National Australia Bank Pangkas 410 Karyawan, Industri Perbankan Loyo?

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 11 September 2025 | 10:13 WIB
National Australia Bank Pangkas 410 Karyawan, Industri Perbankan Loyo?
Ilustrasi bank. [Pixabay]
Baca 10 detik
  • National Australia Bank (NAB) akan memangkas 410 karyawan di divisi teknologi sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran
  • NAB berencana memindahkan sebagian karyawan ke luar negeri dan membuka 127 posisi baru di Australia, India, dan Vietnam
  • Pemangkasan ini mendapat kritik tajam karena dianggap mengkhianati pekerja dan keluarga mereka, meski bank meraih keuntungan besar

Suara.com - National Australia Bank (NAB) akan memangkas 410 karyawan di divisi teknologi dan perusahaannya.

Hal ini dilakukan sehari setelah ANZ mengumumkan pemangkasan 3.500 pekerja penuh waktu.

Saat ini, sudah ada empat bank besar tersebut mengumumkan restrukturisasi besar-besaran tersebut.

Tentunya bisa berdampak pada 728 pekerja, termasuk 410 PHK permanen di Australia.

NAB berencana memindahkan beberapa sisa karyawannya yang tidak terkena PHK.

Salah satunya melakukan mutasi ke luar negeri, dengan 127 posisi baru di Australia, India, dan Vietnam.

Ilustrasi PHK. [Freepik]
Ilustrasi PHK. [Freepik]

"Seperti banyak bisnis lainnya, kami secara berkala meninjau cara kerja kami dan bagaimana kami terstruktur untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami," ujar juru bicara NAB Gerard dilansir dari News.co.au ,Kamis (11/9/2025).

"Keputusan-keputusan ini selalu sulit dan kami memahami dampaknya terhadap rekan-rekan kami," dia menambahkan.

Juru bicara tersebut mengatakan bahwa memiliki tenaga kerja global membantu bisnis menghasilkan hasil yang lebih baik bagi pelanggan.

baca juga

Termasuk, memperpanjang jam operasional, mempercepat proses, dan meningkatkan waktu penyelesaian bagi pelanggan.

“Lingkungan tempat kami beroperasi terus berubah dan kami perlu memiliki struktur yang tepat, keterampilan, dan kemampuan yang tepat di lokasi yang tepat untuk membantu kami memberikan layanan terbaik bagi pelanggan kami,” kata mereka.

Sementara itu, Presiden nasional Serikat Sektor Keuangan, Wendy Streets, mengatakan bahwa keputusan tersebut mengkhianati 728 keluarga Australia.

“Ini adalah pengkhianatan terhadap 728 pekerja dan keluarga mereka. Keuntungan mereka mencapai miliaran, pekerjaan terbengkalai, bank-bank menunjukkan penghinaan terbuka terhadap rakyat mereka sendiri,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badai PHK Terus Berlanjut, 321 Wartawan Daily Miror Kehilangan Pekerjaan

Badai PHK Terus Berlanjut, 321 Wartawan Daily Miror Kehilangan Pekerjaan

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 08:10 WIB

Bank Indonesia : Uang Premier Melonjak Tembus Rp 1.961,3 Triliun

Bank Indonesia : Uang Premier Melonjak Tembus Rp 1.961,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 07:48 WIB

Usai Habiskan Rp13 T Demi Bangun Bandara Dhoho Kediri, Kini Gudang Garam PHK Massal Buruh Pabriknya

Usai Habiskan Rp13 T Demi Bangun Bandara Dhoho Kediri, Kini Gudang Garam PHK Massal Buruh Pabriknya

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 13:28 WIB

Geger PHK Massal di Gudang Garam, Menko Airlangga Ungkap Isu Modernisasi Pabrik

Geger PHK Massal di Gudang Garam, Menko Airlangga Ungkap Isu Modernisasi Pabrik

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 12:36 WIB

Waduh, Cadangan Devisa Indonesia Makin Terkikis, Tembus Rp 2.460 Triliun

Waduh, Cadangan Devisa Indonesia Makin Terkikis, Tembus Rp 2.460 Triliun

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 10:36 WIB

Dulu Raja Rokok Hingga Saham, Kini Gudang Garam Berada di Tepi Jurang

Dulu Raja Rokok Hingga Saham, Kini Gudang Garam Berada di Tepi Jurang

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 09:21 WIB

Terkini

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:11 WIB

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 21:00 WIB

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:55 WIB

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:50 WIB

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:42 WIB

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

×