Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

BEI Umumkan IHSG Sentuh All Time High Pekan Ini

Liberty Jemadu

Sabtu, 08 November 2025 | 19:32 WIB
BEI Umumkan IHSG Sentuh All Time High Pekan Ini
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG mencetak rekor tertinggi pada pekan pertama November 2025. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kapitalisasi pasar saham Indonesia (market cap) turut tumbuh ke level Rp15.316 triliun pada pekan ini.
  • Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian senilai Rp17,54 triliun pada pekan ini.
  • Lima perusahaan beraset skala besar di atas Rp250 miliar, berada dalam pipeline (antrean) untuk melangsungkan initial public offering (IPO) di pasar modal Indonesia.

Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyentuh "all time high" atau level tertinggi sepanjang masa yakni di angka 8.394,59 pada penutupan perdagangan bursa, Jumat sore kemarin (7/11/2025)

Seiring dengan itu, kapitalisasi pasar saham Indonesia (market cap) turut tumbuh ke level Rp15.316 triliun pada pekan ini.

"Peningkatan ini turut dialami oleh IHSG, yaitu sebesar 2,83 persen dengan ditutup pada level 8.394,59, naik dari posisi 8.163,87 pada pekan lalu. Hal tersebut, menjadikan rekor tertinggi IHSG sepanjang sejarah," ujar Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (8/11/2025).

Pada pekan ini, rata-rata frekuensi transaksi harian (RNTH) pasar saham Indonesia sebanyak 2,16 juta kali transaksi, dengan rata-rata volume transaksi harian sebanyak 27,06 miliar lembar saham.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian senilai Rp17,54 triliun pada pekan ini.

Pada pekan ini, terdapat pencatatan perdana saham atau IPO oleh PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) sebagai perusahaan ke-24 yang tercatat di BEI selama 2025.

Melalui IPO, PJHB meraih dana segar senilai Rp158,40 miliar yang akan digunakan untuk belanja modal (capex) pembelian tiga kapa jenis landing craft tank (LCT).

Kemudian, terdapat juga pencatatan Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap III Tahun 2025 oleh PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF), dengan total nilai nominal Rp1,5 triliun.

Sepanjang pekan, terdapat pencatatan dua obligasi dan satu sukuk di BEI, yakni pencatatan Obligasi Berkelanjutan II OKI Pulp & Paper Mills Tahap III senilai Rp750 miliar dan Obligasi USD Berkelanjutan II OKI Pulp & Paper Mills Tahap III senilai 17.172 dolar AS.

baca juga

Kemudian, penerbitan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II OKI Pulp & Paper Mills Tahap III Tahun 2025 senilai Rp750 miliar.

5 Perusahaan Akan IPO

Sementara itu BEI mengungkapkan terdapat lima perusahaan beraset skala besar di atas Rp250 miliar, berada dalam pipeline (antrean) untuk melangsungkan initial public offering (IPO) di pasar modal Indonesia.

Selain itu, terdapat enam perusahaan beraset skala menengah antara Rp50 miliar sampai Rp250 miliar dan dua perusahaan beraset skala kecil di bawah Rp50 miliar berada dalam antrean IPO.

"Hingga saat ini, (total) terdapat 13 perusahaan dalam pipeline (antrean) pencatatan saham BEI," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Sampai 7 November 2025, Nyoman mengungkapkan sebanyak 24 perusahaan telah melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia, dengan dana dihimpun mencapai Rp15,21 triliun.

Dari 13 perusahaan dalam antrean IPO itu, ia merinci sebanyak empat perusahaan sektor energi, dua perusahaan sektor barang baku, dan dua perusahaan sektor industri.

Kemudian, dua perusahaan sektor teknologi, satu perusahaan sektor barang konsumen nonprimer, satu perusahaan sektor barang konsumen primer, serta satu perusahaan sektor transportasi dan logistik.

Sampai 7 November 2025, BEI mencatat penerbitan sebanyak 156 emisi dari 75 penerbit efek bersifat utang dan sukuk (EBUS) dengan dana yang dihimpun senilai Rp180,8 triliun.

"Terdapat 21 emisi dari 16 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline (antrean)," ujar Nyoman.

Sementara itu, untuk aksi rights issue, telah terdapat 10 perusahaan yang telah melangsungkan aksi rights issue dengan total nilai Rp16,63 triliun sampai 7 November 2025.

Dalam antrean, terdapat sebanyak satu perusahaan yang akan melangsungkan aksi rights issue yaitu perusahaan dari sektor properti.

Sampai 7 November 2025, jumlah perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia mencapai sebanyak 967 perusahaan, yang mana ditargetkan dapat mencapai 1.000 perusahaan tercatat hingga akhir 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Melesat ke Level Tertinggi Selama Perdagangan Sepekan Ini

IHSG Melesat ke Level Tertinggi Selama Perdagangan Sepekan Ini

Bisnis | Sabtu, 08 November 2025 | 10:08 WIB

IHSG Pecah Rekor Lagi Hari Ini, Apa Pemicunya

IHSG Pecah Rekor Lagi Hari Ini, Apa Pemicunya

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 17:17 WIB

IHSG Masih Menghijau Pagi Ini di Awal Sesi, Rawan Aksi Profit Taking

IHSG Masih Menghijau Pagi Ini di Awal Sesi, Rawan Aksi Profit Taking

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 09:19 WIB

Sempat ke Level Tertinggi, IHSG Terus Meroket Hingga Akhir Perdagangan Gara-gara Indeks MSCI

Sempat ke Level Tertinggi, IHSG Terus Meroket Hingga Akhir Perdagangan Gara-gara Indeks MSCI

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 17:09 WIB

Rebalancing Indeks MSCI Bawa IHSG Terbang ke Level 8.300 Pagi Ini

Rebalancing Indeks MSCI Bawa IHSG Terbang ke Level 8.300 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 09:19 WIB

Terkini

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:11 WIB

×