Rupiah Loyo, Berikut Daftar Nilai Tukar di Bank-bank Utama

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Jum'at, 26 September 2025 | 12:23 WIB
Rupiah Loyo, Berikut Daftar Nilai Tukar di Bank-bank Utama
Nilai tukar rupiah pada Jumat (26/9/2025) semakin melemah. Dinilai karena kebijakan yang salah di bank-bank pemerintah. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah terus anjlok hingga akhir pekan ini.
  • Pelemahan rupiah diyakini akibat kebijakan keliru Bank Himbara.
  • Menaikkan bunga deposito valas dinilai menyebabkan nilai tukar rupiah semakin terpuruk.

Suara.com - Rupiah dibuka masih menunjukkan pelemahan pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (26/9/2025), melanjutkan tren negatif yang berlangsung selama lebih dari sepekan terakhir.

Mengutip data Bloomberg pukul 10.12 WIB, indeks nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah ke level Rp16.763 per dolar AS, terkoreksi 0,09 persen. Pada saat yang sama, indeks dolar AS juga melemah 0,08 persen ke level 98,47.

Lantas berapa kurs dolar di beberapa Bank BRI, BNI, Mandiri dan BCA? Berikut daftar lengkapnya:

BRI

Dalam perdangagan hari in dj PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 09.04 WIB masing-masing sebesar dan Rp16.829 untuk e-rate . Selaim itu, BRI mematok harga beli sebesar Rp16.610 per dolar AS dan harga jual Rp16.910 per dolar AS.

Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menetapkan harga beli dan harga jual untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.750 dan Rp16.780 per dolar AS pada pukul 09.06 WIB

Selain itu, Bank Mandiri menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.480 dan harga jual Rp16.830 untuk TT counter. Lalu untuk bank notes, bank pelat merah itu menetapkan harga beli sebesar Rp16.480 per dolar AS, sedangkan harga jual sebesar Rp16.830 per dolar AS.

BNI

baca juga

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS untuk special rates pada pukul 09.20 WIB masing-masing sebesar Rp16.768 dan Rp16.803.

Berdasarkan TT counter, BNI pada pukul 09.20 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.605 dan harga jual Rp16.855. Untuk bank notes, BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.605 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp16.855 per dolar AS

BCA

Sementara itu di bank swasta seperti, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada pukul 09.18 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.775 dan harga jual sebesar Rp16.795 berdasarkan e-rate. Berdasarkan TT counter, BCA pada pukul 09.10 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.645 dan harga jual Rp16.945.

Kebijakan Keliru

Sebelumnya diwartakan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi arahan pemerintah kepada bank Himbara (Himpunan Bank Negara) untuk menaikkan suku bunga deposito valuta asing (valas).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Keliru Bank Himbara Ini Disebut Picu Rupiah Semakin Loyo

Aksi Keliru Bank Himbara Ini Disebut Picu Rupiah Semakin Loyo

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 11:01 WIB

Rupiah Semakin Loyo di Jumat Pagi

Rupiah Semakin Loyo di Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 10:14 WIB

Akankah Dolar AS Tembus Rp17.000?

Akankah Dolar AS Tembus Rp17.000?

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 10:12 WIB

Rupiah Loyo, BI Kerahkan Semua Obat Kuat untuk Jaga Nilai Tukar

Rupiah Loyo, BI Kerahkan Semua Obat Kuat untuk Jaga Nilai Tukar

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 09:34 WIB

Rupiah Diramal Meloyo ke Level Rp 17.000, Ini Pemicunya

Rupiah Diramal Meloyo ke Level Rp 17.000, Ini Pemicunya

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 07:49 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×