Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Kinerja Solid BCA Syariah Semester I 2025: Aset Naik Jadi Rp17,6 Triliun, Laba Tumbuh Dua Digit

Chandra Iswinarno, Rina Anggraeni

Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:00 WIB
Kinerja Solid BCA Syariah Semester I 2025: Aset Naik Jadi Rp17,6 Triliun, Laba Tumbuh Dua Digit
BCA Syariah membukukan kinerja yang solid dengan mencatatkan peningkatan total aset sebesar 18,2% secara Year on Year (YoY), menjadi Rp17,6 triliun (Suara.com/Tantri Amela Iskandar)

Suara.com - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) memaparkan capaian kinerja keuangan yang solid pada semester pertama tahun 2025.

Perseroan berhasil membukukan pertumbuhan impresif dengan peningkatan total aset sebesar 18,2% secara Year on Year (YoY), mencapai Rp17,6 triliun.

Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, menjelaskan bahwa kinerja positif ini juga tercermin pada laba bersih perusahaan yang tumbuh 12,0% YoY menjadi Rp100 miliar.

Capaian tersebut ditopang oleh kombinasi strategis antara peningkatan pendapatan dari pembiayaan, pertumbuhan dana murah, serta efisiensi operasional yang efektif.

"Alhamdulillah, kinerja Semester I 2025 menunjukkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan didorong oleh penyaluran pembiayaan yang berkualitas serta pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK)," katanya dalam paparan Kinerja di Gedung BCA Syariah, Rabu (6/8/2025).

Pembiayaan Konsumer Jadi Mesin Pertumbuhan

Di tengah dinamika perekonomian nasional dan global, BCA Syariah mampu menjaga momentum pertumbuhan pembiayaan secara signifikan.

Total pembiayaan yang disalurkan berhasil meningkat 18,2% YoY, menyentuh angka Rp11,3 triliun.

"Secara keseluruhan, pembiayaan meningkat sebesar 18,2% YoY menjadi Rp11,3 triliun. Secara komposisi, pembiayaan komersial mendominasi sebesar 76,7% dari total pembiayaan, atau sebesar Rp8,6 triliun dengan pertumbuhan sebesar 13,2% YoY," papar Yuli.

baca juga

Meskipun segmen komersial masih menjadi tulang punggung, segmen konsumer menunjukkan akselerasi paling tajam.

Pembiayaan konsumer mencatatkan lonjakan tertinggi, yakni sebesar 56,1% YoY, hingga mencapai Rp1,7 triliun.

Kualitas Aset Terjaga dan Digitalisasi Diperkuat

Keberhasilan ekspansi pembiayaan diimbangi dengan manajemen risiko yang prudent.

Hal ini terlihat dari rasio Non-Performing Financing (NPF) gross yang terjaga pada level rendah di angka 1,75%, menunjukkan kualitas aset yang sehat.

Yuli Melati menambahkan bahwa basis nasabah yang semakin kuat diharapkan dapat menjadi fondasi untuk pertumbuhan dana murah di masa depan.

Pada akhirnya, ini akan meningkatkan daya saing bank dalam menyalurkan pembiayaan.

Seiring dengan itu, adaptasi layanan digital terus menunjukkan hasil positif.

"Antusiasme nasabah dalam memanfaatkan layanan digital terlihat pada pertumbuhan transaksi mobile banking sebesar 20,1% YoY," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tembus Rp100 Miliar Menjadi Bukti Kinerja BCA Syariah Tumbuh Hingga 12,0 Persen YoY

Tembus Rp100 Miliar Menjadi Bukti Kinerja BCA Syariah Tumbuh Hingga 12,0 Persen YoY

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 16:38 WIB

Sesuai Keputusan Menag, BCA Syariah Ditunjuk Sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang

Sesuai Keputusan Menag, BCA Syariah Ditunjuk Sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 10:55 WIB

BCA Syariah Belum Tertarik Buka Bisnis Bullion Bank

BCA Syariah Belum Tertarik Buka Bisnis Bullion Bank

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2025 | 16:03 WIB

Terkini

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

×