Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

MedcoEnergi (MEDC) Konversi Listrik Bersih Demi Tekan Jejak Karbon

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 13 Oktober 2025 | 15:48 WIB
MedcoEnergi (MEDC) Konversi Listrik Bersih Demi Tekan Jejak Karbon
MedcoEnergi. (wikipedia.org)

Suara.com - PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) atau MedcoEnergi melaporkan pencapaiannya dalam upaya menurunkan emisi gas rumah lewat program program Optimasi Bahan Bakar Gas melalui berbagai inisiatif di seluruh aset minyak dan gasnya.

Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi, Ronald Gunawan menyebutkan langkah tersebut memperkuat  efisiensi operasional, mendukung transisi energi Indonesia, serta berkontribusi pada penurunan emisi.

"Efisiensi penggunaan gas bahan bakar dan pengurangan emisi bukan sekadar target teknis, tetapi merupakan bagian dari peta jalan keberlanjutan jangka panjang MedcoEnergi," ujar Ronald dalam keterangannya tertulisnya dikutip pada Senin (13/10/2025). 

MedcoEnergi mempertahankan skor MSCI di A dan skor perubahan iklim CDP di B untuk 2023.
MedcoEnergi mempertahankan skor MSCI di A dan skor perubahan iklim CDP di B untuk 2023.

Salah satu langkah untuk menekan emisi gas rumah kaca yakni dengan penerapan optimasi mode operasi unit Waste Heat Boiler (WHB) di lapangan Grissik, Blok Corridor, Sumatera Selatan. 

WHB sendiri merujuk pada fasilitas yang memanfaatkan panas dari gas buang proses produksi untuk menghasilkan uap, sehingga proses menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan. Lewat alat itu, perusahaan berhasil menekan emisi gas buang sekitar 19.000 tCOe per tahun.

Sementara di lapangan Natuna Offshore,  optimasi mode operasi di pada fasilitas Terubuk-Belida dilakukan dengan  pengaliran produksi tanpa menggunakan kompresor. Alahasil, menurunkan emisi gas buang sekitar 24.000 tCOe per tahun. 

Lalu untuk aset Onshore, optimasi dilakukan melalui penerapan elektrifikasi, yakni konversi pasokan listrik dari generator berbahan bakar gas ke jaringan listrik bersih PLN, serta optimasi mode operasi.

Ronald menyebut, sejak 2022 MedcoEnergi telah melakukan berbagai inisiatif secara kumulatif menurunkan konsumsi bahan bakar gas sekitar 18 MMscfd.

"Hasil ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi berkelanjutan, keunggulan operasional, dan pengembangan energi yang bertanggung jawab untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan sekaligus menurunkan jejak karbon," katanya. 

Ronald menambahkan, ke depan mereka memperkuat agenda keberlanjutan melalui peta jalan jangka menengah dan panjang, termasuk penerapan teknologi baru seperti Organic Rankine Cycle, Steam Turbine Generators, dan sistem penyimpanan energi.

"Langkah ini menegaskan peran MedcoEnergi sebagai perusahaan energi yang adaptif dan bertanggung jawab, serta berkomitmen terhadap ketahanan energi Indonesia," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Migas Hingga AMMN Dongkrak Kinerja Medco

Harga Migas Hingga AMMN Dongkrak Kinerja Medco

Bisnis | Senin, 26 Agustus 2024 | 15:42 WIB

Medco Energi Perluas Pasokan Gas Rumah Tangga dan Industri

Medco Energi Perluas Pasokan Gas Rumah Tangga dan Industri

Bisnis | Sabtu, 22 Juni 2024 | 17:27 WIB

Hijaukan Lahan Kritis, Pekerja Medco E&P Tanam Belasan Ribu Pohon

Hijaukan Lahan Kritis, Pekerja Medco E&P Tanam Belasan Ribu Pohon

Bisnis | Selasa, 28 November 2023 | 18:39 WIB

Terkini

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 18:36 WIB

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:52 WIB

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:46 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:30 WIB

GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global

GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:26 WIB

IHSG Ditutup Menguat Tipis, Sempat Tembus 7.000 Namun Tertahan Koreksi Saham Teknologi

IHSG Ditutup Menguat Tipis, Sempat Tembus 7.000 Namun Tertahan Koreksi Saham Teknologi

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:21 WIB

Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!

Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 16:34 WIB

Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?

Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 16:20 WIB

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:53 WIB