Investasi Asing di RI Makin Loyo di Dua Kuartal Terakhir, Ini Kata Rosan Roeslani

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 10:42 WIB
Investasi Asing di RI Makin Loyo di Dua Kuartal Terakhir, Ini Kata Rosan Roeslani
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani/(Dokumentasi Kementerian Investasi/BKPM).
Baca 10 detik
  • Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia dilaporkan turun dalam dua kuartal berturut-turut dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Realisasi PMA tercatat hanya Rp212 triliun, turun 8,9% dari periode yang sama tahun lalu.
  • Menteri Investasi Rosan Roeslani menuding tingginya tensi geopolitik dan perang dagang global sebagai biang keladinya.

Suara.com - Indonesia menghadapi tantangan serius di sektor investasi asing. Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia dilaporkan turun dalam dua kuartal berturut-turut dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada kuartal III-2025, realisasi PMA tercatat hanya Rp212 triliun, turun 8,9% dari periode yang sama tahun lalu.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengakui adanya penurunan tahunan (year-on-year) ini. Ia menuding tingginya tensi geopolitik dan perang dagang global sebagai biang keladinya.

"Kita ketahui memang tantangan global kan masih ada. Kemarin-kemarin kalau kita lihat, ini kan laporan triwulan III dari bulan Juli, Agustus, September. Di dalam tiga bulan ini kan kita lihat tensi dari potensi trade war, potensi dari perang juga masih ada," kata Rosan dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2025).

Meskipun investasi asing sedang lesu, Rosan optimistis karena investasi domestik atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menunjukkan kinerja yang luar biasa.

PMDN pada kuartal III-2025 melonjak hingga Rp279,4 triliun, naik signifikan sebesar 40,53% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja PMDN yang dominan ini membuat total realisasi investasi di Kuartal III mencapai Rp491,4 triliun, dengan kontribusi PMDN sebesar 56,9%.

"Pertumbuhan ini cepat karena mereka ada confidence juga, kalau nggak ada confidence kan nggak mungkin mereka melakukan investasi yang di dalam negeri," ujar Rosan.

Rosan juga menyoroti bahwa secara absolut, PMA sebenarnya tetap tumbuh secara kuartalan (quarter-to-quarter), dari Rp202,2 triliun di kuartal II menjadi Rp212 triliun di kuartal III. Namun, pemerintah menyadari kunci masuknya investasi asing adalah kestabilan, rule of law, dan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga: Penerapan Izin Investasi "Fiktif Positif" Terkendala Sistem di Daerah, Rosan: PR-nya Tidak Mudah!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI