Pertamina Patra Niaga Dorong Kolaborasi Pengembangan SAF di Indonesia Aero Summit 2025

Iwan Supriyatna

Kamis, 07 Agustus 2025 | 07:17 WIB
Pertamina Patra Niaga Dorong Kolaborasi Pengembangan SAF di Indonesia Aero Summit 2025
Pertamina Patra Niaga menunjukkan langkah nyata dalam mendukung transisi energi dan dekarbonisasi di sektor aviasi.

Suara.com - Upaya menciptakan industri penerbangan yang rendah emisi mendorong lahirnya inovasi bahan bakar seperti Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Melalui produk ini, Pertamina Patra Niaga menunjukkan langkah nyata dalam mendukung transisi energi dan dekarbonisasi di sektor aviasi. Inisiatif tersebut kembali menjadi sorotan dalam forum kolaboratif Indonesia Aero Summit (IAS) 2025 yang digelar di Jakarta.

Forum IAS tahunan kali ini mengusung tema Co-Creating Indonesia's Aviation Golden Era, yang diselenggarakan oleh Indonesia National Air Carriers Association (INACA) dan menjadi ruang strategis bagi pelaku industri penerbangan domestik maupun internasional, regulator, hingga penyedia energi untuk membahas peluang dan tantangan dalam mewujudkan sektor aviasi yang rendah emisi dan berkelanjutan.

Dalam sesi panel bertajuk “Sustainable Aviation Development - Opportunities and Challenges”, Direktur Perencanaan & Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga, Harsono Budi Santoso, memaparkan berbagai tantangan dalam pengembangan SAF di Indonesia, khususnya dari sisi feedstock, proses produksi, serta infrastruktur distribusi.

“Kami telah mengembangkan teknologi co-processing di kilang untuk memproduksi SAF, dan kini sedang memasuki fase baru dengan pengembangan katalis khusus untuk menghasilkan SAF berbasis Used Cooking Oil (UCO). Namun, tantangannya tidak sederhana. Kualitas dan spesifikasi UCO yang masuk ke kilang sangat bervariasi, berbeda dengan pengalaman kami dalam mengolah minyak mentah konvensional,” jelas Harsono ditulis Kamis (7/8/2025).

Di sisi hilir, Harsono mengungkap, pihaknya juga memastikan kesiapan infrastruktur distribusi. Saat ini, bandara seperti Halim, Soekarno-Hatta, dan Ngurah Rai sudah disiapkan untuk mendukung penyaluran SAF kepada maskapai. Namun, untuk menjamin keberlanjutan rantai pasok dan menekan biaya produksi, diperlukan dukungan kebijakan dari pemerintah.

Harsono juga menekankan pentingnya regulasi yang konsisten, insentif ekonomi, serta pengaturan harga feedstock agar pelaku industri memiliki kepastian dalam membangun kilang baru khusus SAF.

“Kunci keberhasilan adopsi SAF tidak hanya terletak pada sisi produksi, tetapi juga pada bagaimana seluruh ekosistem dari penyedia feedstock, kilang, hingga maskapai dapat terhubung dalam satu rantai pasok yang solid dan efisien. Di sinilah peran regulasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi sangat penting, agar solusi ini dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Harsono.

Keikutsertaan Pertamina Patra Niaga dalam IAS 2025 menunjukkan peran strategis perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060, sekaligus memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis.

baca juga

SAF dapat digunakan secara langsung dalam rantai pasok eksisting, dikarenakan SAF merupakan drop-in fuel, yang berarti memiliki spesifikasi sama dengan Avtur konvensional, sehingga tidak memerlukan perubahan infrastruktur bandara, sistem distribusi bahan bakar hingga pesawat udara yang sudah ada.

Hal ini memudahkan integrasi dan adopsi SAF dalam operasional penerbangan, mempercepat upaya dekarbonisasi sektor aviasi tanpa mengganggu kelancaran operasional.

Dengan sejumlah uji coba SAF bersama maskapai nasional dan internasional, menyiapkan infrastruktur distribusi mulai dari kilang hingga ke tangki pesawat, hingga sertifikasi ISCC CORSIA (Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation) yang telah dikantongi, Pertamina Patra Niaga optimis bahwa SAF akan menjadi energi masa depan yang membuka peluang baru bagi pertumbuhan hijau di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Shelter ke Strategi Bisnis: Pertamina Patra Niaga Wujudkan ESG Berbasis Komunitas

Dari Shelter ke Strategi Bisnis: Pertamina Patra Niaga Wujudkan ESG Berbasis Komunitas

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:55 WIB

Pastikan Sarfas Prima Untuk Layanan Masyarakat, Dirut Pertamina Patra Niaga Cek Terminal LPG

Pastikan Sarfas Prima Untuk Layanan Masyarakat, Dirut Pertamina Patra Niaga Cek Terminal LPG

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 19:55 WIB

Dewan Komisaris Tinjau Distribusi Energi di Babel, Soroti Subsidi LPG dan BBM Nelayan

Dewan Komisaris Tinjau Distribusi Energi di Babel, Soroti Subsidi LPG dan BBM Nelayan

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 17:57 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×