Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

7 Bahan Bangunan Tahan Api untuk Rumah di Jakarta yang Rawan Bencana Kebakaran

Rifan Aditya

Sabtu, 06 September 2025 | 22:09 WIB
7 Bahan Bangunan Tahan Api untuk Rumah di Jakarta yang Rawan Bencana Kebakaran
bahan bangunan tahan api (Unsplash.com/Daniel Tausis)

Karena sifatnya ringan, bata ringan mempercepat proses pembangunan, dan juga memiliki isolasi termal baik.

Kombinasi bata ringan dan pelapis gypsum tahan api dapat meningkatkan ketahanan terhadap penyebaran api antar ruangan.

3. Bata Merah Press (Dinding)

Bata merah press adalah peningkatan dari bata merah tradisional, lebih padat dan memiliki ketahanan terhadap api lebih baik.

Harganya terjangkau dan sering digunakan untuk dinding eksterior. Kombinasi terbaik adalah dengan plester semen dan lapisan cat tahan api atau semen khusus untuk memperkuat daya tahan.

Struktur bata merah press memberikan kestabilan mekanik yang baik saat terjadi panas tinggi, dan ketika dipasang dengan pola yang rapat, dapat memperlambat penetrasi api.

4. Gypsum Tahan Api (Plafon & Sekat Ruangan)

Gypsum tahan api adalah papan gypsum dengan lapisan tambahan seperti kaca dan bahan tahan api yang disertakan dalam inti.

Harganya lebih tinggi dari gypsum biasa, namun sangat cocok untuk plafon dan sekat ruangan karena ringan dan mudah dipasang.

Anda dapat memasang gypsum tahan api di atas rangka besi hollow atau alumunium, dan kemudian dicat atau diberi lapisan finishing lain sesuai estetika.

Ini sangat berguna untuk menghindari ranjau api di area langit-langit atau ruangan berstrip tinggi.

5. Baja Ringan (Rangka Atap)

Konstruksi Baja Ringan.
Konstruksi Baja Ringan.

Baja ringan adalah pilihan struktur atap yang tahan terhadap api, tidak mudah terbakar, dan lebih awet daripada kayu.

Harganya lebih tinggi daripada kayu, tapi biaya jangka panjangnya lebih efisien karena tidak mudah lapuk dan tidak menyokong kebakaran.

Anda dapat memasang penutup atap seperti genteng beton atau metal, di atas rangka baja ringan. Pastikan menggunakan isolasi yang tidak mudah terbakar untuk mencegah panas menembus plafon.

6. Genteng Beton atau Logam (Atap)

Genteng beton atau logam memberikan perlindungan lebih baik terhadap api dibanding material yang mudah terbakar seperti sirap atau aspal.

Harganya bervariasi, beton sedikit lebih mahal tapi awet, logam lebih ringan dan mudah pemasangannya.

Kombinasikan genteng beton/logam dengan lapisan waterproof dan lapisan insulasi tahan api agar atap Anda tidak hanya kuat terhadap api, tetapi juga terhadap cuaca ekstrem.

7. Batu Alam (Lantai atau Lapisan Eksterior)

Batu alam seperti marmer, granit, atau andesit adalah material yang sangat tahan terhadap panas.

Harganya lebih mahal dibanding ubin keramik biasa, namun tampilannya elegan dan tahan lama. Batu alam cocok digunakan sebagai lantai atau pelapis dinding eksterior.

Sebagai lantai tahan api, batu alam tidak mudah terbakar, apabila terjadi kebakaran, lantai Anda tidak akan menjadi sumber api dan juga tahan nyala.

Menggunakan bahan bangunan tahan api di rumah Anda bukanlah hanya sekadar opsi, ini adalah langkah strategis untuk menghadapi kerawanan kebakaran di Jakarta.

Dengan mengkombinasikan beberapa bahan di atas sesuai fungsinya (dinding, atap, lantai), Anda bisa membangun hunian yang lebih aman, tahan lama, dan melindungi keluarga Anda dari bahaya kebakaran yang terus membayangi kota ini.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tanaman Pengusir Cicak di Rumah, Aman dan Mudah Ditanam!

5 Tanaman Pengusir Cicak di Rumah, Aman dan Mudah Ditanam!

Lifestyle | Sabtu, 06 September 2025 | 20:25 WIB

5 Jenis Bahan Pintu Rumah Terbaik yang Bikin Hunian Nyaman dan Tampak Elegan

5 Jenis Bahan Pintu Rumah Terbaik yang Bikin Hunian Nyaman dan Tampak Elegan

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 15:00 WIB

10 Warna Cat Rumah Sejuk dan Terang yang Cocok untuk Segala Gaya Hunian

10 Warna Cat Rumah Sejuk dan Terang yang Cocok untuk Segala Gaya Hunian

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 14:00 WIB

Berapa Harga Kulkas Side By Side? 'Standar Kemewahan Baru' dari Rumah DPR yang Dijarah

Berapa Harga Kulkas Side By Side? 'Standar Kemewahan Baru' dari Rumah DPR yang Dijarah

Lifestyle | Sabtu, 06 September 2025 | 11:40 WIB

5 Pilihan Cat Genteng Anti Sinar UV, Bikin Atap Rumah Awet dan Sejuk!

5 Pilihan Cat Genteng Anti Sinar UV, Bikin Atap Rumah Awet dan Sejuk!

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 10:56 WIB

Terkini

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB