Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Genjot Pemanfaatan EBT, RI Targetkan 60 Persen Listrik dari Sumber Terbarukan

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:37 WIB
Genjot Pemanfaatan EBT, RI Targetkan 60 Persen Listrik dari Sumber Terbarukan
Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan pihaknya akan kembali bertemu dengan perwakilan SPBU swasta pada Jumat sore (3/10/2025). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
  • Pemanfaatan EBT baru 15 GW, kecil dibandingkan potensi 3600 GW.

  • Porsi EBT ditargetkan mencapai 40 persen dalam bauran energi 2040.

  • Pemerintah tingkatkan produksi migas, targetkan 75 wilayah kerja baru.

Suara.com - Pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) di dalam negeri masih minim. Belum banyak pihak yang mulai masuk dalam pengembangan EBT.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengungkap Indonesia baru berhasil merealisasikan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) sebesar 15 gigawatt (GW).  

"Porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional telah mencapai 16 persen," ujar Laode pada forum Singapore International Energy Week (SIEW) 2025 Summit di Singapura yang dikutip Rabu (29/10/2025). 

Ilustrasi Transisi Energi, Energi Baru dan Terbarukan. [Dok Pertamina NRE].
Ilustrasi Transisi Energi, Energi Baru dan Terbarukan. [Dok Pertamina NRE].

Dia menilai, angka itu tergolong kecil, jika dibandingkan dengan potensi EBT yang dimiliki Indonesia sebesar 3600 gigawatt. 

Karenanya, bilang Laode, pemerintah tengah mempercepat transisi menuju energi bersih. Beberapa upaya itu di antaranya pengembangan tenaga air, panas bumi, surya, bioenergi, serta implementasi biodiesel B40 tahun ini dan B50 pada 2026.

Kementerian ESDM pun memasang target, porsi EBT pada 2040 sudah harus mencapai  40 persen. 
"Kami menargetkan peningkatan menjadi 36 hingga 40 persen pada 2040," katanya. 

Di sisi lain dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 memproyeksikan tambahan kapasitas sebesar 69 gigawatt. 

"Di mana lebih dari 60 persennya akan bersumber dari energi terbarukan dan sistem penyimpanan energi,” jelas Laode. 

Pada kesempatan itu, Laode juga memaparkan pencapaian produksi minyak dan gas dalam negeri. Pemerintah, katanya, tengah berupaya meningkatkan produksi melalui penerapan teknologi yang lebih bersih serta penguatan kerjasama eksplorasi. 

Kementerian ESDM mencatat, hingga September 2025, produksi minyak Indonesia mencapai sekitar 605 ribu barel per hari. Sementara produksi gas bumi stabil di kisaran 6,8 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD). Pemerintah pun memasang target peningkatan produksi 12 BSCFD pada 2030.

"Untuk mencapai target tersebut, Indonesia tengah menjalankan program eksplorasi komprehensif yang akan menawarkan 75 wilayah kerja migas baru pada periode 2025–2027," kata Laode. 

"Kami juga mengoptimalkan produksi melalui penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery serta reaktivasi sumur dan lapangan idle bersama kontraktor dan mitra,” sambungnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soroti Listrik di Daerah 3T, Bahlil: Nasionalisme Masyarakat Jangan Berkurang!

Soroti Listrik di Daerah 3T, Bahlil: Nasionalisme Masyarakat Jangan Berkurang!

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:32 WIB

Tak Mau Ceplas-ceplos Lagi! Menkeu Purbaya: Nanti Saya Dimarahin!

Tak Mau Ceplas-ceplos Lagi! Menkeu Purbaya: Nanti Saya Dimarahin!

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:54 WIB

Bahlil Salurkan Listrik dan Resmikan PLTMH di 3 Wilayah

Bahlil Salurkan Listrik dan Resmikan PLTMH di 3 Wilayah

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:30 WIB

Terkini

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB