Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kritik Pedas Sri Mulyani terhadap Sistem Kapitalis dan Komunis, Serukan Ekonomi Islam

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:06 WIB
Kritik Pedas Sri Mulyani terhadap Sistem Kapitalis dan Komunis, Serukan Ekonomi Islam
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti kelemahan fundamental dari dua sistem ekonomi dominan di dunia, yaitu kapitalisme dan komunisme.

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti kelemahan fundamental dari dua sistem ekonomi dominan di dunia, yaitu kapitalisme dan komunisme. 

Dalam sebuah acara Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah di YouTube Bank Indonesia (BI) pada Rabu (13/8/2025). Sri Mulyani menyebut kedua sistem ini memiliki dampak negatif yang signifikan, mendorongnya untuk mengusulkan ekonomi Islam sebagai "jalan ketiga" yang lebih berkeadilan.

Sri Mulyani secara tegas mengkritik sistem kapitalisme yang ia sebut memusatkan perhatian pada profit sebagai nilai moral tertinggi. Akibatnya, sistem ini menciptakan konsentrasi kapital atau kekayaan pada sekelompok kecil individu.

"Kita melihat banyak implikasi negatif dalam berbagai bentuk ketimpangan konsentrasi dari kekuatan, baik kekuatan kapital yaitu ekonomi dan kekuatan politik pada segelintir manusia," ujar Sri Mulyani.

Ia mencontohkan perkembangan pesat dalam bidang kecerdasan buatan (AI), di mana miliaran dolar diinvestasikan karena adanya konsentrasi kapital pada beberapa perusahaan atau individu yang menguasainya. Menurutnya, fenomena ini menimbulkan keresahan global terkait tata kelola ekonomi, karena dikhawatirkan kekuasaan ekonomi akan semakin terkumpul di tangan sekelompok kecil orang.

Di sisi lain, Sri Mulyani juga mengkritik komunisme, yang muncul sebagai antitesis kapitalisme. Ia menilai sistem komunisme gagal karena menghilangkan motivasi individu untuk mencapai yang terbaik. Prinsip "sama rata dan sama rasa" dalam komunisme, menurutnya, tidak menciptakan inovasi dan kemajuan.

Dengan kelemahan yang dimiliki kedua sistem tersebut, Sri Mulyani mendorong ekonomi Islam untuk menjadi solusi.

Menkeu menilai ekonomi Islam memiliki potensi untuk menjadi "inspirasi atau juga sekaligus jalan ketiga" karena berlandaskan pada prinsip keadilan. Menurutnya, fondasi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mewujudkan Indonesia Emas dengan mengedepankan keadilan.

Namun, ia juga mengingatkan agar implementasi ekonomi syariah tidak menambah beban, menciptakan inefisiensi, atau menimbulkan moral hazard.

Untuk mewujudkan ekonomi Islam yang berkeadilan, Sri Mulyani menekankan pentingnya meneladani empat sifat Rasulullah SAW, yaitu shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathonah (cerdas). Ia menilai keempat sifat ini merupakan fondasi dari good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik.

Ia mencontohkan, jika sifat shiddiq dan amanah diterapkan, tidak akan ada pihak yang mencederai tanggung jawab dalam mengelola APBN senilai Rp3.800 triliun. Sifat tabligh, menurutnya, berarti harus ada transparansi, yang dapat mencegah penyimpangan. Terakhir, sifat fathonah atau cerdas sangat penting untuk menghadapi perubahan dunia yang begitu cepat, terutama dengan perkembangan teknologi digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani: Mengelola Anggaran Tanpa Transparansi Pasti Banyak Setan

Sri Mulyani: Mengelola Anggaran Tanpa Transparansi Pasti Banyak Setan

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:45 WIB

Sri Mulyani: Bayar Pajak Sama Mulianya Seperti Zakat dan Wakaf

Sri Mulyani: Bayar Pajak Sama Mulianya Seperti Zakat dan Wakaf

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 12:10 WIB

Harta Kekayaan Menkeu Sri Mulyani Usai Singgung Kecilnya Gaji Guru dan Dosen

Harta Kekayaan Menkeu Sri Mulyani Usai Singgung Kecilnya Gaji Guru dan Dosen

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 10:01 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB