Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Harga MBMA Meroket di Tengah Ekspansi Smelter

M Nurhadi

Senin, 29 September 2025 | 15:12 WIB
Harga MBMA Meroket di Tengah Ekspansi Smelter
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA). (MBMA)
baca 10 detik
  • Harga saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melonjak 17,24% mencapai Rp680 meskipun laba bersih kuartal II/2025 anjlok 71%.
  • Kenaikan ini didorong oleh membaiknya margin profit dan optimisme pasar terhadap kelanjutan proyek smelter HPAL dan target produksi nikel dalam MHP yang ambisius.

Suara.com - Harga saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mencatatkan lonjakan signifikan pada hari ini, Senin (29/9/2025).

Berdasarkan pantauan, hingga pukul 15.00 WIB, harga MBMA terpantau berada di kisaran Rp680,00, melonjak tajam sebesar +100,00 poin atau setara 17,24% dalam satu hari perdagangan.

Kenaikan kuat ini terjadi tepat setelah perseroan merilis laporan keuangan kuartal kedua (Q2) 2025. Uniknya, rally harga saham ini terjadi meskipun realitas laporan keuangan menunjukkan adanya penurunan kinerja yang cukup signifikan.

Laporan keuangan MBMA mencatat penurunan pendapatan sebesar 31,89% menjadi US$627 juta. Penurunan ini disebabkan oleh adanya aktivitas maintenance (pemeliharaan) smelter sepanjang kuartal kedua, yang berdampak pada kinerja pendapatan yang kurang optimal.

Secara keseluruhan, laba bersih MBMA anjlok 71% menjadi hanya US$5,72 juta.

Penurunan tajam ini terutama disebabkan oleh kontribusi kepentingan non-pengendali yang cukup besar, mencapai US$22 juta dari total laba US$28 juta, sehingga sisa laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk hanya sebesar US$5,85 juta.

Meskipun demikian, ada beberapa sinyal positif dari laporan tersebut yang ditangkap oleh pasar, serupa dengan kinerja induknya, MDKA. Sinyal positif tersebut adalah membaiknya efisiensi operasional dan profitabilitas perusahaan:

  • Gross Profit Margin MBMA naik menjadi 7,86% dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 6,86%.
  • Operating Profit Margin juga menunjukkan perbaikan menjadi 5,71% dibandingkan 5,36%.

Selain itu, laba bersih kepada entitas induk berhasil pulih dari kerugian sebesar US$3 juta pada kuartal I/2025, menjadi laba US$5,85 juta pada kuartal II/2025, meski ini lebih merupakan catatan teknis terkait kepentingan non-pengendali.

Sentimen positif terbesar yang mendorong kenaikan harga saham MBMA adalah optimisme pasar terhadap proyeksi ekspansi dan operasional smelter nikel di tahun 2025 dan ke depan. MBMA diketahui sedang mengoperasikan dan mengembangkan beberapa smelter:

baca juga

Smelter HPAL PT ESG New Energi Material (Train B): Smelter ini diproyeksikan mampu memproduksi 10.000 ton nikel dalam bentuk MHP (Mixed Hydroxide Precipitate). Sejak kuartal I/2025, smelter ini sudah memproduksi 4.569 ton nikel dalam MHP.

Smelter HPAL PT Meiming New Energi Material: Smelter HPAL kedua ini sedang memasuki tahap commissioning dan diharapkan dapat beroperasi komersial dalam kurun waktu 4-9 bulan ke depan. Izin usaha industri smelter ini baru diperoleh pada April 2025.

Smelter HPAL PT Sulawesi Nickel Cobalt: Smelter ketiga MBMA yang berlokasi di IMIP ini ditargetkan mulai commissioning pada pertengahan tahun 2026.

Prospek ekspansi fasilitas pengolahan nikel ini, yang akan meningkatkan kapasitas produksi bahan baku baterai ke depan, tampaknya lebih dominan mempengaruhi keputusan investor hari ini ketimbang data laba bersih kuartal kedua yang sedang tertekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Dibuka 'Ngegas' Awal Pekan, Investor Tunggu Rilis Data Ekonomi Kunci

IHSG Dibuka 'Ngegas' Awal Pekan, Investor Tunggu Rilis Data Ekonomi Kunci

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 13:06 WIB

Waskita Karya Jual Saham Anak Usaha di Sektor Energi Senilai Rp179 Miliar

Waskita Karya Jual Saham Anak Usaha di Sektor Energi Senilai Rp179 Miliar

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 11:40 WIB

IHSG Menguat Senin Pagi, Tapi Diproyeksikan Anjlok

IHSG Menguat Senin Pagi, Tapi Diproyeksikan Anjlok

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 09:22 WIB

Terkini

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:12 WIB

Astra Perkuat Desa Sejahtera Kemiren, Budaya Osing Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Astra Perkuat Desa Sejahtera Kemiren, Budaya Osing Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:07 WIB

Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Perkuat Fondasi SDM Unggul Indonesia

Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Perkuat Fondasi SDM Unggul Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:01 WIB

B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi

B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:54 WIB

Danantara Belum Juga Rilis Laporan Keuangan 2025

Danantara Belum Juga Rilis Laporan Keuangan 2025

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:51 WIB

Kemendag Tagih PLN Penuhi Hak Pelanggan Korban Pemadaman, Kompensasi Masih Tunggu Investigasi

Kemendag Tagih PLN Penuhi Hak Pelanggan Korban Pemadaman, Kompensasi Masih Tunggu Investigasi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:50 WIB

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:32 WIB

Mengapa Investor Mulai Menjauh dari Indonesia?

Mengapa Investor Mulai Menjauh dari Indonesia?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:44 WIB

Pedagang Online Dukung Kewajiban NIB, Tapi Minta Pemerintah Ikut Atur Potongan Komisi E-commerce

Pedagang Online Dukung Kewajiban NIB, Tapi Minta Pemerintah Ikut Atur Potongan Komisi E-commerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:21 WIB

PNM Borong GCG Awards 2026, Layani 23,3 Juta Perempuan Prasejahtera hingga Mei

PNM Borong GCG Awards 2026, Layani 23,3 Juta Perempuan Prasejahtera hingga Mei

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:13 WIB

×