Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Pasar China Menggoda, Tapi RI Mesti Waspada

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:51 WIB
Pasar China Menggoda, Tapi RI Mesti Waspada
Ilustrasi. Foto Prabowo Subianto tampil di koran China (Threads @andreeasyara)
baca 10 detik
  • Hubungan China-Asia Tenggara berada dalam persimpangan kritis.
  • Negara-negara Asia Tenggara semakin bergantung pada China sebagai mitra dagang dan sumber investasi terbesar.
  •  Ekspansi pengaruh China, baik melalui inisiatif infrastruktur maupun klaim teritorial, memicu kekhawatiran serius tentang kedaulatan dan stabilitas regional.

Suara.com - Hubungan China dengan Asia Tenggara kini memasuki babak paling kompleks, membawa dilema antara keuntungan ekonomi yang masif dan risiko geopolitik

Johanes Herlijanto, Ketua Forum Sinologi Indonesia (FSI), mengungkap strategi cerdik China. Sejak era Presiden Xi Jinping, China meningkatkan inisiatif ekonomi, politik, dan diplomasi untuk memperkuat klaim teritorialnya di Laut China Selatan (LCS) dan Selat Taiwan.

Johanes menyoroti temuan riset FSI yang menyebut China sengaja mendekati negara yang sedang menjabat sebagai Ketua ASEAN. "Hal ini karena posisi sebagai ketua ASEAN merupakan posisi yang sangat strategis, khususnya dalam membangun konsensus, mempersiapkan agenda, dan melakukan resolusi konflik," jelas Johanes.

Contohnya, kedekatan Malaysia dengan RRC disebut menjadi kunci keberhasilan Malaysia sebagai ketua ASEAN tahun ini dalam memediasi konflik antara Thailand dan Kamboja. Namun, Johanes memperingatkan bahwa kedekatan berlebihan berpotensi melumpuhkan ASEAN dalam ketegangan yang melibatkan RRC secara langsung, seperti ketika China melakukan tindakan agresif terhadap Filipina.

Profesor Ian Chong dari National University of Singapore (hadir secara daring) mengingatkan bahwa RRC yang dihadapi Asia Tenggara saat ini berbeda dari era 1990-an; RRC kini jauh lebih kuat dan ambisius. Salah satu isu paling kompleks adalah sengketa di LCS.

Ian menyoroti masalah fundamental: keputusan China untuk tidak menghargai hasil keputusan Arbitrase Internasional tahun 2016, meskipun China adalah penandatangan UNCLOS. "Ini menimbulkan permasalahan karena bagi negara-negara Asia Tenggara, kepastian dan kejelasan hukum merupakan salah satu kunci yang diandalkan untuk memaksa negara-negara besar lebih menahan diri," tegas Ian.

Sementara itu, Broto Wardoyo dari Universitas Indonesia memiliki pandangan yang lebih santai, menyebut kompleksitas pengambilan keputusan di ASEAN akan menghalangi China untuk memaksa keputusan bulat. Ia berpendapat, strategi paling tepat bagi China adalah menjaga status quo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teka-Teki Ivar Jenner, Betul Cedera atau Memang Sengaja untuk Disingkirkan?

Teka-Teki Ivar Jenner, Betul Cedera atau Memang Sengaja untuk Disingkirkan?

Your Say | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:21 WIB

Kondisi Cedera Maarten Paes Jelang Bela Timnas Indonesia: 85 Persen Fit

Kondisi Cedera Maarten Paes Jelang Bela Timnas Indonesia: 85 Persen Fit

Bola | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:15 WIB

Indra Sjafri Balik Tangani Timnas U-23: Siapa Asisten yang Akan Menemani di SEA Games 2025?

Indra Sjafri Balik Tangani Timnas U-23: Siapa Asisten yang Akan Menemani di SEA Games 2025?

Bola | Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:48 WIB

Terkini

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Otomotif | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari

Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang

Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Good Will Hunting: Perjalanan Seorang Jenius Berdamai dengan Dirinya Sendiri

Good Will Hunting: Perjalanan Seorang Jenius Berdamai dengan Dirinya Sendiri

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?

Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Bukan Jadi Ratu, WNI Korban Pengantin Pesanan di China Malah Wajib Layani 10 Orang di Satu Rumah

Bukan Jadi Ratu, WNI Korban Pengantin Pesanan di China Malah Wajib Layani 10 Orang di Satu Rumah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Tunggu Aku Sukses Nanti dan Kerja Keras yang Berubah Jadi Pembuktian Diri

Tunggu Aku Sukses Nanti dan Kerja Keras yang Berubah Jadi Pembuktian Diri

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Wacana Amnesti Koruptor BUMN Sesat Berbahaya, Berpotensi Bikin Korupsi Makin Subur

Wacana Amnesti Koruptor BUMN Sesat Berbahaya, Berpotensi Bikin Korupsi Makin Subur

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Galaxy Z Fold8 Bawa Layar Lipat 4:3, Samsung Fokus Ubah Cara Menikmati Konten

Galaxy Z Fold8 Bawa Layar Lipat 4:3, Samsung Fokus Ubah Cara Menikmati Konten

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:17 WIB

×