta dan stakeholder atas kepercayaan yang telah diberikan. Berkat dukungan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berhasil mencatatkan berbagai capaian kinerja yang positif. Ke depan, kami akan terus mengedepankan kepentingan para pekerja, karena bagi kami, kesejahteraan pekerja adalah prioritas utama. Melalui upaya perluasan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan secara universal, kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja di Indonesia bisa Kerja Keras Bebas Cemas," terang Pramudya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Muhammad Zuhri, yang menilai hasil audit tahun 2024 mencerminkan profesionalisme manajemen dalam menjaga akuntabilitas lembaga.

“Predikat Wajar Tanpa Modifikasian menunjukkan bahwa laporan keuangan dan pengelolaan program BPJS Ketenagakerjaan disusun sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa kinerja positif tahun ini juga merupakan hasil dari strategi dan perbaikan berkelanjutan yang dijalankan manajemen dengan mempertimbangkan masukan dari Dewan Pengawas. 

“Kami di Dewan Pengawas terus memberikan dukungan berupa saran, nasihat, dan pertimbangan strategis kepada Direksi agar terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan, mengoptimalkan hasil investasi, serta memperluas cakupan kepesertaan,” tutup Zuhri.

Melalui berbagai capaian ini, BPJS Ketenagakerjaan kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyelenggara jaminan sosial, tetapi juga sebagai pilar penting dalam membangun kesejahteraan berkelanjutan bagi para pekerja dan keluarganya, menuju masa depan Indonesia yang lebih sejahtera dan berdaya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPJS Ketenagakerjaan - Primaya Hospital Group Optimalisasi Layanan Kecelakaan Seluruh Pesertanya

BPJS Ketenagakerjaan - Primaya Hospital Group Optimalisasi Layanan Kecelakaan Seluruh Pesertanya

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 18:38 WIB

BRI Kembali Gelar Pelatihan Ekspor, Tingkatkan Daya Saing UMKM Tembus Pasar Global

BRI Kembali Gelar Pelatihan Ekspor, Tingkatkan Daya Saing UMKM Tembus Pasar Global

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 10:50 WIB

Satu Dasawarsa Program Jaminan Pensiun: Perkuat Inklusivitas dan Keberlanjutan

Satu Dasawarsa Program Jaminan Pensiun: Perkuat Inklusivitas dan Keberlanjutan

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2025 | 18:45 WIB

BRI Hadir untuk UMKM: Cerita Sukses Renaco dari Dapur ke Digital

BRI Hadir untuk UMKM: Cerita Sukses Renaco dari Dapur ke Digital

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 17:49 WIB

BRI Perkuat UMKM Lewat Penyaluran KUR Rp83,88 Triliun

BRI Perkuat UMKM Lewat Penyaluran KUR Rp83,88 Triliun

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 12:02 WIB

Pertamina UMK Academy Fokus Pembinaan Tepat Sasaran untuk UMKM Berdaya Saing Global

Pertamina UMK Academy Fokus Pembinaan Tepat Sasaran untuk UMKM Berdaya Saing Global

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 17:08 WIB

Terkini

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:04 WIB

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 15:55 WIB

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

×