Di Tengah Krisis Energi Dunia, Otomasi Jadi Tameng Baru Ketahanan Listrik Global

Achmad Fauzi

Senin, 13 Oktober 2025 | 13:01 WIB
Di Tengah Krisis Energi Dunia, Otomasi Jadi Tameng Baru Ketahanan Listrik Global
Ilustrasi Otomasi Energi listrik. [Pexels].
baca 10 detik
  • Otomasi jaringan penting jaga stabilitas energi hadapi tantangan global. 

  • Hitachi Energy dominasi pasar otomasi jaringan global berkat portofolio lengkap. 

  • Teknologi Hitachi Energy ubah sistem konvensional menjadi smart grid tangguh.

Suara.com - Ketahanan energi global kini menghadapi tantangan besar di tengah perubahan iklim ekstrem dan ketegangan geopolitik yang mengganggu pasokan listrik di banyak negara.

Di saat banyak utilitas listrik berjuang menjaga stabilitas jaringan, teknologi otomasi muncul sebagai solusi penting untuk memastikan sistem kelistrikan tetap tangguh, efisien, dan berkelanjutan.

Perusahaan teknologi energi global Hitachi Energy menegaskan dominasinya di pasar otomasi jaringan dunia, berdasarkan laporan terbaru “Grid Automation Global Market Study 2024–2029” yang dirilis oleh lembaga riset independen ARC Advisory Group.

Ilustrasi listrik. [Unsplash]
Ilustrasi listrik. [Unsplash]

Dalam laporan tersebut, Hitachi Energy dinilai unggul berkat portofolio lengkap yang mampu membantu perusahaan listrik di berbagai negara memodernisasi jaringan mereka mengubah sistem konvensional menjadi jaringan pintar (smart grid) yang lebih tahan terhadap gangguan dan krisis energi.

"Otomasi jaringan kini menjadi elemen vital dalam mengoperasikan dan memelihara sistem kelistrikan modern," ujar Direktur Konsultasi di ARC Advisory sekaligus peneliti utama untuk otomasi jaringan, Richard Rys seperti dikutip, Senin (13/10/2025).

"Analisis pangsa pasar kami yang luas terhadap pemasok di ranah yang sangat kompetitif ini menempatkan Hitachi Energy di puncak daftar. Kami percaya warisan mendalam perusahaan di sektor energi, keahlian domain yang luas, ragam dan kedalaman solusi terintegrasi mereka, serta fokus kuat pada digitalisasi dan kemampuan AI/ML akan terus mendorong kepemimpinan mereka di industri," sambungnya.

Teknologi otomasi jaringan milik Hitachi Energy mencakup sistem kontrol dan manajemen jaringan, outage management, hingga perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mendeteksi gangguan lebih cepat serta memulihkan jaringan secara otomatis.

Solusi ini diperkuat dengan infrastruktur komunikasi nirkabel dan kabel serta remote terminal unit (RTU) yang terintegrasi, memungkinkan respons cepat di lapangan ketika terjadi gangguan daya.

Managing Director Business Unit Grid Automation di Hitachi Energy, Massimo Danieli menyebut pasar otomasi kini berada di titik penting, di mana kebutuhan akan keandalan energi meningkat seiring pesatnya elektrifikasi global dan tekanan transisi menuju energi bersih.

baca juga

"Kami bangga bekerja sama dengan pelanggan dan pelaku industri untuk menghadirkan solusi canggih yang memodernisasi infrastruktur jaringan, meningkatkan ketahanan, dan mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih bersih," jelas Danieli.

Danieli menambahkan, teknologi otomasi jaringan Hitachi Energy dirancang untuk mendukung setiap tahap siklus hidup energi mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga pemantauan waktu nyata, kontrol, proteksi, serta operasi dan pemeliharaan.

"Semua itu memastikan kinerja jaringan yang lebih aman, andal, dan berkelanjutan," katanya.

Laporan ARC Advisory juga mencatat, pertumbuhan otomasi jaringan listrik paling pesat terjadi di kawasan yang tengah membangun atau memulihkan infrastruktur pasca-bencana dan konflik.

Langkah modernisasi ini tak hanya menjaga suplai listrik tetap stabil, tetapi juga menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan energi di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Sarankan Prabowo Pakai Program Elektrifikasi Pertanian untuk Capai Ketahanan Pangan

Ekonom Sarankan Prabowo Pakai Program Elektrifikasi Pertanian untuk Capai Ketahanan Pangan

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 09:41 WIB

Pertamina Resmikan PLTS Atap Terbesar untuk Perkuat Komitmen Energi Ramah Lingkungan

Pertamina Resmikan PLTS Atap Terbesar untuk Perkuat Komitmen Energi Ramah Lingkungan

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 12:26 WIB

Pengamat Nilai Pengembangan Energi Listrik dari Panas Bumi Bisa Bantu Tingkatkan Ekonomi Daerah

Pengamat Nilai Pengembangan Energi Listrik dari Panas Bumi Bisa Bantu Tingkatkan Ekonomi Daerah

Bisnis | Selasa, 30 Juli 2024 | 17:30 WIB

Terkini

Ulasan Film Laut Bercerita: Ketika Suara Demokrasi Dibungkam dengan Paksa!

Ulasan Film Laut Bercerita: Ketika Suara Demokrasi Dibungkam dengan Paksa!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Cara Memilih Sunscreen untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Perlindungan Kulit Lebih Optimal

Cara Memilih Sunscreen untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Perlindungan Kulit Lebih Optimal

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:24 WIB

356 Perusahaan Diperiksa soal Karhutla, Jumhur Ancam Cabut Izin Korporasi Nakal!

356 Perusahaan Diperiksa soal Karhutla, Jumhur Ancam Cabut Izin Korporasi Nakal!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Mengupas Kisah Unik dan Spektakuler di Serial Love, Death & Robots Volume 3

Mengupas Kisah Unik dan Spektakuler di Serial Love, Death & Robots Volume 3

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:02 WIB

×