Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Update BBM Pertamina 1 Januari 2026: Harga Pertamax dan Dex Series Turun!

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 01 Januari 2026 | 11:01 WIB
Update BBM Pertamina 1 Januari 2026: Harga Pertamax dan Dex Series Turun!
SPBU MT Haryono merupakan salah satu SPBU yang ramai konsumen. [ANTARA]
  • PT Pertamina secara resmi memberlakukan penurunan harga BBM non-subsidi terhitung 1 Januari 2026 di seluruh kota besar.
  • Penyesuaian harga meliputi Pertamax Series dan Dex Series, dipengaruhi fluktuasi harga minyak mentah dunia.
  • Harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi tetap berlaku sesuai harga pemerintah sebelumnya.

Suara.com - Mengawali lembaran tahun 2026, PT Pertamina (Persero) memberikan kejutan positif bagi para pemilik kendaraan bermotor di Indonesia.

Per tanggal 1 Januari 2026, perusahaan pelat merah ini secara resmi memberlakukan penurunan harga untuk jajaran bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

Penyesuaian ini mencakup lini Pertamax Series dan Dex Series, yang dilakukan untuk menyelaraskan fluktuasi pasar minyak mentah dunia serta menjaga daya beli masyarakat di seluruh kota besar Indonesia.

Berdasarkan pengumuman resmi Pertamina Patra Niaga, penurunan harga di wilayah Ibu Kota terpantau cukup signifikan. Harga Pertamax (RON 92) kini menjadi Rp12.350 per liter, mengalami penurunan dari harga sebelumnya sebesar Rp12.750 pada Desember 2025.

Selain itu, varian ramah lingkungan Pertamax Green 95 juga turun menjadi Rp13.150 per liter dari posisi sebelumnya Rp13.500. Untuk segmen bahan bakar performa tinggi, Pertamax Turbo (RON 98) kini dibanderol Rp13.400 per liter, turun dari angka semula Rp13.750.

Penurunan paling tajam terlihat pada lini bahan bakar diesel. Harga Dexlite kini dipatok Rp13.500 per liter, merosot cukup jauh dari harga sebelumnya yang mencapai Rp14.700. Sementara itu, Pertamina Dex kini turun menjadi Rp13.600 per liter dari harga sebelumnya yang menyentuh Rp15.000.

Meskipun harga BBM non-subsidi melandai, Pertamina memastikan bahwa harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite (RON 90) tetap dipasarkan dengan harga Rp10.000 per liter dan Solar Subsidi bertahan di angka Rp6.800 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan hasil evaluasi berkala yang mengacu pada formula harga pemerintah.

Kebijakan ini sangat bergantung pada tren rata-rata publikasi minyak dunia, seperti Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus, serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

"Penyesuaian harga ini kami lakukan secara berkala, dan tetap menjadikan harga Pertamax Series dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif," ungkap Robert dalam keterangan resminya, Kamis (1/1/2026).

Pihaknya juga menambahkan bahwa harga final di setiap wilayah bisa bervariasi. Hal ini disebabkan oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan oleh masing-masing pemerintah provinsi.

Penurunan harga di awal tahun ini diharapkan mampu memberikan stimulus ekonomi bagi mobilitas masyarakat pasca-libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuasa Hukum Eks Dirut PT PIS Sebut Riza Chalid Tidak Terkait Kasus Pertamina

Kuasa Hukum Eks Dirut PT PIS Sebut Riza Chalid Tidak Terkait Kasus Pertamina

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 17:00 WIB

Sejarah! Produksi Sumur Minyak Rakyat Dibeli Pertamina di Jambi

Sejarah! Produksi Sumur Minyak Rakyat Dibeli Pertamina di Jambi

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 19:35 WIB

Rasa ala Satria, Harga Mepet BeAT Bekas: Intip Fakta Unik Seputar Kawasaki Athlete 125

Rasa ala Satria, Harga Mepet BeAT Bekas: Intip Fakta Unik Seputar Kawasaki Athlete 125

Otomotif | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:22 WIB

Terkini

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:39 WIB

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB