IHSG Finis di Zona Hijau, Asing Borong Saham dan Sektor Komoditas Pesta

Chandra Iswinarno

Selasa, 30 September 2025 | 12:09 WIB
IHSG Finis di Zona Hijau, Asing Borong Saham dan Sektor Komoditas Pesta
Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup menguat 0,30% ke level 8.123,24 pada awal pekan.

  • Investor asing tercatat borong saham dengan nilai bersih Rp555,63 miliar.

  • Sektor komoditas melesat 4,53%, sementara sektor teknologi anjlok signifikan sebesar 2,74%

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan momentum positifnya pada penutupan perdagangan awal pekan, Senin (29/9/2025).

Indeks ditutup menguat 0,30% atau bertambah 23,91 poin, finis di level 8.123,24 dengan nilai transaksi harian yang masif mencapai Rp24,07 triliun.

Performa IHSG (Senin, 29 September 2025):

  • Level Penutupan: 8.123,24
  • Perubahan: +23,91 poin (+0,30%)
  • Nilai Transaksi: Rp 24,07 Triliun
  • Volume Transaksi: 50,46 miliar saham

Aksi Borong

Aliran dana investor asing menjadi motor penggerak utama di balik penguatan IHSG.

Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) dengan total nilai mencapai Rp555,63 miliar di seluruh pasar, menandakan derasnya aliran modal masuk.

Katalis positif utama datang dari ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed yang diperkirakan akan melunak, seiring dengan terkendalinya data inflasi AS.

Sementara di sisi domestik, penguatan Rupiah dan lonjakan harga komoditas global memberikan tenaga tambahan.

Sektor barang baku menjadi bintangnya dengan meroket 4,53%. Namun, di sisi lain, sektor teknologi justru menjadi pemberat utama dengan koreksi tajam sebesar 2,74%.

baca juga

Waspadai Aksi Profit Taking

Menatap perdagangan hari ini, Selasa (30/9/2025), pergerakan IHSG diperkirakan akan lebih fluktuatif. Phintraco Sekuritas memproyeksikan indeks akan bergerak dalam rentang support 8.070 dan resistance 8.170.

Seorang analis pasar modal dari A-Scurities, David Sutedja menyoroti kekuatan sektor berbasis komoditas sebagai penopang utama IHSG saat ini.

"Selama harga komoditas global bertahan di level tinggi, saham-saham di sektor ini masih memiliki ruang untuk tumbuh."

Namun, ia juga mengingatkan investor untuk waspada terhadap potensi aksi ambil untung (profit taking) di sektor yang telah terkoreksi.

"Namun, investor perlu waspada terhadap potensi aksi ambil untung (profit taking) di sektor teknologi. Pelemahan sektor ini dapat menjadi penyeimbang yang menahan laju kenaikan IHSG lebih lanjut," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Bergerak Dua Arah di Perdagangan Selasa Pagi

IHSG Bergerak Dua Arah di Perdagangan Selasa Pagi

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 09:43 WIB

IHSG Ditutup Menghijau ke Level 8.123 Terdorong Keperkasaan Rupiah

IHSG Ditutup Menghijau ke Level 8.123 Terdorong Keperkasaan Rupiah

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 16:49 WIB

IHSG Dibuka 'Ngegas' Awal Pekan, Investor Tunggu Rilis Data Ekonomi Kunci

IHSG Dibuka 'Ngegas' Awal Pekan, Investor Tunggu Rilis Data Ekonomi Kunci

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 13:06 WIB

Terkini

Risiko Fatal Menggunakan BBM Oktan Rendah untuk Mobil Hybrid

Risiko Fatal Menggunakan BBM Oktan Rendah untuk Mobil Hybrid

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Terungkap, Fee Percepatan Haji 2024 Sebanyak USD 3 Ribu Per Jemaah

Terungkap, Fee Percepatan Haji 2024 Sebanyak USD 3 Ribu Per Jemaah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Transisi Musim Dimulai, BMKG Ingatkan Jateng Selatan Waspada Hujan Lebat hingga Puting Beliung

Transisi Musim Dimulai, BMKG Ingatkan Jateng Selatan Waspada Hujan Lebat hingga Puting Beliung

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Review Young Sherlock: Kisah Sherlock Holmes Sebelum Jadi Detektif

Review Young Sherlock: Kisah Sherlock Holmes Sebelum Jadi Detektif

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Bukan Sekadar Irigasi, Bagaiaman Tradisi Subak Bali Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam

Bukan Sekadar Irigasi, Bagaiaman Tradisi Subak Bali Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:58 WIB

5 Gel Eyeliner Lokal Tahan Lama untuk Riasan Mata Presisi Bebas Smudge

5 Gel Eyeliner Lokal Tahan Lama untuk Riasan Mata Presisi Bebas Smudge

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Jejak Mertua Calon Kapolri Suyudi Ario Seto: Dari Kasus Andi Arief hingga Lengsernya Gus Dur

Jejak Mertua Calon Kapolri Suyudi Ario Seto: Dari Kasus Andi Arief hingga Lengsernya Gus Dur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Muncul Dugaan Keterlibatan Polisi di Kerusuhan Agustus, KPF Beri 6 Desakan ke Kompolnas

Muncul Dugaan Keterlibatan Polisi di Kerusuhan Agustus, KPF Beri 6 Desakan ke Kompolnas

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Ponpes di Kediri Terbakar Usai Ibadah Magrib, Diduga akibat Korsleting Listrik

Ponpes di Kediri Terbakar Usai Ibadah Magrib, Diduga akibat Korsleting Listrik

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Ekonomi Lesu Darah! Warga RI Makin Sering Gadai Barang, Transaksinya Rp160 T

Ekonomi Lesu Darah! Warga RI Makin Sering Gadai Barang, Transaksinya Rp160 T

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:47 WIB

×