Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Pasar China Menggoda, Tapi RI Mesti Waspada

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:51 WIB
Pasar China Menggoda, Tapi RI Mesti Waspada
Ilustrasi. Foto Prabowo Subianto tampil di koran China (Threads @andreeasyara)
  • Hubungan China-Asia Tenggara berada dalam persimpangan kritis.
  • Negara-negara Asia Tenggara semakin bergantung pada China sebagai mitra dagang dan sumber investasi terbesar.
  •  Ekspansi pengaruh China, baik melalui inisiatif infrastruktur maupun klaim teritorial, memicu kekhawatiran serius tentang kedaulatan dan stabilitas regional.

Suara.com - Hubungan China dengan Asia Tenggara kini memasuki babak paling kompleks, membawa dilema antara keuntungan ekonomi yang masif dan risiko geopolitik

Johanes Herlijanto, Ketua Forum Sinologi Indonesia (FSI), mengungkap strategi cerdik China. Sejak era Presiden Xi Jinping, China meningkatkan inisiatif ekonomi, politik, dan diplomasi untuk memperkuat klaim teritorialnya di Laut China Selatan (LCS) dan Selat Taiwan.

Johanes menyoroti temuan riset FSI yang menyebut China sengaja mendekati negara yang sedang menjabat sebagai Ketua ASEAN. "Hal ini karena posisi sebagai ketua ASEAN merupakan posisi yang sangat strategis, khususnya dalam membangun konsensus, mempersiapkan agenda, dan melakukan resolusi konflik," jelas Johanes.

Contohnya, kedekatan Malaysia dengan RRC disebut menjadi kunci keberhasilan Malaysia sebagai ketua ASEAN tahun ini dalam memediasi konflik antara Thailand dan Kamboja. Namun, Johanes memperingatkan bahwa kedekatan berlebihan berpotensi melumpuhkan ASEAN dalam ketegangan yang melibatkan RRC secara langsung, seperti ketika China melakukan tindakan agresif terhadap Filipina.

Profesor Ian Chong dari National University of Singapore (hadir secara daring) mengingatkan bahwa RRC yang dihadapi Asia Tenggara saat ini berbeda dari era 1990-an; RRC kini jauh lebih kuat dan ambisius. Salah satu isu paling kompleks adalah sengketa di LCS.

Ian menyoroti masalah fundamental: keputusan China untuk tidak menghargai hasil keputusan Arbitrase Internasional tahun 2016, meskipun China adalah penandatangan UNCLOS. "Ini menimbulkan permasalahan karena bagi negara-negara Asia Tenggara, kepastian dan kejelasan hukum merupakan salah satu kunci yang diandalkan untuk memaksa negara-negara besar lebih menahan diri," tegas Ian.

Sementara itu, Broto Wardoyo dari Universitas Indonesia memiliki pandangan yang lebih santai, menyebut kompleksitas pengambilan keputusan di ASEAN akan menghalangi China untuk memaksa keputusan bulat. Ia berpendapat, strategi paling tepat bagi China adalah menjaga status quo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teka-Teki Ivar Jenner, Betul Cedera atau Memang Sengaja untuk Disingkirkan?

Teka-Teki Ivar Jenner, Betul Cedera atau Memang Sengaja untuk Disingkirkan?

Your Say | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:21 WIB

Kondisi Cedera Maarten Paes Jelang Bela Timnas Indonesia: 85 Persen Fit

Kondisi Cedera Maarten Paes Jelang Bela Timnas Indonesia: 85 Persen Fit

Bola | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:15 WIB

Indra Sjafri Balik Tangani Timnas U-23: Siapa Asisten yang Akan Menemani di SEA Games 2025?

Indra Sjafri Balik Tangani Timnas U-23: Siapa Asisten yang Akan Menemani di SEA Games 2025?

Bola | Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:48 WIB

Terkini

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:34 WIB

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:17 WIB

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:52 WIB

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:38 WIB

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:30 WIB

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:28 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:13 WIB

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB