Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Terpopuler Bisnis: Gebrakan Menkeu Bikin Bank Himbara Jadi Idola, Harga Saham Meroket!

M Nurhadi

Minggu, 14 September 2025 | 10:11 WIB
Terpopuler Bisnis: Gebrakan Menkeu Bikin Bank Himbara Jadi Idola, Harga Saham Meroket!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan dana SAL yang dipindahkan ke 5 bank BUMN dikenakan bunga agar bisa disalurkan sebagai kredit ke masyarakat. [Antara]
Baca 10 detik
  • Pemerintah menyuntikkan dana likuiditas sebesar Rp200 triliun ke bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) untuk mengamankan pasar.
  • Kabar ini menyebabkan IHSG melonjak dan saham-saham Himbara (BBRI, BMRI, BBNI, BBTN, BRIS) kompak menguat.
  • Kenaikan ini didorong oleh sentimen positif investor terhadap stabilitas dan potensi pertumbuhan bank-bank pelat merah.

Suara.com - Pasar saham Indonesia kembali menjadi sorotan publik setelah pemerintah resmi mengumumkan langkah berani dengan menyuntikkan dana likuiditas sebesar Rp200 triliun kepada bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himbara.

Kabar ini datang di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian dan langsung memberi napas segar pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta saham-saham bank pelat merah.

Hanya dalam hitungan jam, indeks melonjak 1,11% hingga menembus level 7.834,16. Kenaikan ini sebagian besar didorong oleh sentimen positif terhadap bank-bank Himbara yang baru saja mendapat tambahan amunisi keuangan dari pemerintah.

Ada beberapa alasan mengapa saham bank Himbara begitu cepat melesat usai pengumuman suntikan dana ini. Yang pertama, jaminan stabilitas. Investor percaya bahwa bank pelat merah tidak akan dibiarkan goyah, apalagi di tengah situasi ekonomi yang membutuhkan peran besar perbankan dalam mendukung kredit dan investasi.

Kedua, likuiditas yang kuat membuat bank lebih leluasa menyalurkan pembiayaan ke sektor riil, terutama UMKM, infrastruktur, dan proyek strategis nasional. Potensi peningkatan laba di masa depan pun terbuka lebar.

Ketiga, secara historis saham Himbara kerap dianggap sebagai pilihan defensif. Artinya, ketika pasar sedang bergejolak, saham-saham bank milik negara ini relatif lebih aman karena ada intervensi pemerintah. Dengan tambahan dana Rp200 triliun, citra aman itu makin kokoh.

Pernyataan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, bahwa dana Rp200 triliun itu bisa langsung digelontorkan tanpa perlu menunggu terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) baru membuat investor semakin yakin. Artinya, tidak ada hambatan birokrasi yang bertele-tele. Bagi pasar, kepastian seperti ini adalah sinyal emas.

Lalu, apa saja daftar saham bank Himbara? Simak inilah selengkapnya.

Himbara sendiri adalah singkatan dari Himpunan Bank Milik Negara. Di dalamnya terdapat lima bank besar yang sahamnya telah lama menjadi incaran investor yaitu Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Tabungan Negara (BBTN), dan Bank Syariah Indonesia (BRIS).

Pasca suntikan dana Rp200 T tersebut, harga saham Himbara langsung bergerak naik pada akhir penutupan pasar pekan ini. BBRI sebagai bank dengan aset terbesar, menutup perdagangan dengan kenaikan 1,71% ke level Rp4.150.

BRIS, bank syariah andalan juga melesat 1,51% menjadi Rp2.700. Sementara BBTN, bank yang fokus pada pembiayaan perumahan, naik 1,47% ke Rp1.375.

Tidak ketinggalan, BBNI bertambah 1,13% ke Rp4.470, dan BMRI yang meski kenaikannya lebih tipis di 0,66%, tetap menunjukkan arah positif di level Rp4.510.

Suntikan dana Rp200 triliun kepada bank-bank Himbara bukan hanya soal angka besar yang menggemparkan pasar. Lebih dari itu, langkah ini adalah sinyal kuat bahwa pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Respon pasar yang langsung positif mencerminkan besarnya kepercayaan investor terhadap kebijakan ini.

Lima bank pelat merah dengan kode saham BBRI, BMRI, BBNI, BBTN, dan BRIS kompak menunjukkan tren kenaikan, sekaligus menjadi pilar penggerak IHSG.

Walau demikian, euforia ini sebaiknya tetap diimbangi dengan kewaspadaan. Fundamental perbankan dan dinamika makroekonomi akan tetap menjadi penentu arah jangka panjang.

Bagi publik dan investor, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa sektor perbankan adalah urat nadi perekonomian. Ketika bank-bank milik negara diperkuat, harapannya ekonomi riil juga ikut terdorong. Dan ketika pasar modal merespons dengan optimis, ada secercah keyakinan bahwa arah ekonomi Indonesia sedang menuju ke jalur yang lebih stabil.

Meski euforia melingkupi pasar, beberapa analis tetap memberi catatan. Mereka menekankan bahwa kenaikan harga saham akibat suntikan dana pemerintah biasanya bersifat jangka pendek. Dalam jangka panjang, kinerja fundamental bank tetap harus diperhatikan.

Bank masih menghadapi tantangan berupa rasio kredit bermasalah (NPL) yang bisa saja meningkat bila kondisi ekonomi global melemah. Selain itu, faktor eksternal seperti inflasi dan kebijakan suku bunga Bank Indonesia juga akan sangat menentukan. Jika suku bunga naik terlalu tinggi, margin bunga bersih (NIM) bank bisa tergerus.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukses di Solo, Nunung Srimulat Gandeng Vicky Prasetyo Bisnis Kuliner di Jakarta

Sukses di Solo, Nunung Srimulat Gandeng Vicky Prasetyo Bisnis Kuliner di Jakarta

Entertainment | Sabtu, 13 September 2025 | 21:00 WIB

Apa Itu Himbara? Kenali Daftar Bank yang Dapat Dana Rp200 T dari Menkeu Purbaya

Apa Itu Himbara? Kenali Daftar Bank yang Dapat Dana Rp200 T dari Menkeu Purbaya

Lifestyle | Sabtu, 13 September 2025 | 17:34 WIB

Pinkan Mambo dan Bisnis Kuliner, Murni Jualan atau Cari Jalur 'Comeback'?

Pinkan Mambo dan Bisnis Kuliner, Murni Jualan atau Cari Jalur 'Comeback'?

Your Say | Sabtu, 13 September 2025 | 09:24 WIB

Menkeu Purbaya Guyur Himbara Rp200 T: Ada Apa dengan Bunga 4 Persen?

Menkeu Purbaya Guyur Himbara Rp200 T: Ada Apa dengan Bunga 4 Persen?

Video | Jum'at, 12 September 2025 | 20:00 WIB

IHSG Masih Menguat Jumat Pagi, Saham-saham Perbankan Tetap Berjaya

IHSG Masih Menguat Jumat Pagi, Saham-saham Perbankan Tetap Berjaya

Bisnis | Jum'at, 12 September 2025 | 09:16 WIB

Kerja Cepat, Besok Menteri Purbaya Salurkan Rp 200 Triliun ke 6 Bank Termasuk BSI

Kerja Cepat, Besok Menteri Purbaya Salurkan Rp 200 Triliun ke 6 Bank Termasuk BSI

Bisnis | Kamis, 11 September 2025 | 20:00 WIB

Terkini

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:31 WIB

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:12 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:16 WIB

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:02 WIB

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:40 WIB

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:38 WIB

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:19 WIB

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:18 WIB

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:03 WIB