Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Bank Mega Syariah Catat Dana Kelolaan Wealth Management Tembus Rp 125 Miliar

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 01 November 2025 | 14:20 WIB
Bank Mega Syariah Catat Dana Kelolaan Wealth Management Tembus Rp 125 Miliar
Ilustrasi petugas Bank Mega Syariah tengah melayani. [ist]
  • Dana kelolaan wealth management Bank Mega Syariah naik 112% menjadi Rp 125 miliar, didominasi reksa dana syariah yang tumbuh 433% YoY.
  • Pertumbuhan didukung meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi berbasis syariah dan kolaborasi dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen.
  • Bank Mega Syariah meluncurkan lima produk reksa dana syariah baru untuk segmen nasabah prioritas dan umum, menargetkan dana kelolaan Rp 100 miliar hingga akhir 2025

Suara.com - Bank Mega Syariah mencatat dana kelolaan wealth management mencapai Rp 125 miliar per September 2025. 

Angka ini meningkat 112 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Kontribusi terbesar berasal dari produk reksa dana syariah, yang tumbuh 433 persen secara tahunan (year on year / YoY) menjadi Rp 90 miliar.

Kinerja positif tersebut sejalan dengan perkembangan industri. 

Per Agustus 2025, dana kelolaan industri reksa dana Indonesia yang tercermin dalam asset under management (AUM), tumbuh 10 persen secara tahunan.

Reksa dana sendiri menjadi salah satu produk wealth management yang dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis perusahaan, dan diharapkan dapat terus berkontribusi positif terhadap pertumbuhan fee based income (FBI). 

Adapun pertumbuhan FBI Bank Mega Syariah pada September 2025 mencapai lebih dari Rp 7,1 miliar, tumbuh sebesar 16 persen dibandingkan bulan Agustus 2025.

Ilustrasi Bank Mega Syariah/ist
Ilustrasi Bank Mega Syariah/ist

Digital Business & Product Development Division Head, Benadicto Alvonzo Ferary mengatakan, perkembangan Reksa Dana Syariah di Indonesia menunjukkan bahwa minat masyarakat Indonesia terhadap investasi syariah semakin meningkat. 

Hal ini didukung oleh berbagai faktor, seperti meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi yang dikelola dengan prinsip kesyariahan.

"Ini memperlihatkan semakin banyaknya produk Reksa Dana Syariah yang tersedia di pasar," jelasnya.

Melihat peluang pada produk Reksa Dana Syariah, Bank Mega Syariah berkolaborasi dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi berbasis syariah.

Kolaborasi ini menghadirkan lima produk Reksa Dana Syariah yang mencakup berbagai kelas aset, mulai dari pasar uang hingga saham global yang dapat disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan investasi masing-masing nasabah.

Kelima produk tersebut terdiri dari Reksa Dana Pasar Uang Syariah (Batavia Dana Kas Syariah Kelas A), Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah (Batavia Pendapatan Tetap Optimal Syariah) dan tiga produk Reksa Dana Saham Syariah (Batavia Dana Saham Syariah, Batavia Global ESG Sharia Equity USD dan Batavia Technology Sharia Equity US).

“Kelima produk ini dirancang untuk memberikan pilihan investasi yang beragam bagi nasabah, mulai dari instrumen berisiko rendah hingga tinggi, sesuai dengan prinsip syariah. Melalui variasi produk tersebut, nasabah dapat menyesuaikan strategi investasinya untuk mencapai tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang secara optimal,” terang Benadicto.

Dalam memasarkan produk Reksa Dana Syariah ini, Bank Mega Syariah menyasar segmen nasabah prioritas dan nasabah umum. 

Nasabah sudah dapat membeli produk ini mulai 23 Oktober 2025 di seluruh cabang Bank Mega Syariah. 

Hingga akhir tahun, Bank Mega Syariah menargetkan dana kelolaan mencapai Rp 100 miliar.

Sebagai informasi, PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) adalah salah satu Manajer Investasi terkemuka di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1996. 

BPAM telah mengelola berbagai produk Reksa Dana, termasuk Reksa Dana Syariah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raih WTP dari BPK, Dana Kelolaan Haji BPKH Tembus Rp166 Triliun

Raih WTP dari BPK, Dana Kelolaan Haji BPKH Tembus Rp166 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juli 2024 | 08:39 WIB

Jurus Bank Mega Syariah Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi

Jurus Bank Mega Syariah Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi

Bisnis | Sabtu, 25 Mei 2024 | 16:10 WIB

BI Rate Naik, Bunga KPR Ikut Melonjak?

BI Rate Naik, Bunga KPR Ikut Melonjak?

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2024 | 16:03 WIB

Gandeng blu dan Finansialku, Moduit Perluas Akses Produk Wealth Management

Gandeng blu dan Finansialku, Moduit Perluas Akses Produk Wealth Management

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2023 | 07:30 WIB

Gandeng Fullerton, Stockbit Sediakan Wealth Management Bagi Para Investor

Gandeng Fullerton, Stockbit Sediakan Wealth Management Bagi Para Investor

Bisnis | Rabu, 31 Mei 2023 | 14:37 WIB

Kinerja Solid, BRI Catatkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management 19,96% per Kuartal I-2023

Kinerja Solid, BRI Catatkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management 19,96% per Kuartal I-2023

Bisnis | Senin, 22 Mei 2023 | 13:25 WIB

Terkini

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:18 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:04 WIB

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:54 WIB