Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Bank Indonesia : Uang Premier Melonjak Tembus Rp 1.961,3 Triliun

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 09 September 2025 | 07:48 WIB
Bank Indonesia : Uang Premier Melonjak Tembus Rp 1.961,3 Triliun
Ilustrasi Rupiah. [Pixabay]
Baca 10 detik
  • Uang primer (M0) adjusted tumbuh 7,3% yoy pada Agustus 2025
  • Pertumbuhan dipicu oleh kenaikan uang kartal dan giro bank umum di BI
  • M0 adjusted mencerminkan kondisi likuiditas yang disesuaikan dampak insentif BI

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatat Uang Primer (M0) Adjusted1 pada Agustus 2025 tumbuh 7,3 persenn (yoy).

Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya, yang mencapai 7,0 persen (yoy) sehingga tercatat sebesar Rp 1.961,3 triliun.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny mengatakan, perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan uang kartal yang diedarkan sebesar 12,1 persen (yoy) dan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 8,7 persen (yoy).

"Berdasark­an faktor yang memengaruhinya, pertumbuhan M0 Adjusted telah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas (pengendalian moneter adjusted)," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Adapun uang kartal yang diedarkan pada Agustus 2025 sebesar Rp 1.180,4 triliun.

Kemudian, giro bank umum di BI adjusted pada Agustus 2025 sebesar Rp 750,1 triliun.

Sebagai informasi, M0 adjusted merupakan ukuran uang primer yang telah disesuaikan oleh bank sentral.

Mengutip laman resmi BI, M0 adjusted dijelaskan menggambarkan perkembangan uang primer yang telah mengisolasi dampak penurunan giro bank di Bank Indonesia akibat pemberian insentif likuiditas.

Artinya angka uang primer yang telah dihitung dan tidak terpengaruh oleh penurunan saldo giro bank-bank di BI yang terjadi imbas penyaluran insentif oleh Bank Indonesia.

Sejak Januari 2025, Bank Indonesia memberikan gambaran lebih lengkap terhadap perkembangan uang primer dengan juga menunjukkan angka M0adjusted.

Tujuannya untuk memberikan gambaran lebih lengkap mengenai kondisi likuiditas, termasuk kondisi likuiditas yang telah mengakomodir dampak kebijakan insentif likuiditas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah ke Rp16.426 per Dolar AS, BI Janji Terus Jaga Stabilitas

Rupiah Melemah ke Rp16.426 per Dolar AS, BI Janji Terus Jaga Stabilitas

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 13:53 WIB

Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia 2029? Ini Strategi Bank Indonesia

Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia 2029? Ini Strategi Bank Indonesia

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 12:25 WIB

Neraca Perdagangan Surplus: Apakah Ini Pertanda Baik untuk Rupiah? Ini Analisis dari Bank Indonesia

Neraca Perdagangan Surplus: Apakah Ini Pertanda Baik untuk Rupiah? Ini Analisis dari Bank Indonesia

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 10:12 WIB

Rupiah Dibuka Perkasa, BI Terus Beri Obat Kuat Biar Stabil

Rupiah Dibuka Perkasa, BI Terus Beri Obat Kuat Biar Stabil

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 11:16 WIB

Seminggu Ada Demo, Aliran Modal Asing Sudah Kabur Rp250 Miliar

Seminggu Ada Demo, Aliran Modal Asing Sudah Kabur Rp250 Miliar

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 08:24 WIB

Bank Indonesia: Di Tengah Ketidakpastian, Indonesia Masih Punya Peluang

Bank Indonesia: Di Tengah Ketidakpastian, Indonesia Masih Punya Peluang

Bisnis | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 23:03 WIB

Terkini

BSI Jadi Perusahaan dan Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO 56001:2024

BSI Jadi Perusahaan dan Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO 56001:2024

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:12 WIB

'Nasionalisasi Aplikator Ojol', Dasco: Potongan Kawan-kawan Driver Diturunkan

'Nasionalisasi Aplikator Ojol', Dasco: Potongan Kawan-kawan Driver Diturunkan

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:44 WIB

Tips Atur Properti, Mulai dari Desain Interior Ruang Terkoneksi Elektrik

Tips Atur Properti, Mulai dari Desain Interior Ruang Terkoneksi Elektrik

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:00 WIB

Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026

Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:24 WIB

Harga Avtur di Bandara SoekarnoHatta Naik Lagi, Melonjak 16,6 Persen, Tembus Rp27.357/Liter

Harga Avtur di Bandara SoekarnoHatta Naik Lagi, Melonjak 16,6 Persen, Tembus Rp27.357/Liter

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:53 WIB

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:47 WIB

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:36 WIB

BTN Genjot Pariwisata Nasional Lewat Keuangan Digital

BTN Genjot Pariwisata Nasional Lewat Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:21 WIB

Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026

Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:12 WIB

Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?

Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:52 WIB