Bank Mega Syariah Bidik Target Penjualan Wakaf Investasi Senilai Rp 15 Miliar

Vania Rossa, Rina Anggraeni

Minggu, 05 Oktober 2025 | 15:49 WIB
Bank Mega Syariah Bidik Target Penjualan Wakaf Investasi Senilai Rp 15 Miliar
Ilustrasi Bank Mega Syariah (ist)
baca 10 detik
  • Bank Mega Syariah ikut serta dalam distribusi CWLS SWR006 dengan target Rp15 miliar.
  • Dana wakaf produktif digunakan untuk pembangunan masjid, klinik, kuliner, hingga program sosial.
  • Produk beri imbal hasil 5,70% floating selama 2 tahun, dapat dipesan hingga 15 Oktober 2025 mulai Rp1 juta.

Suara.com - Bank Mega Syariah berkomitmen mendukung pengembangan wakaf produktif dan keuangan syariah nasional melalui partisipasinya sebagai mitra distribusi Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) seri SWR006. Pada seri ini Bank Mega Syariah menargetkan penjualan sedikitnya bisa mencapai Rp15 miliar.

Dana yang terkumpul akan ditempatkan pada Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) berbentuk sukuk. Imbal hasilnya akan digunakan untuk mendukung berbagai program wakaf produktif, di antaranya pembangunan kios dan minimarket di area masjid, klinik kesehatan, hingga sentra kuliner.

Digital Business Group Head Bank Mega Syariah, Sigit Suryawan, menyampaikan bahwa produk ini menjadi salah satu upaya Bank Mega Syariah dalam mendorong partisipasi masyarakat pada pengembangan wakaf produktif. Bank juga mengandalkan tim marketing untuk mengajak nasabah agar dapat ikut berpartisipasi dalam program SWR-006.

“SWR 006 tidak hanya memberikan imbal hasil yang kompetitif, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial nyata bagi masyarakat. Kami berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat sebagaimana tren positif pada penerbitan seri-seri sebelumnya,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Selain itu, sebagian dana juga akan dialokasikan pada program sosial pendamping berupa kegiatan tridharma perguruan tinggi.

Bank Mega Syariah bekerja sama Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai Nazir dalam implementasi SWR 006. Nasabah juga dapat melakukan wakaf secara digital melalui aplikasi M-Syariah, termasuk memilih nazir, menentukan jenis wakaf, dan melakukan wakaf atas nama pribadi maupun orang lain. Setiap transaksi wakaf akan disertai sertifikat resmi dari nazir terkait.

Produk investasi berbasis wakaf ini ditawarkan dengan imbal hasil 5,70% floating selama dua tahun yang dibayarkan secara berkala setiap bulan. Pemesanan dapat dilakukan hingga 15 Oktober 2025 dengan nilai minimal Rp1 juta melalui microsite resmi Bank Mega Syariah maupun kantor cabang.

Sejak pertama kali terlibat dalam CWLS pada tahun 2021, Bank Mega Syariah mencatat tren pemesanan yang terus meningkat. Nilai pemesanan pada SWR002 (2021) sebesar Rp8,49 miliar, SWR003 (2022) Rp5,58 miliar, SWR004 (2023) Rp84,79 miliar, dan SWR005 (2024) mencapai Rp104,27 miliar.

Secara nasional, potensi wakaf uang di Indonesia diperkirakan mencapai Rp180 triliun per tahun. Namun realisasi penghimpunan masih relatif kecil. Data Badan Wakaf Indonesia (BWI) menunjukkan hingga 2024, nilai wakaf uang baru sekitar Rp2,9 triliun, atau kurang dari 2% dari potensi. Hal ini menunjukkan ruang yang sangat besar untuk pengembangan instrumen wakaf produktif melalui dukungan lembaga keuangan syariah.

baca juga

Partisipasi Bank Mega Syariah dalam penjualan CWLS memberikan dampak positif bagi bisnis, terutama melalui peningkatan fee based income (FBI) sebagai sumber pendapatan non-bunga, sekaligus memperkuat reputasi bank dalam mendukung wakaf produktif dan pengembangan ekosistem keuangan syariah nasional.

Pada kuartal II 2025 total FBI Bank Mega Syariah meningkat 6% menjadi lebih dari Rp21 miliar dari posisi kuartal I 2025. Sementara itu per Agustus 2025, kinerja Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan positif dibandingkan posisi Desember 2024.Total dana pihak ketiga naik 0,7% menjadi lebih dari Rp11 triliun (year to date/ytd). Total aset tumbuh 8,8% menjadi lebih dari Rp 17,39 triliun (ytd). Penyaluran pembiayaan juga naik 18,7% menjadi Rp9,21 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Minta Generasi Muda Jangan Awali Investasi Saham dari Utang

OJK Minta Generasi Muda Jangan Awali Investasi Saham dari Utang

Bisnis | Minggu, 05 Oktober 2025 | 14:30 WIB

Pertamina Siapkan Kualitas SDM Pelopor Ketahanan Pangan dan Transisi Energi

Pertamina Siapkan Kualitas SDM Pelopor Ketahanan Pangan dan Transisi Energi

Bisnis | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 08:43 WIB

Jangan Sampai Jadi Korban Berikutnya! Kenali 7 Ciri Investasi Bodong dari Akun Centang Biru

Jangan Sampai Jadi Korban Berikutnya! Kenali 7 Ciri Investasi Bodong dari Akun Centang Biru

Your Say | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 14:35 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×