Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bahlil Tak Ambil Pusing Soal Tambang Emas di Mandalika: Proses Hukum Aja!

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:34 WIB
Bahlil Tak Ambil Pusing Soal Tambang Emas di Mandalika: Proses Hukum Aja!
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Menteri ESDM serahkan tambang ilegal ke penegak hukum yang berwenang.

  • KPK temukan tambang emas ilegal dekat Mandalika produksi tiga kilogram sehari.

  • KPK menyoroti sulitnya penegakan hukum dan dugaan manipulasi wilayah tambang.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tidak ambil pusing dengan adanya penemuan tambang ilegal di kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurutnya, pemerintah hanya mengurusi pertambangan yang telah memiliki izin. Jika memang, pertambangan itu ilegal, maka dia serahkan ke penegak hukum.

"ESDM itu mengelola tambang yang ada izinnya. Kalau nggak ada izinnya, proses hukum aja," ujar Bahlil saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Jajaran Polres Pasaman Barat saat patroli penertiban penambangan emas tanpa izin di Jorong Taming Julu Nagari Batahan Utara Kecamatan Ranah Batahan, Rabu (1/11/2023). [Dok.Antara]
Jajaran Polres Pasaman Barat saat patroli penertiban penambangan emas tanpa izin di Jorong Taming Julu Nagari Batahan Utara Kecamatan Ranah Batahan, Rabu (1/11/2023). [Dok.Antara]

Namun demikian, Bahlil mengaku, tidak tahu-menahu soal tambang ilegal tersebut. Sebab, dirinya belum mendapatkan laporan terhadap penambangan emas ilegal itu.

"Kita juga nggak mau terlalu main-main lah urus negara ini ya," imbuh Ketua Umum Partai Golkar.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyoroti maraknya aktivitas tambang emas ilegal di sekitar kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari hasil pantauan langsung di lapangan, lembaga antirasuah ini menemukan adanya penambangan emas ilegal dengan produksi mencapai 3 kilogram per hari hanya dalam jarak sekitar satu jam dari Mandalika.

“Kami ambil gambar ini pada 4 Oktober 2024. Lokasinya hanya satu jam dari Mandalika, ada di Lombok. Ini tambang emas ilegal, produksinya tiga kilogram per hari. Kami ambil dengan drone, dan di sebelahnya ada kolam sianida dari China. Kami lihat langsung,” ujar Ketua Satgas Penceahan Wilayah V KPK Dian Patria dalam acara Minerba Covex.

Menurutnya, temuan tersebut langsung dikomunikasikan dengan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Namun, upaya penegakan hukum di lokasi tersebut diakui sangat sulit.

"Kami koordinasi langsung dengan Ditjen Gakkum, tapi tidak mudah penegakan hukum di sini. Sangat tidak mudah. Dan yang seperti ini banyak, bahkan ada yang lebih besar lagi di Pulau Buruh, Pulau Wai, Kerom, hingga Biak Utara," ungkapnya.

KPK juga mengungkap adanya dugaan upaya untuk memasukkan wilayah tambang ilegal tersebut ke dalam Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), padahal secara aturan lokasi itu tidak memenuhi kriteria.

"Ini sebenarnya tidak masuk, tapi ada narasi mau dibikin masuk. Pertanyaannya, rakyat yang mana? Rakyat yang kami temui di sana bahkan tidak bisa bahasa Indonesia, saya tidak tahu dari mana asalnya," kata Dian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib BBM SPBU Swasta Masih Belum Final, ESDM Sebut BU-Pertamina Masih Negosiasi

Nasib BBM SPBU Swasta Masih Belum Final, ESDM Sebut BU-Pertamina Masih Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 13:47 WIB

Pemerintah Wajibkan BBM dengan Campuran E10 Mulai 2027

Pemerintah Wajibkan BBM dengan Campuran E10 Mulai 2027

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 12:28 WIB

Setahun Berdampak: Listrik Desa Hadirkan Terang dan Harapan ke Pelosok Negeri

Setahun Berdampak: Listrik Desa Hadirkan Terang dan Harapan ke Pelosok Negeri

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 14:54 WIB

Terkini

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB