Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Neraca Pembayaran RI Minus Rp109 Triliun, Biang Keroknya Defisit Transaksi Berjalan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:34 WIB
Neraca Pembayaran RI Minus Rp109 Triliun, Biang Keroknya Defisit Transaksi Berjalan
NPI tercatat defisit hingga US$6,7 miliar atau setara dengan sekitar Rp109 triliun (kurs Rp16.271/US$), meskipun Bank Indonesia (BI) menilai kondisinya masih terkendali.

Suara.com - Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mencatatkan berita kurang menyenangkan di kuartal II 2025. NPI tercatat defisit hingga US$6,7 miliar atau setara dengan sekitar Rp109 triliun (kurs Rp16.271/US$), meskipun Bank Indonesia (BI) menilai kondisinya masih terkendali.

Defisit ini terjadi akibat kombinasi defisit transaksi berjalan dan defisit transaksi modal dan finansial.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Junanto Herdiawan, menjelaskan bahwa defisit ini muncul di tengah perlambatan ekonomi global dan tekanan pada harga komoditas. "Dengan perkembangan tersebut, NPI pada triwulan II 2025 mencatat defisit 6,7 miliar dolar AS," terang Junanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/8/2025).

Junanto merinci, defisit utama datang dari transaksi berjalan yang mencapai US$3 miliar (sekitar 0,8% dari PDB). Angka ini meningkat signifikan dibandingkan kuartal sebelumnya yang hanya defisit US$0,2 miliar.

Meskipun demikian, ada secercah harapan. Neraca perdagangan nonmigas tetap mencatat surplus, meski trennya menurun seiring dengan perlambatan ekonomi global. Sementara itu, defisit neraca perdagangan migas justru menurun berkat harga minyak global yang lebih rendah.

Di sisi lain, defisit neraca pendapatan primer meningkat karena pembayaran dividen dan kupon, sesuai dengan pola kuartalan. Namun, hal itu sedikit tertolong oleh surplus neraca pendapatan sekunder yang naik berkat kenaikan hibah dan remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

Selain transaksi berjalan, transaksi modal dan finansial juga mencatat defisit sebesar US$5,2 miliar. Ini terjadi di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih sangat tinggi.

Junanto menyoroti, investasi langsung (FDI) membukukan peningkatan surplus, yang menunjukkan persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi domestik. Namun, sentimen ini tidak menular ke investasi portofolio yang justru mencatat defisit.

"Investasi portofolio mencatat defisit terutama didorong oleh aliran keluar modal asing dalam bentuk surat utang domestik," jelasnya, mengindikasikan bahwa investor asing mulai menarik dananya dari SBN di tengah volatilitas global.

Meskipun NPI defisit, Junanto memastikan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia tetap tinggi, mencapai US$152,6 miliar pada akhir Juni 2025. Jumlah ini setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor, jauh di atas standar kecukupan internasional.

Ke depan, BI akan terus mencermati dinamika ekonomi global dan memperkuat bauran kebijakannya. BI optimis NPI 2025 akan tetap sehat, ditopang oleh surplus transaksi modal dan finansial serta defisit transaksi berjalan yang rendah, di kisaran 0,5% sampai 1,3% dari PDB. Optimisme ini didasarkan pada prospek ekonomi domestik yang tetap baik dan imbal hasil investasi yang menarik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perluas Akses Rupiah ke Seluruh Negeri, Pegadaian Raih Apresiasi dari Bank Indonesia

Perluas Akses Rupiah ke Seluruh Negeri, Pegadaian Raih Apresiasi dari Bank Indonesia

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:59 WIB

Bos BI Yakin Ekonomi RI Bakal Tembus 5,4 Persen di 2025, Apa Faktornya?

Bos BI Yakin Ekonomi RI Bakal Tembus 5,4 Persen di 2025, Apa Faktornya?

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 08:52 WIB

Bos BI Sentil Perbankan yang Belum Turunkan Bunga Kredit

Bos BI Sentil Perbankan yang Belum Turunkan Bunga Kredit

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 07:52 WIB

Terkini

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:22 WIB

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:01 WIB

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52 WIB

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:48 WIB

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:27 WIB

Pelemahan Rupiah Bisa Picu PHK Massal, Menaker Buka Suara

Pelemahan Rupiah Bisa Picu PHK Massal, Menaker Buka Suara

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:23 WIB

Masuk Sandbox OJK, Amanode Siap Dorong Akses Likuiditas Berbasis Aset Kripto

Masuk Sandbox OJK, Amanode Siap Dorong Akses Likuiditas Berbasis Aset Kripto

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:21 WIB

Tak Kuat Tekanan Aksi Jual Asing Buat IHSG Ambruk, Balik ke Level 6.130

Tak Kuat Tekanan Aksi Jual Asing Buat IHSG Ambruk, Balik ke Level 6.130

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:09 WIB

Luhut Klarifikasi soal Tugas Bea Cukai Diganti BUMN Ekspor PT DSI

Luhut Klarifikasi soal Tugas Bea Cukai Diganti BUMN Ekspor PT DSI

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:58 WIB