IHSG Dibuka Menghijau Tembus Level 8.200, Hari Ini Masih Tren Bullish

Achmad Fauzi

Rabu, 08 Oktober 2025 | 09:18 WIB
IHSG Dibuka Menghijau Tembus Level 8.200, Hari Ini Masih Tren Bullish
Wartawan memotret di dekat monitor pergerakan harga saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]
baca 10 detik
  • IHSG awal perdagangan Rabu melonjak 0,41 persen ke level 8.202

  • Kenaikan IHSG didukung proyeksi pertumbuhan ekonomi Asia Timur-Pasifik

  • Harga emas global tembus $4.000, didorong pencarian aset aman

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih perkasa di zona hijau pada awal perdagangan, Rabu 8 Oktober 2025. IHSG menghijau ke level 8.201.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG terus melompat naik 0,41 persen ke level 8.202

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,28 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,56 triliun, serta frekuensi sebanyak 255.300 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 273 saham bergerak naik, sedangkan 224 saham mengalami penurunan, dan 459 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, AGII, CBRE, CUAN, DCII, FILM, ICBP, INCO, INDR, LIFE, MLTP, NIKL, POLU.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Looser diantaranya, AMFG, ANJT, BBCA, CMRY, DNET, DSSA, GGRM, ITMG, JECC, MKPI, SHIP, SMIL.

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan melanjutkan tren bullish pada perdagangan Rabu (8/10/2025), setelah dibuka bervariasi di kawasan Asia pagi ini.

Analis Phillip Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.035 dan resistance 8.270, dengan peluang menguat terbuka lebar di tengah sentimen positif dari kawasan Asia Timur dan Pasifik.

baca juga

Kenaikan proyeksi ekonomi kawasan Asia Timur dan Pasifik oleh Bank Dunia menjadi salah satu pendorong sentimen positif di pasar. Dalam laporannya, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi kawasan tahun 2025 mencapai 4,8 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan 5,0 persen pada 2024.

"Vietnam diperkirakan memimpin pertumbuhan dengan 6,6 persen, diikuti Mongolia (5,9 persen) dan Filipina (5,3 persen). Sementara China, Kamboja, dan Indonesia sama-sama diproyeksikan tumbuh 4,8 persen,” tulis Phillip Sekuritas dalam riset hariannya.

Namun, di sisi lain, tekanan dari pasar global masih membayangi pergerakan IHSG. Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah semalam, dengan S&P 500 dan Nasdaq menghentikan reli tujuh hari beruntun.

Pelemahan tersebut dipicu oleh kekhawatiran terhadap margin bisnis Oracle di sektor Cloud Computing yang lebih rendah dari ekspektasi, serta kerugian dari kerja sama dengan Nvidia.

Sentimen negatif itu memunculkan kembali kekhawatiran adanya gelembung (bubble) Artificial Intelligence (AI), mirip fenomena dot-com bubble di akhir 1990-an.

Ketidakpastian politik di Amerika Serikat juga turut menekan sentimen pasar. Penutupan (shutdown) pemerintahan AS telah memasuki hari ketujuh tanpa tanda-tanda penyelesaian.

Presiden Donald Trump disebut masih mendukung langkah Partai Republik untuk tidak bernegosiasi dengan Partai Demokrat terkait subsidi layanan kesehatan.

Sementara itu, di pasar obligasi, yield Treasury AS tenor 10 tahun turun ke 4,13 persen dari sebelumnya 4,18 persen, di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memberikan sinyal kebijakan moneter yang lebih dovish dalam waktu dekat.

Di sisi komoditas, harga emas dunia menembus USD 4.000 per ons untuk pertama kalinya dalam sejarah, didorong oleh meningkatnya permintaan dari bank sentral dan investor ritel yang mencari aset aman di tengah inflasi tinggi dan ketegangan geopolitik.

“Peralihan dari aset dolar dan surat utang AS ke emas menunjukkan perubahan besar dalam strategi diversifikasi global, terutama setelah sanksi terhadap Rusia pada 2022," tulis Phillip Sekuritas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham-saham Prajogo Pangestu Paling Banyak Diburu! Cek Prediksi IHSG Hari Ini

Saham-saham Prajogo Pangestu Paling Banyak Diburu! Cek Prediksi IHSG Hari Ini

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 05:52 WIB

IHSG Sempat Cetak Rekor Level Tertinggi 8.200, Ternyata Ini Sentimennya

IHSG Sempat Cetak Rekor Level Tertinggi 8.200, Ternyata Ini Sentimennya

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 16:55 WIB

IHSG Perkasa di Sesi I, Diprediksi Sentuh Level Ini

IHSG Perkasa di Sesi I, Diprediksi Sentuh Level Ini

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:31 WIB

Terkini

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

×