Dolar AS Ngamuk Lagi, Rupiah Tembus Rp16.169: Ternyata Ini Biang Keroknya

Andi Ahmad S

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 18:35 WIB
Dolar AS Ngamuk Lagi, Rupiah Tembus Rp16.169: Ternyata Ini Biang Keroknya
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Dompet terasa semakin tipis? Mungkin ini salah satu alasannya. Nilai tukar rupiah kembali mendapat tekanan hebat pada penutupan perdagangan Jumat (15/8), anjlok ke level Rp 16.169 per dolar AS.

Pelemahan sebesar 54 poin atau 0,33 persen ini memupuskan harapan penguatan yang sempat muncul di awal pekan.

Bagi Anda yang gajinya dalam rupiah tapi sering belanja barang impor, nonton film di platform streaming, atau berencana liburan ke luar negeri, pelemahan ini adalah kabar buruk.

Lantas, apa sebenarnya yang terjadi? Analis pasar menunjuk satu "biang kerok" utama yang datang dari Amerika Serikat data inflasi yang membuat The Federal Reserve (The Fed) berpikir dua kali untuk menurunkan suku bunganya.

Harapan pasar global, termasuk Indonesia, selama ini bergantung pada satu hal: The Fed akan segera memangkas suku bunga acuannya.
Jika itu terjadi, dolar AS akan sedikit "melemah" dan memberi napas bagi mata uang lain seperti rupiah untuk menguat. Namun, harapan itu kini memudar.

Menurut Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, penyebab utamanya adalah data inflasi di tingkat produsen (Pabrik/Industri) Amerika Serikat yang dirilis baru-baru ini. Data ini ternyata jauh lebih panas dari perkiraan.

"Rupiah pada perdagangan hari ini melemah dipengaruhi oleh faktor global, (yakni) kenaikan angka inflasi produsen AS (Amerika Serikat) tidak sesuai dengan ekspektasi pasar, yang berakibat pada memudarnya ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed dan kenaikan index dollar," katanya dilansir dari Antara.

Untuk lebih jelasnya, lihat angka-angka ini:

  • Inflasi Produsen (YoY): Meroket menjadi 3,3 persen pada Juli 2025, padahal pasar hanya memprediksi 2,5 persen.
  • Inflasi Produsen (Bulanan): Naik 0,9 persen, melampaui estimasi pasar yang hanya 0,2 persen.

Sederhananya, biaya produksi di AS naik lebih cepat dari yang diduga. Ini adalah sinyal bahaya bahwa inflasi di tingkat konsumen bisa ikut merangkak naik, sesuatu yang sangat dihindari oleh The Fed.

baca juga

Harapan yang Pupus: Suku Bunga The Fed Batal Turun?

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Padahal, sebelumnya pasar sempat sangat optimistis. Data inflasi konsumen tahunan di AS pada Juli 2025 tercatat 2,7 persen, sedikit di bawah ekspektasi.

Angka ini sempat membuat CME FedWatch Tool (alat ukur prediksi pasar) memperkirakan probabilitas di atas 95 persen bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis points (bps) pada pertemuan September 2025.

Namun, data inflasi produsen yang mengejutkan itu seolah menjadi "rem darurat". Ekspektasi pemangkasan suku bunga bulan depan langsung anjlok.

Investor global pun kembali memborong dolar AS karena dianggap lebih menguntungkan (memiliki imbal hasil tinggi), dan melepas mata uang negara berkembang seperti Rupiah.

Di tengah gempuran faktor global, untungnya ada sedikit angin segar dari dalam negeri. Menurut Rully Nova, sentimen positif datang dari pidato Presiden RI Prabowo Subianto terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2026.

Dalam pidatonya di Kompleks Parlemen, Presiden Prabowo memaparkan target-target ekonomi yang optimis untuk tahun depan. Paparan ini, menurut Rully, direspons sangat baik oleh pasar.

"Harapan penguatan ekonomi tahun depan lebih optimis pada pidato Presiden Prabowo dan direspons positif di pasar saham yang naik tajam," ucap Rully.

Optimisme pemerintah terhadap fundamental ekonomi domestik menjadi semacam "bantalan" yang menahan rupiah agar tidak terperosok lebih dalam. Ini memberikan sinyal kepada investor bahwa meskipun kondisi global tidak menentu, prospek ekonomi Indonesia ke depan masih solid.

Pada akhirnya, nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah di Rp16.169 per dolar AS. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga terkoreksi ke level Rp16.162 per dolar AS. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Tantiem Komisaris BUMN? Bakal Dihapus Prabowo: Istilah Asing Biar Kita Nggak Paham!

Apa Itu Tantiem Komisaris BUMN? Bakal Dihapus Prabowo: Istilah Asing Biar Kita Nggak Paham!

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 18:34 WIB

Prabowo: Hapus Tantiem untuk Direksi BUMN Kalau Merugi

Prabowo: Hapus Tantiem untuk Direksi BUMN Kalau Merugi

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 18:20 WIB

Prabowo Blak-blakan di Sidang MPR: Silakan Kritik Walau Menyesakkan, Koalisi Juga Jangan Diam Saja!

Prabowo Blak-blakan di Sidang MPR: Silakan Kritik Walau Menyesakkan, Koalisi Juga Jangan Diam Saja!

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 18:07 WIB

Fix! Gaji PNS Dipastikan Tak Naik di 2026

Fix! Gaji PNS Dipastikan Tak Naik di 2026

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 18:05 WIB

Gaji Guru-Dosen Dianggarkan Rp 178,7 Triliun, Prabowo Jamin Honorer Dapat Tunjangan

Gaji Guru-Dosen Dianggarkan Rp 178,7 Triliun, Prabowo Jamin Honorer Dapat Tunjangan

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 17:58 WIB

Terkini

Singgung 11 Pemain Naturalisasi, Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia Usai Ditahan Malaysia

Singgung 11 Pemain Naturalisasi, Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia Usai Ditahan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:17 WIB

Ribuan Buruh Kepung Gedung DPR RI, Bawa 11 Tuntutan Termasuk Soal Pesangon dan Outsourcing

Ribuan Buruh Kepung Gedung DPR RI, Bawa 11 Tuntutan Termasuk Soal Pesangon dan Outsourcing

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:17 WIB

Review Melo Movie: Ketika Arah Hidup Terasa Membingungkan untuk Semua Orang

Review Melo Movie: Ketika Arah Hidup Terasa Membingungkan untuk Semua Orang

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:15 WIB

Ingin Glow Up? Ini 5 Body Lotion Bengkoang untuk Kulit Cerah dan Lembap

Ingin Glow Up? Ini 5 Body Lotion Bengkoang untuk Kulit Cerah dan Lembap

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:10 WIB

Kebocoran Gas Pabrik Susu di Pasar Rebo: 4 Warga Masih Dirawat Intensif

Kebocoran Gas Pabrik Susu di Pasar Rebo: 4 Warga Masih Dirawat Intensif

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:05 WIB

Main 10 Pemain, Elkan Baggott Bongkar Cara Timnas Indonesia Bertahan dari Gempuran Malaysia

Main 10 Pemain, Elkan Baggott Bongkar Cara Timnas Indonesia Bertahan dari Gempuran Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:03 WIB

Tanpa Lip Filler! Ini 5 Pilihan Lip Plumper Korea untuk Bibir Lebih Penuh!

Tanpa Lip Filler! Ini 5 Pilihan Lip Plumper Korea untuk Bibir Lebih Penuh!

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:00 WIB

Anti-Suntuk Pas Mabar, Poco C81 Pro Bawa Layar 6,9 Inci dan Baterai 6.000 mAh

Anti-Suntuk Pas Mabar, Poco C81 Pro Bawa Layar 6,9 Inci dan Baterai 6.000 mAh

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 11:59 WIB

5 Smartwatch Amazfit Murah Terbaik, Baterai Awet hingga 2 Minggu

5 Smartwatch Amazfit Murah Terbaik, Baterai Awet hingga 2 Minggu

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 11:59 WIB

Sempat Didatangi Wabup Kampar, Sekolah Tripleks Viral Akhirnya Diperbaiki Polisi

Sempat Didatangi Wabup Kampar, Sekolah Tripleks Viral Akhirnya Diperbaiki Polisi

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 11:58 WIB

×