Produsen Indomie Kantongi Penjualan Rp90 Triliun

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 01 November 2025 | 14:47 WIB
Produsen Indomie Kantongi Penjualan Rp90 Triliun
Produsen Indomie ini melaporkan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 5%, dari Rp86,94 triliun pada tahun lalu menjadi Rp90,98 triliun di periode yang sama tahun 2025. Foto ist
  •  Indofood mengumumkan kinerja keuangan yang solid untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025.
  • Perseroan berhasil mencatat kenaikan signifikan dalam aktivitas penjualan dan profitabilitas operasionalnya.
  • Produsen Indomie ini melaporkan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 5%, dari Rp86,94 triliun pada tahun lalu menjadi Rp90,98 triliun di periode yang sama tahun 2025.

Suara.com - Raksasa makanan dan minuman, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), sekali lagi membuktikan ketangguhannya di tengah tantangan ekonomi global dan pelemahan nilai tukar Rupiah. Indofood mengumumkan kinerja keuangan yang solid untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025.

Berdasarkan siaran pers yang dirilis Jumat (31/10/2025), Perseroan berhasil mencatat kenaikan signifikan dalam aktivitas penjualan dan profitabilitas operasionalnya.

Produsen Indomie ini melaporkan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 5%, dari Rp86,94 triliun pada tahun lalu menjadi Rp90,98 triliun di periode yang sama tahun 2025. Laba usaha naik impresif sebesar 12%, mencapai Rp18,10 triliun (dari Rp16,09 triliun) dan marjin laba usaha juga menguat, dari 18,5% menjadi 19,9%.

Meskipun kinerja operasional inti menunjukkan kekuatan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat turun 10% menjadi Rp7,88 triliun (dari Rp8,76 triliun). Penurunan ini secara spesifik disebabkan oleh satu faktor eksternal utama: depresiasi Rupiah yang memicu kerugian selisih kurs yang belum terealisasi dari kegiatan pendanaan Perseroan.

Namun, untuk menilai performa bisnis inti, Indofood mencatatkan Core Profit (Laba Inti) yang mencerminkan kinerja operasional sebenarnya, yang berhasil naik tipis 1% menjadi Rp8,42 triliun (dari Rp8,30 triliun), menegaskan bahwa kegiatan utama bisnis makanan tetap berjalan positif.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim, menyatakan optimisme terhadap model bisnis yang terintegrasi secara vertikal.

“Di periode sembilan bulan tahun ini, Indofood tetap dapat mempertahankan kinerja yang positif, didukung model bisnisnya yang terintegrasi secara vertikal. Kami akan tetap fokus dalam menghasilkan pertumbuhan secara organik, serta menjaga keseimbangan pangsa pasar dengan profitabilitas dan neraca yang sehat,” jelas Anthoni Salim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fluktuasi Ekonomi! CBDK Revisi Target Pra-Penjualan 2025 Jadi Rp508 Miliar

Fluktuasi Ekonomi! CBDK Revisi Target Pra-Penjualan 2025 Jadi Rp508 Miliar

Bisnis | Sabtu, 01 November 2025 | 10:24 WIB

Emiten Pengelola Limbah Ini Raup Pendapatan Rp148 Miliar di Kuartal III 2025

Emiten Pengelola Limbah Ini Raup Pendapatan Rp148 Miliar di Kuartal III 2025

Bisnis | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 23:01 WIB

Emiten Kongsian Aguan-Salim Catat Marketing Sales Rp1,98 T di Kuartal III 2025

Emiten Kongsian Aguan-Salim Catat Marketing Sales Rp1,98 T di Kuartal III 2025

Bisnis | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 22:37 WIB

Terkini

Gak Perlu Panik Cari Kartu ATM, Kini Tarik Tunai Saldo Digital Makin Praktis Jelang Lebaran

Gak Perlu Panik Cari Kartu ATM, Kini Tarik Tunai Saldo Digital Makin Praktis Jelang Lebaran

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:37 WIB

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:18 WIB

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:00 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 08:38 WIB

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:48 WIB

CIMB Niaga Maksimalkan Layanan Digital Selama Liburan Nyepi dan Lebaran

CIMB Niaga Maksimalkan Layanan Digital Selama Liburan Nyepi dan Lebaran

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:40 WIB

Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula

Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 06:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB