Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Emiten Ritel DAYA Kejar Target Kinerja Penjualan di Momen Tanggal Kembar

Achmad Fauzi

Kamis, 07 Agustus 2025 | 18:21 WIB
Emiten Ritel DAYA Kejar Target Kinerja Penjualan di Momen Tanggal Kembar
Ilustrasi Belanja Online.

Suara.com - PT Duta Intidaya Tbk. (DAYA) atau Watsons terus mengejar target kinerja penjualan pada momen tanggal kembar 8.8. Salah satunya, memberikan potongan harga hingga 70 persen yang berlangsung mulai tanggal 8 hingga 10 Agustus 2025.

Managing Director Watsons Indonesia, Lilis Mulyawati, menjelaskan program belanja 8.8 SHOPATHON, perseroan menawarkan harga spesial, serta flash voucher 3 kali sehari ditambah lagi dengan flash sale spesial.

"Promo ini berlaku untuk ribuan produk favorit dari kategori skincare, makeup, personal care, health, hingga mom & baby care," ujar Lilis di Jakart, Kamis (7/8/2025).

Watsons Indonesia Menggeber penjualan di Tanggal Kembar/(Dok Emiten DAYA).
Watsons Indonesia Menggeber penjualan di Tanggal Kembar/(Dok Emiten DAYA).

Dalam momen ini, perseroan juga memberikan promo bebas ongkos kirim untuk terus memberikan pelayanankepada para pelanggan. Sedangkan, khusus Watsons Club Member juga extra discount eksklusif dari brand-brand ternama.

DAYA juga menghadirkan beragam layanan praktis yang menjadikan pengalaman belanja semakin nyaman, bebas ribet, kapan saja dan di mana saja. Pelanggan bisa menikmati Gratis Ongkir untuk semua pembelanjaan online.

"Kemudian, Home Delivery Express untuk pengiriman super cepat, dan kemudahan Click & Collect Express, di mana pelanggan bisa ambil pesanan langsung di toko favoritnya, lengkap dengan tambahan voucher spesial yang sayang untuk dilewatkan," imbuhnya.

Sebagai informsi, emiten pengelola jaringan ritel kesehatan dan kecantikan, mencatatkan lonjakan kinerja yang mengesankan pada semester I tahun 2025. Salah satu sorotan utama adalah laba bersih perseroan yang melesat hingga 73,7 persen secara tahunan (YoY), menjadi Rp 29,7 miliar, dibandingkan Rp 17,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan laba bersih yang signifikan ini mencerminkan keberhasilan manajemen dalam mengelola efisiensi operasional, serta strategi ekspansi toko dan digitalisasi yang mulai memberikan hasil nyata.

Peningkatan laba ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat, di mana penjualan bersih tercatat naik 37,4 persen YoY menjadi Rp 1,33 triliun, dibandingkan Rp 945,7 miliar pada semester I-2024.

baca juga

Di sisi lain, laba kotor juga ikut meningkat 38,2 persen YoY menjadi Rp 442,6 miliar, memperlihatkan kemampuan perseroan menjaga margin di tengah tekanan harga dan persaingan pasar.

Selain itu, EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) tercatat Rp122,5 miliar, tumbuh 28,3 persen YoY, dengan margin EBITDA yang stabil di kisaran 9,4 persen. Margin laba bersih DAYA pun tercatat di 2,3 persen, mencerminkan profitabilitas yang mulai membaik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten BEEF Mau Datangkan 250 Sapi Perah untuk Swasembada Pangan dan MBG

Emiten BEEF Mau Datangkan 250 Sapi Perah untuk Swasembada Pangan dan MBG

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 10:07 WIB

Laba Semester I-2025 Surya Biru Murni Acetylene (SBMA) Naik 26,84 Persen

Laba Semester I-2025 Surya Biru Murni Acetylene (SBMA) Naik 26,84 Persen

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 08:24 WIB

Emiten Adik Prabowo (WIFI) Makin Serius Garap Proyek Internet Rakyat, Kini Gandeng Transvision

Emiten Adik Prabowo (WIFI) Makin Serius Garap Proyek Internet Rakyat, Kini Gandeng Transvision

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:06 WIB

Terkini

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

×