Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

PTBA: Proyek DME Mulai 2026, Butuh Rp 40 Triliun untuk Bangun Pabrik

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 20 Oktober 2025 | 18:54 WIB
PTBA: Proyek DME Mulai 2026, Butuh Rp 40 Triliun untuk Bangun Pabrik
PT Bukit Asam (PTBA) akan mulai menggarap proyek DME mulai 2026 mendatang. [Dok PTBA]
  • PTBA akan mulai mengembangkan proyek DME mulai 2026.
  • Sudah menyiapkan 800 juta ton batu bara untuk hilirisasi, termasuk DME.
  • PTBA membutuhkan investasi Rp 40 triliun untuk membangun DME. Masih berembuk dengan Danantara terkait skala ekonomi proyek raksasa ini.

Suara.com - Proyek gasifikasi batu bara menjadi dimetil eter atau DME ditargetkan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mulai digarap pada 2026. Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto menyebut gasifikasi batu bara menjadi salah satu bagian program hilirisasi yang mereka canangkan.

Turino, yang ditemui dalam agenda diskusi yang digelar Danantara dengan HIPMI di Jakarta pada Senin (20/10/2025), mengatakan peletakan batu pertama untuk proyek ambisius itu akan dimulai tahun depan.

"(Tahun depan) mulai groundbreaking, Insya-Allah," ujar Turino.

"Semoga-moga kalau enggak ada halangan, saya kira tahun depan sudah bisa mulai (coal to DME)," lanjut dia.

Dia mengatakan PTBA telah mengalokasikan sebesar 800 juta ton dari 2,9 miliar ton cadangan batu bara yang tersedia untuk program hilirisasi ini.

Sebanyak 800 juta ton batu bara itu berada di Sumatera Selatan. Cadangan itu bukan hanya untuk DME, tetapi untuk produk turunan batu bara lainnya seperti amonia, metanol hingga kalium humat.

Khusus untuk kebutuhan DME, disebutnya dibutuhkan batu bara sekitar 5-6 juta ton per tahun.

"Jadi no issue untuk cadangan, kita siap bergerak," katanya.

Sebagai tindak lanjut dari program hilirisasi itu, PTBA akan membangun pabrik DME berskala besar.

Adapun dana yang dibutuhkan untuk pembangunan pabrik itu sebesar 2,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 40 triliun. Pabrik itu rencananya dibangun di kawasan Bukit Asam Coal Based Industrial Estate (BACBIE) di Sumatera Selatan dengan luas 600 hektar.

Meski demikian, Turino mengakui pihaknya ini sedang bergenosiasi dengan Danantara terkait skala ekonomi DME. Apa lagi mengingat investasi yang sangat besar, sementara pasar yang tersedia terbatas.

Turino menerangkan, PTBA sebagai BUMN harus melihat dari dua sisi, yakni sebagai perusahaan dan perwakilan pemerintah. Sebagai negara, ia berkata, proyek DME akan menguntungkan karena memperkuat ketahanan energi.

"Tapi sebagai korporasi, kami sebagai perusahaan Tbk (terbuka) harus menghitung aksi-aksi korporasi yang menguntungkan. Keekonomian bergantung harga batu bara, Capex investasinya, dan harga jualnya. Ini kami lagi berembuk dengan Danantara," beber Turino.

Tetapi ketika ditanya, apakah Danantara akan berinvestasi di proyek raksasa ini, Turino, mengaku belum tahu.

"Belum tahu kalau itu. Yang penting kami dari PTBA sudah menyiapkan cadangan, partner teknologi kita siapkan, kawasan industri kita siapkan. Yang beli kan Pertamina, DME ini," ujar dia.

Sebelumnya PTBA sempat sudah sepakat dengan perusahaan asal Amerika Serikat, Air Products & Chemicals Inc untuk mengembangkan DME. Air Products hengkang pada 2023 lalu dan proyek tersebut terus tertunda realisasinya.

PTBA sempat mengatakan ada beberapa perusahaan China yang tertarik mengisi tempat Air Products, tetapi Turino mengatakan hingga saat ini belum ada nama yang bisa disebut.

"Enggak spesifik itu," kata Turino sembari menerangkan bahwa di China hilirisasi batu bara sudah berkembang dengan saat pesat.

"Di sana sudah jalan 20-30 tahun lalu. China udah duluan menjalankan itu dan sekarang ini kompetitif di industri," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Direksi dan Komisaris PTBA Dirombak, Arsal Ismail Tetap Jadi Dirut

Direksi dan Komisaris PTBA Dirombak, Arsal Ismail Tetap Jadi Dirut

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 21:16 WIB

Gasifikasi Batu Bara: Terobosan Energi atau Perjudian Rp180 Triliun?

Gasifikasi Batu Bara: Terobosan Energi atau Perjudian Rp180 Triliun?

Your Say | Kamis, 13 Maret 2025 | 14:06 WIB

PTBA Kantongi Rp30 T di Kuartal III-2024, Tapi Laba Malah Anjlok

PTBA Kantongi Rp30 T di Kuartal III-2024, Tapi Laba Malah Anjlok

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2024 | 14:33 WIB

Bukit Asam (PTBA) Mampu Pertahankan Kinerja dengan Genjot Produksi dan Penjualan Batu Bara

Bukit Asam (PTBA) Mampu Pertahankan Kinerja dengan Genjot Produksi dan Penjualan Batu Bara

Bisnis | Senin, 27 November 2023 | 12:53 WIB

Ada PLTS Bukit Asam, Petani Tetap Garap Sawah Saat Kemarau Panjang

Ada PLTS Bukit Asam, Petani Tetap Garap Sawah Saat Kemarau Panjang

Bisnis | Senin, 27 November 2023 | 12:27 WIB

Terkini

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:48 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB