Jerat Utang Whoosh: DPD Peringatkan PT KAI di Ambang Krisis, Kualitas Layanan Terancam Anjlok

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:44 WIB
Jerat Utang Whoosh: DPD Peringatkan PT KAI di Ambang Krisis, Kualitas Layanan Terancam Anjlok
Ilustrasi Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Beban utang triliunan Whoosh disebut menyedot laba PT KAI, mengancam kualitas pelayanan publik.

  • DPD RI usulkan restrukturisasi dengan memisahkan operasional Whoosh dari PT KAI ke Danantara.

  • Perpanjangan jalur ke Surabaya ditolak sebelum masalah utang dan dugaan korupsi proyek diusut tuntas.

Suara.com -  Anggota DPD RI asal Jawa Tengah, Abdul Kholik, mendesak adanya restrukturisasi darurat terhadap utang Proyek Kereta Cepat Whoosh yang kini menjadi beban berat bagi BUMN tersebut.

Menurutnya, insiden anjloknya kereta api baru-baru ini bukanlah sekadar kecelakaan teknis, melainkan sebuah indikator krusial dari masalah sistemik yang lebih dalam keuangan PT KAI yang kian tergerus untuk menalangi kewajiban utang Whoosh.

"Kasus anjloknya kereta api menjadi salah satu indikator penting bahwa ada masalah serius di PT KAI akibat beban Whoosh. Ini karena setiap tahun PT KAI dibebani membayar hingga triliunan rupiah. Jumlah ini sangat besar dan hampir semua keuntungan PT KAI tersedot ke sana," kata Abdul Kholik dalam keterangannya, Rabu (29/10/2025).

Sebagai anggota Komite Bidang Transportasi DPD RI, Kholik tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga menawarkan solusi konkret untuk memulihkan kesehatan keuangan KAI.

Ia mengusulkan sebuah langkah korporasi yang radikal: mengeluarkan operasional Whoosh dari tubuh KAI dan menyerahkannya kepada entitas lain, seperti Danantara, untuk mengelola beban utangnya secara terpisah.

"Akan lebih baik apabila pengoperasian Woosh dikeluarkan dari PT KAI dan dibentuk badan usaha sendiri di bawah Danantara," ungkapnya.

Lebih jauh, Senator Jawa Tengah ini secara tegas menolak wacana perpanjangan jalur Kereta Cepat Whoosh hingga ke Surabaya. Penolakan ini bukan tanpa syarat.

Menurutnya, sebelum berbicara tentang ekspansi, masalah fundamental terkait beban utang dan indikasi korupsi dalam proyek awal harus dituntaskan terlebih dahulu melalui investigasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami menolak Whoosh diperpanjang sebelum urusan beban dan indikasi korupsi dalam proyek pembangunan kereta api dituntaskan. Maka KPK mulai saat ini harus mengusut dan memastikannya," katanya. "Pengusutan proyek Whoosh penting agar kasus yang sama tidak terulang lagi ketika diperpanjang sampai Surabaya," sambungnya.

baca juga

Kholik memperingatkan, jika kondisi ini dibiarkan berlarut, dampaknya akan sangat merugikan publik.

Kemampuan KAI untuk berekspansi, seperti mereaktivasi jalur lama atau membangun jalur ganda di selatan Jawa, akan lumpuh. Lebih parah lagi, kualitas layanan yang selama ini menjadi andalan KAI terancam mengalami degradasi serius.

"Selain kalau terus dibebani utang kereta api cepat Whoosh, maka saya khawatir kualitas kinerja PT KAI yang selama ini sudah memuaskan publik, akan mengalami penurunan yang serius," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Turun Gunung Bereskan Polemik Utang Whoosh

Prabowo Turun Gunung Bereskan Polemik Utang Whoosh

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:34 WIB

Jokowi Klaim Proyek Whoosh Investasi Sosial, Tapi Dinikmati Kelas Atas

Jokowi Klaim Proyek Whoosh Investasi Sosial, Tapi Dinikmati Kelas Atas

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 19:57 WIB

Kontroversi Utang Whoosh: Projo Dorong Lanjut ke Surabaya, Ungkit Ekonomi Jawa 3 Kali Lipat

Kontroversi Utang Whoosh: Projo Dorong Lanjut ke Surabaya, Ungkit Ekonomi Jawa 3 Kali Lipat

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 19:02 WIB

Terkini

Dasco Minta Kritik Malaysia dan Singapura soal Kabut Asap Dijawab dengan Kerja yang Dapat Diuji

Dasco Minta Kritik Malaysia dan Singapura soal Kabut Asap Dijawab dengan Kerja yang Dapat Diuji

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Sanjie Rilis 'Pertemuan Berikutnya': Kidung Hangat tentang Berpisah dan Mendewasa

Sanjie Rilis 'Pertemuan Berikutnya': Kidung Hangat tentang Berpisah dan Mendewasa

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Sisi Gelap Tren Thrifting: Niat Kurangi Limbah, Malah Nimbun Baju Bekas

Sisi Gelap Tren Thrifting: Niat Kurangi Limbah, Malah Nimbun Baju Bekas

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Jennifer Bachdim Jelang 40 Tahun, Kulit Terawat dan Pesona Elegannya di JFW 2027 Mencuri Perhatian

Jennifer Bachdim Jelang 40 Tahun, Kulit Terawat dan Pesona Elegannya di JFW 2027 Mencuri Perhatian

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:52 WIB

Viral Ditonton 30 Juta Kali, Nadia Omara KHW Part 400 Bahas Apa? Ini Link Nontonnya

Viral Ditonton 30 Juta Kali, Nadia Omara KHW Part 400 Bahas Apa? Ini Link Nontonnya

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ribuan Massa Kepung Bundaran HI, Lima Tuntutan Dibawa dalam Aksi #IndonesiaSadar

Ribuan Massa Kepung Bundaran HI, Lima Tuntutan Dibawa dalam Aksi #IndonesiaSadar

Foto | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:51 WIB

5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam

5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Pemerintah Hormati Aksi Demonstrasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Tangani Isu Lingkungan hingga HAM

Pemerintah Hormati Aksi Demonstrasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Tangani Isu Lingkungan hingga HAM

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Yogyakarta Memanas, Terdengar Sejumlah Suara Petasan

Peringatan Sumpah Pemuda di Yogyakarta Memanas, Terdengar Sejumlah Suara Petasan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:43 WIB

×