Pemerintah Sebut Kesepakatan RIAS Tetap Jalan Meski Ada Putusan Supreme Court

M Nurhadi, Novian Ardiansyah

Minggu, 22 Februari 2026 | 13:32 WIB
Pemerintah Sebut Kesepakatan RIAS Tetap Jalan Meski Ada Putusan Supreme Court
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) bersama Menteri Investasi dan Hilirasasi Rosan Roeslani (kiri) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait perjanjian tarif resiprokal Indonesia-AS di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026). Sehari kemudian, Mahkamah Agung AS menyatakan kebijakan tarif Trump inkonstitusional dan dibatalkan. [Antara]
baca 10 detik
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto jamin perjanjian RI-AS tetap berjalan meski ada putusan MA AS mengenai tarif global.
  • Perjanjian bilateral RI-AS memiliki masa transisi 60 hari untuk konsultasi internal lembaga legislatif kedua negara.
  • Indonesia mengamankan tarif 0 persen untuk kopi, kakao, elektronik, tekstil, dan CPO dari dampak kenaikan tarif umum.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan kepastian bahwa proses perjanjian perdagangan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat tetap berada pada jalur yang telah disepakati. 

Hal ini muncul sebagai respons atas dinamika hukum terbaru di Negeri Paman Sam, yakni putusan Mahkamah Agung (Supreme Court) AS terkait kebijakan tarif global.

Meski otoritas hukum tertinggi di AS membatalkan sejumlah skema tarif dan mewajibkan pengembalian dana (reimbursement) kepada korporasi tertentu, Airlangga menekankan bahwa Indonesia memiliki posisi tawar yang berbeda karena sudah mengamankan perjanjian antar-negara secara formal.

Masa Transisi 60 Hari

Dalam keterangan pers bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Washington DC pada Sabtu (21/02/2026), Airlangga menjelaskan bahwa perjanjian ini memiliki klausul pemberlakuan dalam kurun waktu 60 hari setelah penandatanganan.

Masa transisi ini digunakan kedua belah pihak untuk melakukan konsultasi internal dengan lembaga legislatif masing-masing.

"Artinya, dalam tanda petik mungkin Amerika juga perlu berbicara dengan Kongres atau Senat sedangkan Indonesia kan dengan DPR,” kata Airlangga, sebagaimana dilansir dari keterangan resmi pemerintah.

Salah satu poin krusial dalam negosiasi ini adalah upaya pemerintah Indonesia untuk mempertahankan skema tarif 0 persen pada komoditas agrikultur strategis.

Produk seperti kopi dan kakao telah memiliki pengaturan khusus melalui Executive Order, sehingga tidak terdampak oleh kenaikan tarif umum.

baca juga

Selain agrikultur, Indonesia juga mengamankan slot tarif 0 persen untuk bagian penting dalam rantai pasok global, di antaranya:

Sektor Industri: Elektronik dan Tekstil.

Komoditas Utama: Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya.

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah menanti kejelasan dalam 60 hari ke depan mengenai bagaimana otoritas AS membedakan perlakuan terhadap negara mitra yang sudah memiliki perjanjian tetap dibandingkan dengan negara yang belum menjalin kesepakatan.

Senada dengan Menko Airlangga, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berpendapat, posisi Indonesia saat ini secara perhitungan justru lebih menguntungkan.

Dengan adanya dinamika terbaru di mana tarif sementara ditetapkan, posisi Indonesia dinilai lebih baik secara matematis.

“Setelah ada (putusan) Supreme Court kemarin ya tentunya dari 19 menjadi 10 persen itu secara hitung-hitungan lebih baik. Tapi intinya pada prinsipnya Indonesia siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. Jadi kita sudah sedia payung sebelum hujan,” kata Teddy.

Perkembangan situasi ini telah dilaporkan secara mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara menginstruksikan jajaran menteri untuk melakukan kajian komprehensif terhadap segala risiko yang mungkin timbul serta menyiapkan berbagai skenario mitigasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! 3 Pemain Keturunan Indonesia dalam Satu Naungan, Salah Satunya Wonderkid Garuda

Resmi! 3 Pemain Keturunan Indonesia dalam Satu Naungan, Salah Satunya Wonderkid Garuda

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 13:27 WIB

Siapa Pemain yang Tidak Dibawa John Herdman di FIFA Series 2026?

Siapa Pemain yang Tidak Dibawa John Herdman di FIFA Series 2026?

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 13:22 WIB

Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine

Pasca Kasus AKBP Didik, Seluruh Personel Polri Wajib Ikuti Tes Urine

Video | Minggu, 22 Februari 2026 | 13:05 WIB

Satu Kata Maarten Paes Usai Diminta Fred Grim Jalani Debut Bersama Ajax

Satu Kata Maarten Paes Usai Diminta Fred Grim Jalani Debut Bersama Ajax

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 11:55 WIB

Presiden Prabowo Respon Perubahan Tarif Trump: RI Hormati Politik AS

Presiden Prabowo Respon Perubahan Tarif Trump: RI Hormati Politik AS

Bisnis | Minggu, 22 Februari 2026 | 10:22 WIB

Maarten Paes Blak-blakan Usai Debut di Ajax: Banyak Salah, Tapi Saya Siap Bangkit!

Maarten Paes Blak-blakan Usai Debut di Ajax: Banyak Salah, Tapi Saya Siap Bangkit!

Bola | Minggu, 22 Februari 2026 | 09:46 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×