Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Indonesia Nego Habis-habisan dengan AS! Target Tarif 0 Persen untuk Sawit, Kakao, Hingga Karet

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 01 November 2025 | 10:43 WIB
Indonesia Nego Habis-habisan dengan AS! Target Tarif 0 Persen untuk Sawit, Kakao, Hingga Karet
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di kantornya pada Senin (13/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan negosiasi dagang krusial dengan Amerika Serikat (AS) dalam upaya mendapatkan tarif 0 persen.
  • Sejumlah produk komoditas seperti kelapa sawit, kakao, karet, hingga produk mineral menjadi incarannya.
  • Menkeo Airlangga mengungkapkan bahwa perundingan lanjutan dengan AS akan segera digelar setelah KTT APEC di Korea Selatan.

Suara.com - Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan negosiasi dagang krusial dengan Amerika Serikat (AS) dalam upaya mendapatkan tarif 0 persen untuk sejumlah komoditas andalan, termasuk kelapa sawit, kakao, karet, hingga produk mineral.

Negosiasi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mengamankan pasar AS di tengah tantangan proteksionisme global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa perundingan lanjutan dengan AS akan segera digelar setelah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Korea Selatan berakhir.

“Negosiasi dengan Amerika kita akan lanjutkan sesudah APEC ini. Komoditas yang di-nol-kan hampir sama dengan Malaysia yang tidak bisa diproduksi Amerika Serikat, sawit, cocoa, rubber, dan lainnya,” ujar Menko Airlangga dalam keterangan tertulis, Jumat (31/10/2025).

Meskipun Indonesia berjuang mendapatkan tarif 0% untuk produk unggulan, Airlangga menegaskan bahwa diskon tarif sebesar 19 persen yang diberikan AS untuk Indonesia sudah bersifat final. Artinya, negosiasi lanjutan hanya berfokus pada pengecualian komoditas tertentu.

Namun, isu terbesar yang dihadapi Indonesia ternyata bukan lagi soal tarif, melainkan hambatan non-tarif (non-tariff barrier).

"Yang 19% sudah final. Jadi tinggal mencari komoditas-komoditas yang dikecualikan. Dan yang kedua, yang paling banyak bukan mengenai tarif, tapi non-tariff barrier," tegas Airlangga, mengindikasikan bahwa perundingan akan lebih alot pada aspek standar keberlanjutan, lingkungan, dan regulasi produk.

Khusus untuk komoditas mineral kritis (critical mineral), negosiasi akan dilakukan dalam forum yang terpisah. Mineral ini menjadi penting karena berhubungan langsung dengan rantai pasok global (terutama untuk baterai kendaraan listrik dan teknologi tinggi).

Airlangga menjelaskan bahwa pembahasan mineral kritis akan fokus pada isu supply chain dan akan disebut sebagai industrial communitie dalam pernyataan bersama (joint statement), mencerminkan upaya Indonesia untuk mengintegrasikan diri lebih dalam ke dalam ekosistem industri AS.

baca juga

Menurut Airlangga keberhasilan negosiasi ini akan sangat menentukan daya saing produk ekspor Indonesia di pasar Paman Sam, sekaligus menjadi validasi atas upaya Indonesia menembus benteng-benteng regulasi protektif AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Solid: Investasi Tembus Rp1.434 T, Konsumsi Tetap Kuat

Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Solid: Investasi Tembus Rp1.434 T, Konsumsi Tetap Kuat

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 08:07 WIB

Indonesia Ngebut Kejar Tarif Nol Persen dari AS, Bidik Kelapa Sawit Hingga Karet!

Indonesia Ngebut Kejar Tarif Nol Persen dari AS, Bidik Kelapa Sawit Hingga Karet!

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:43 WIB

Prabowo Turun Gunung Bereskan Polemik Utang Whoosh

Prabowo Turun Gunung Bereskan Polemik Utang Whoosh

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:34 WIB

Terkini

7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu

7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik

Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:40 WIB

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:32 WIB

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:21 WIB

×