Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Danantara Bersiap Terbang ke China Nego Utang Whoosh, Bunga dan Tenor Jadi Taruhan

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:59 WIB
Danantara Bersiap Terbang ke China Nego Utang Whoosh, Bunga dan Tenor Jadi Taruhan
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kiri) dan Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria (kanan) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10/2025) (ANTARA/Bayu Saputra)
  • Tim dari pemerintah dan Danantara akan berangkat ke China untuk menegosiasikan ulang utang proyek Whoosh
  • Di tengah lilitan utang pembangunan, operasional KCIC sebenarnya sudah untung dengan jumlah penumpang mencapai 30 ribu per hari dan EBITDA yang positif
  • Pemerintah sedang mempertimbangkan beberapa skema penyelesaian utang jangka panjang, termasuk pemisahan aset infrastruktur dan operasional atau menjadikannya Badan Layanan Umum (BLU)

Suara.com - Pemerintah Indonesia bersiap kembali terbang ke China untuk melobi restrukturisasi utang jumbo proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh. Negosiasi alot ini menjadi pertaruhan nasib keuangan proyek strategis nasional yang kini operasionalnya sudah positif namun masih terbelit utang pembangunan.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengonfirmasi bahwa proses negosiasi masih terus berjalan alot. Sebuah tim khusus yang terdiri dari unsur pemerintah dan Danantara akan segera berangkat untuk melanjutkan pembahasan langsung dengan pemerintah China dan mitra konsorsium.

"Terus kita bernegosiasi, kami akan berangkat lagi (ke China) untuk bernegosiasi mengenai term dan pinjamannya. Ini menjadi poin negosiasi berkaitan sama jangka waktu pinjaman, suku bunga, dan kemudian ada beberapa mata uang yang juga akan kita diskusikan dengan mereka," kata Dony di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Tim negosiator saat ini tengah mengatur jadwal keberangkatan dan berkoordinasi dengan Menko Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, untuk mematangkan strategi lobi. Tiga aspek utama yang menjadi fokus utama dalam restrukturisasi ini adalah perpanjangan jangka waktu pinjaman, penurunan tingkat suku bunga, dan penyesuaian mata uang pinjaman.

Di tengah upaya negosiasi, pemerintah juga tengah mengkaji sejumlah opsi terbaik untuk penyelesaian masalah keuangan KCIC secara jangka panjang. Salah satu skema yang dipertimbangkan adalah pemisahan antara aset infrastruktur dan operasional kereta, atau melimpahkan sebagian aset menjadi milik negara seperti badan layanan umum (BLU).

"Kita tidak ingin opsi A, B, atau C. Pak Rosan juga sudah menyampaikan, ini akan kita kaji. Tentu dalam kajian itu ada beberapa opsi, masing-masing tentu ada plus minusnya. Nah, semua alternatif ini nanti akan kita sajikan, dan mana yang terbaik," jelas Dony sebagaimana dilansir Antara.

Meskipun terbelit utang pembangunan, Dony menegaskan bahwa secara operasional, kinerja Whoosh sangat positif. Jumlah penumpang harian stabil di angka 20-30 ribu orang, dan pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) juga tercatat positif.

"EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) KCIC juga positif itu, tinggal masalah utang pembangunan yang lalu, yang ini tentu ada opsi, beberapa opsi dan kita pastikan tentunya ini opsi yang terbaik," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan juga telah memberi sinyal bahwa Presiden Prabowo Subianto akan segera menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) khusus untuk menyelesaikan polemik utang KCIC ini.

Total investasi proyek KCIC mencapai 7,27 miliar dolar AS atau sekitar Rp120,38 triliun, dengan 75% di antaranya berasal dari pinjaman China Development Bank (CDB) berbunga 2% per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Getol Bongkar Borok Proyek Whoosh, Siapa Agus Pambagio? Ini Profil dan Pendidikannya

Getol Bongkar Borok Proyek Whoosh, Siapa Agus Pambagio? Ini Profil dan Pendidikannya

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:48 WIB

Dugaan Skandal Kereta Cepat Whoosh, Jepang Sengaja Dilibatkan untuk 'Goreng' Harga?

Dugaan Skandal Kereta Cepat Whoosh, Jepang Sengaja Dilibatkan untuk 'Goreng' Harga?

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:14 WIB

Akademisi Bongkar Dugaan Skandal Whoosh Era Jokowi: Proyek Molor, Anggaran Bengkak

Akademisi Bongkar Dugaan Skandal Whoosh Era Jokowi: Proyek Molor, Anggaran Bengkak

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:41 WIB

Adian Napitupulu 'Sentil' Proyek Whoosh: Bongkar Biaya Bengkak, Siapa yang Negosiasi Awal?

Adian Napitupulu 'Sentil' Proyek Whoosh: Bongkar Biaya Bengkak, Siapa yang Negosiasi Awal?

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:16 WIB

Polemik Utang Hingga Dugaan Markup Whoosh, PDIP Tugaskan Fraksi Lakukan Kajian

Polemik Utang Hingga Dugaan Markup Whoosh, PDIP Tugaskan Fraksi Lakukan Kajian

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 23:31 WIB

Utang Kereta Cepat Whoosh Direstrukturisasi

Utang Kereta Cepat Whoosh Direstrukturisasi

Foto | Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:52 WIB

Istana Beri Sinyal Mobil Nasional Masuk PSN, Danantara Siap Jalankan Proyek?

Istana Beri Sinyal Mobil Nasional Masuk PSN, Danantara Siap Jalankan Proyek?

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:02 WIB

Terkini

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:08 WIB

Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun

Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:59 WIB

Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK

Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:46 WIB