Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Tekanan Jual Investor Asing Dorong IHSG Anjlok di Sesi Pertama Perdagangan Senin

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 06 Oktober 2025 | 12:39 WIB
Tekanan Jual Investor Asing Dorong IHSG Anjlok di Sesi Pertama Perdagangan Senin
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
  •   IHSG anjlok ke 8.113 dipicu kekhawatiran shutdown AS dan The Fed

  •   Kekhawatiran pemangkasan suku bunga The Fed dorong spekulasi pasar

  •   Tekanan jual asing terus membayangi IHSG sebabkan arus modal keluar

Suara.com - Perdagangan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik anjlok pada sesi pertama, Senin, 6 Oktober 2025. IHSG ditutup melemah tipis 0,06 persen ke level 8.113.

Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya mengemukakan anjloknya IHSG ini kekhawatiran investor akan penutupan pemerintahan atau shutdown Amerika Serikat, serta pemangkasan suku bunga The Fed.

Menurut Pilarmas, kekhawatiran masih berlanjut atas penutupan pemerintah AS yang berkepanjangan, penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett memperingatkan bahwa PHK massal dapat terjadi jika Presiden Trump dan anggota Kongres dari Partai Demokrat gagal mencapai kesepakatan. 

Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]

"Tentunya ini akan berdampak pertumbuhan ekonomi akan melambat, melemahnya daya beli. Sehingga ini mendorong pasar berspekulasi melambatnya pertumbuhan dan ketenagakerjaan memberikan ruang pasar berspekulasi peluang The Fed akan memangkasan suku bunga acuannnya pada bulan Oktober dan akan berlanjut di bulan terakhir tahun ini," tuli Pilarmas dalam riset hariannya.

Sementara dari sisi internal, tekanan jual investor asing masih membayangi pergerakan indeks IHSG. Tekanan aksi jual investor asing ini akan berdampak pada sikap pelaku pasar yang khawatir terhadap stabilitas keuangan dalam negeri dan ketahanan eksternal Indonesia di tengah kondisi global yang masih menghadapi tekanan. 

Bank Indonesia (BI) mencatat sebanyak Rp 9,76 triliun arus modal asing keluar dari pasar Indonesia pada pekan pertama Oktober 2025.

"Dengan terjadinya capital outflow tersebut tentunya ini mendorong premi risiko investasi di Indonesia juga meningkat," imbuhnya.

Adapun, pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar RMKO, ANJT, PIPA, CBRE, AGII. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar LION, CSMI, MMIX, FILM, KOBX.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Dibuka Menghijau, Tiga Saham Bank Ini Malah Berwarna Merah

IHSG Dibuka Menghijau, Tiga Saham Bank Ini Malah Berwarna Merah

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:54 WIB

IHSG Dibuka Hijau, Investor Pantau Data Ekonomi Domestik Penting.

IHSG Dibuka Hijau, Investor Pantau Data Ekonomi Domestik Penting.

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:16 WIB

Saham Bank Lapis Dua Kompak Rontok, Maybank Indonesia Ambles Paling Dalam

Saham Bank Lapis Dua Kompak Rontok, Maybank Indonesia Ambles Paling Dalam

Bisnis | Minggu, 05 Oktober 2025 | 15:16 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB