Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perusahaan TV Kabel Sky Fokus Streaming, Ratusan Karyawan Jadi Korban

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 18 September 2025 | 14:21 WIB
Perusahaan TV Kabel Sky Fokus Streaming, Ratusan Karyawan Jadi Korban
Ilustrasi Pekerja di PHK.
Baca 10 detik
  • Sky akan memangkas 600 pekerjaan untuk fokus pada streaming dan digital.
  • Pemangkasan tersebut bukan karena penghematan biaya, melainkan perubahan prioritas perusahaan.
  • Sky beralih dari televisi kabel tradisional menuju produk digital seperti Sky Stream.

Suara.com - Perusahaan Sky yang bergerak di industri televisi kabel berencana mengurangi karyawannya. Perusahaan akan memangkas 600 pekerjaan di Inggris karena ingin fokus pada layanan streamingnya.

Seperti dikutip dari BBC, Kamis, 18 September 2025, industri media ini telah meluncurkan inovasi baru mengenai rencana bisnis yang akan memengaruhi 900 posisi akan dirampingkan.

Namun, mereka memperkirakan 600 posisi akan dihapus dan karyawan di divisi tersebut diberhentikan.

Bank Sentral  Bakal PHK 24.000 Pegawai, Ini Faktornya
Bank Sentral Bakal PHK 24.000 Pegawai, Ini Faktornya

Sekitar dua pertiga pekerjaan yang akan dihapus diperkirakan berada di lokasi di Leeds, London, dan Livingston, West Lothian. Sky, yang mempekerjakan lebih dari 20.000 orang di Inggris, diperkirakan ingin memfokuskan kembali upaya mereka untuk meningkatkan layanan digital  TV dan menciptakan platform baru.

Sejak 2023, Sky telah memangkas hampir 3.000 posisi, termasuk teknisi yang memasang antena parabola. Awal tahun ini, Sky mengumumkan penutupan tiga pusat panggilan, yang memangkas 2.000 pekerjaan.

Menurut perusahaan penyiaran tersebut, pemangkasan tersebut bukan bagian dari upaya penghematan biaya dan juga bukan berdasarkan kinerja individu.

Juru bicara perusahaan penyiaran tersebut mengatakan dalam beberapa tahun terakhir mereka telah meluncurkan serangkaian produk termasuk Sky Glass, Sky Stream, dan layanan broadband serat optik penuh.

"Melihat ke depan, kami mengubah pendekatan kami untuk menghadirkan pengalaman generasi berikutnya kepada pelanggan dengan berinvestasi pada layanan digital pertama, konten yang tak tertandingi, dan kinerja yang lebih baik dari produk kami, yang didukung oleh inovasi global terbaik," kata manajemen.

Sementara itu, Kepala Riset di Ampere Analysis Matt Trickett mengatakan perubahan ini  akan memengaruhi kurang dari 5% dari keseluruhan tenaga kerja dengan mempertimbangkan penempatan ulang.

"Pemangkasan ini ditujukan untuk tumpang tindih fungsi internal dan mengubah prioritas, karena perusahaan berfokus pada produk Sky Glass dan Sky Stream TV-nya," imbuh Trickett.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepi Peminat, Ford Pangkas 1.000 Karyawan di Divisi Mobil Listrik

Sepi Peminat, Ford Pangkas 1.000 Karyawan di Divisi Mobil Listrik

Bisnis | Rabu, 17 September 2025 | 08:11 WIB

Manajemen Shell Klaim Tak Ada PHK, Hanya Penyesuaian Operasional SPBU

Manajemen Shell Klaim Tak Ada PHK, Hanya Penyesuaian Operasional SPBU

Bisnis | Selasa, 16 September 2025 | 13:16 WIB

National Australia Bank Pangkas 410 Karyawan, Industri Perbankan Loyo?

National Australia Bank Pangkas 410 Karyawan, Industri Perbankan Loyo?

Bisnis | Kamis, 11 September 2025 | 10:13 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB