Danantara Sebut Ekspatriat di Garuda Indonesia Bawa Contoh Sukses yang Wajib Ditiru

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 31 Oktober 2025 | 14:46 WIB
Danantara Sebut Ekspatriat di Garuda Indonesia Bawa Contoh Sukses yang Wajib Ditiru
Managing Director, Stakeholder Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas. Foto Fadil-Suara.com
  • Keputusan PT Garuda Indonesia merekrut warga negara asing (WNA) atau ekspatriat untuk mengisi posisi manajemen mendapat pembelaan dari Danantara.
  • Lembaga pengelola aset negara ini menilai kehadiran tenaga profesional asing adalah langkah strategis, bukan masalah.
  • Danantara menegaskan bahwa ekspatriat direkrut karena merupakan tenaga profesional yang dapat membawa perubahan positif. 

Suara.com - Keputusan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) merekrut warga negara asing (WNA) atau ekspatriat untuk mengisi posisi manajemen mendapat pembelaan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Lembaga pengelola aset negara ini menilai kehadiran tenaga profesional asing adalah langkah strategis, bukan masalah.

Managing Director, Stakeholder Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, menegaskan bahwa ekspatriat direkrut karena merupakan tenaga profesional yang dapat membawa perubahan positif dan road map kesuksesan yang sudah teruji.

"Dia (ekspatriat) profesional, tak urus negara, tak ambil kebijakan politik buat negara ini, tak ganggu, justru membawa sebuah contoh road map yang pernah dijalani untuk di tiru dan di gugu," ujar Rohan Hafas di Kantornya, Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Rohan juga menekankan bahwa secara hukum, perekrutan ekspatriat untuk posisi direksi diperbolehkan. Ia menggarisbawahi bahwa merekrut tenaga asing adalah hal yang lumrah di banyak industri, terutama yang membutuhkan keahlian spesifik.

"Jadi asing ada klausul secara legal diperbolehkan, bisa mengangkat," imbuhnya.

Ia mencontohkan, banyak sektor di Indonesia yang bergantung pada keahlian asing, seperti industri penerbangan dan pertambangan.

"Pilot-pilot banyak ekspat di seluruh dunia, Indonesia juga banyak (ekspatriat). (Industri) mining banyak ekspat China dan lain-lain. Artinya kita kok memulai ekspat sebagai sebuah apa ya, namanya kan seperti sekarang bersaing ya," tegas Rohan, menekankan pentingnya daya saing global.

Secara spesifik, Rohan menambahkan bahwa Garuda Indonesia sangat membutuhkan perbaikan manajemen. Oleh karena itu, merekrut sosok yang dianggap memiliki kemampuan teruji untuk memperbaiki kinerja perusahaan adalah suatu keharusan, terlepas dari kewarganegaraannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Danantara: Krakatau Steel Banyak Utang dan Tak Pernah Untung

Cerita Danantara: Krakatau Steel Banyak Utang dan Tak Pernah Untung

Bisnis | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 14:25 WIB

Jerat Utang Whoosh: DPD Peringatkan PT KAI di Ambang Krisis, Kualitas Layanan Terancam Anjlok

Jerat Utang Whoosh: DPD Peringatkan PT KAI di Ambang Krisis, Kualitas Layanan Terancam Anjlok

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:44 WIB

Ekonom Sebut Danantara 'Duitnya Mepet', Negara Siap-siap Menalangi Utang Whoosh

Ekonom Sebut Danantara 'Duitnya Mepet', Negara Siap-siap Menalangi Utang Whoosh

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:41 WIB

Terkini

Operasional BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI Selama Libur Nyepi dan Idulfitri

Operasional BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI Selama Libur Nyepi dan Idulfitri

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:25 WIB

Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah

Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:13 WIB

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:05 WIB

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:27 WIB

Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:03 WIB

Jasamarga Tambah Lajur Contraflow Jadi Tiga di Kamis Sore, Pemudik Meningkat 7 Persen

Jasamarga Tambah Lajur Contraflow Jadi Tiga di Kamis Sore, Pemudik Meningkat 7 Persen

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:28 WIB

Jumlah Kendaraan di Ruas Tol JakartaCikampek Meningkat

Jumlah Kendaraan di Ruas Tol JakartaCikampek Meningkat

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:55 WIB

Bayar Zakat Tak Perlu Ribet di BRImo, Cek di Sini Cara dan Pilihan Lembaganya

Bayar Zakat Tak Perlu Ribet di BRImo, Cek di Sini Cara dan Pilihan Lembaganya

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:31 WIB

Hari Raya Nyepi 1948 Saka: BRI Hadirkan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Bali

Hari Raya Nyepi 1948 Saka: BRI Hadirkan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Bali

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:09 WIB

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:00 WIB