Lawan Praktik Bisnis Nakal, Bos MCCI: Tidak Ada Toleransi Korupsi!

Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:58 WIB
Lawan Praktik Bisnis Nakal, Bos MCCI: Tidak Ada Toleransi Korupsi!
Salah satu fasilitas pabrik milik PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI). Foto ist.
Baca 10 detik
  • PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) memperkuat komitmennya terhadap tata kelola perusahaan yang bersih dan transparan.
  • Langkah ini merupakan bagian penting dari strategi keberlanjutan MCCI untuk memperkuat aspek Governance (ESG).
  • MCCI juga menerbitkan Compliance Book dan melakukan sosialisasi rutin untuk menumbuhkan budaya kepatuhan dan memastikan tidak ada toleransi terhadap praktik korupsi dalam bisnis.

Suara.com - Di tengah tuntutan global akan tata kelola perusahaan yang bersih (good governance), PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) membuat langkah tegas. Produsen bahan kimia ini secara resmi memperkuat komitmen anti-korupsi dengan mengadopsi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2016.

Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian integral dari strategi keberlanjutan MCCI untuk memperkuat aspek Governance (G) dalam laporan ESG perusahaan.

Direktur Utama MCCI, Anang Adji Sunoto, menegaskan bahwa ini adalah upaya serius untuk menciptakan budaya kepatuhan di seluruh lini.

"Kita memang sudah memiliki Standard Operating Procedure (SOP) dan kebijakan yang mencantumkan larangan gratifikasi serta prinsip anti-penyuapan. Kita akan terus comply prosedur yang kami miliki agar sesuai dengan penerapan ISO 37001:2016," ujar Anang dalam keterangan resminya, Rabu (15/10/2025).

Anang menjelaskan, penguatan kebijakan internal dan penyesuaian dengan standar ISO 37001:2016 adalah pondasi untuk membangun tata kelola yang berintegritas. Ia menekankan bahwa keberlanjutan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja lingkungan atau sosial, tetapi juga dari seberapa kuat integritas dan transparansi dijalankan.

Sebagai wujud nyata, MCCI telah menerbitkan Compliance Book yang berfungsi sebagai pedoman perilaku etis bagi seluruh karyawan. Dokumen ini secara jelas melarang penyuapan dan gratifikasi dalam setiap interaksi bisnis.

“Langkah ini membantu kami membangun lingkungan kerja yang transparan dan berintegritas tinggi, sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan, mitra, dan pemangku kepentingan terhadap komitmen MCCI dalam menjalankan bisnis yang bersih,” tambah Anang.

Untuk memastikan sistem ini berjalan efektif, MCCI rutin melakukan sosialisasi dan pelatihan internal mengenai risiko penyuapan dan pentingnya pelaporan dini. Dengan adanya sistem yang terstandar dan terukur, Anang menegaskan, "Kami ingin memastikan tidak ada toleransi terhadap praktik korupsi dan penyuapan dalam bentuk apa pun.” MCCI kini berada di garis depan industri kimia yang menjunjung tinggi responsible governance.

Baca Juga: KPK Lakukan Kajian Program Makan Bergizi Gratis untuk Cegah Korupsi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI