Pemerintah Beberkan Alasan Baja RI Keok Sama China

Achmad Fauzi

Senin, 10 November 2025 | 12:54 WIB
Pemerintah Beberkan Alasan Baja RI Keok Sama China
Produk Baja Lapis RI Bakal Masuk Pasar Australia
baca 10 detik
  • Baja impor Tiongkok penuhi 55 persen kebutuhan domestik, utilitas nasional 50 persen.

  • Industri baja nasional loyo akibat mesin usang, kalah saing kualitas.

  • Tekanan impor baja menyebabkan pabrik tumbang dan PHK besar-besaran.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan, adanya ketidakseimbangan antara produksi hingga kebutuhan baja di dalam negeri. Hal ini membuat kebutuhan baja impor diisi oleh produk-produk baja dari China.

Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, menjelaskan saat ini 55 persen kebutuhan baja di Indonesia disuplai dari produk baja asal negeri tirai bambu itu.

"Sementara utilisasinya industri baja kita sebesar 50 persen kurang lebih, sehingga industri baja nasional yang idle karena produknya tidak terserap pasar juga cukup banyak," ujanya dalam Rapat Dengar Pendapata dengan Komisi VI DPR RI, Senin (10/11/2025).

Wakil Ketua Umum PKB Faisol Riza menyapa wartawan setibanya di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024). [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]
Wakil Ketua Umum PKB Faisol Riza menyapa wartawan setibanya di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024). [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]

Faisol menuturkan, industri baja di dalam negeri juga tidak bisa memenuhi kebutuhan di sektor lain, sebab hanya fokus pada sektor kontruksi dan infrastruktur.

Imbasnya, sektor otomotif, perkapalan, hingga alat berat yang membutuhkan banyak baja, terpaksa mengambil produk dari China.

"Sektor-sektor ini memerlukan jenis baja dengan spesifikasi khusus seperti alloy steel atau special steel baja khusus yang memiliki potensi pasar besar baik di dalam negeri maupun luar negeri," katanya.

Faisol melihat, industri baja tanah air tidak juga masih terkendala dari sisi kualitas mesin produksi yang sudah usang. Inilah yang membuat produk baja nasional loyo melawan produk asing seperti dari China.

"Sebagian besar produsen masih menghadapi tantangan dalam hal teknologi dan modernisasi peralatan produksi di mana sebagian besar mesin dan teknologi yang digunakan sudah berumur tua dan belum sepenuhnya ramah lingkungan. Kondisi ini mempengaruhi kualitas dan biaya produksi sehingga menjadi hambatan dalam upaya menuju industri baja yang punya daya saing, berkelanjutan, dan berstandar global," ucapnya.

Pabrik Baja Nasional Tumbang

baca juga

Sebelumnya, Pengusaha baja membeberkan ada pabrik yang tumbang akibat tekanan volume impor produk baja di dalam negeri. Salah satunya, pabrik baja di Surabaya, di mana ribuan pekerja ikut jadi korban.

Ketua Umum Indonesian Society of Steel Construction (ISSC), Budi Harta Winata, mengatakan tidak di Surabaya, pabrik di Bekasi juga dikabarkan akan menjadi korban gempuran produk baja impor.

"Sudah ada satu pabrikan besar itu, dia tutup sejak 2025, yang di Bekasi juga sudah mau tutup katanya tuh," ujarnya, di Jakarta, yang dikutip Sabtu (13/9/2025).

Budi menuturkan, tumbangnya industri baja dalam negeri juga karena investasi asing langsung dari investor asing yang tidak memberi dampak bagi industri lokal.

"Artinya, dengan ada investasi dalam hal ini, kita nggak dapat kerjaan apa-apa juga. Nonton doang aja," imbuhnya.

Budi melanjutkan, jika kondisi ini terus berlangsung, maka industri baja nasional bisa bernasib seperti industri tekstil.

"Betapa multi efeknya itu. Tapi sekarang, semuanya, kalau tekstil saya sudah tidak bisa ngomong. Itu sudah terjadi. Nah, sebelum terjadi industri baja seperti industri tekstil, mohon pemerintah segera turun tangan untuk menyelesaikan ini," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Batu Bara RI Diproyeksi Turun, ESDM: Bukan Nggak Laku!

Ekspor Batu Bara RI Diproyeksi Turun, ESDM: Bukan Nggak Laku!

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 17:33 WIB

Alasan Indonesia Belum Jadi Raja Batu Bara Asia, Padahal Pasokan dan Ekspor Tinggi

Alasan Indonesia Belum Jadi Raja Batu Bara Asia, Padahal Pasokan dan Ekspor Tinggi

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 15:54 WIB

Trump-Xi Jinping 'Damai', Mendadak AS Malah Blokir Chip Nvidia ke China

Trump-Xi Jinping 'Damai', Mendadak AS Malah Blokir Chip Nvidia ke China

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 10:14 WIB

Terkini

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:03 WIB

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

John Herdman Sebut Timnas Indonesia Belum Tampilkan Skuad Terbaiknya, Bagaimana Lawan Malaysia?

John Herdman Sebut Timnas Indonesia Belum Tampilkan Skuad Terbaiknya, Bagaimana Lawan Malaysia?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 12:57 WIB

Mengupas Sisi Lain Dewi Ayu di 'Cantik Itu Luka': Pelacur yang Menolak Tunduk pada Takdir

Mengupas Sisi Lain Dewi Ayu di 'Cantik Itu Luka': Pelacur yang Menolak Tunduk pada Takdir

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:51 WIB

Hempas Kusam! 5 Toner Pad Korea Vitamin C untuk Kulit Lembut dan Cerah

Hempas Kusam! 5 Toner Pad Korea Vitamin C untuk Kulit Lembut dan Cerah

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:50 WIB

Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka

Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka

Sumbar | Senin, 28 September 2026 | 12:48 WIB

Temuan Kamar Mewah Ala Apartemen di Lapas Cibinong, Ombudsman Beberkan Misteri Sosok Penghuninya

Temuan Kamar Mewah Ala Apartemen di Lapas Cibinong, Ombudsman Beberkan Misteri Sosok Penghuninya

Video | Senin, 28 September 2026 | 12:47 WIB

Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, KPK Siap Terlibat jika Ada Indikasi Tipikor

Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, KPK Siap Terlibat jika Ada Indikasi Tipikor

News | Senin, 28 September 2026 | 12:46 WIB

Pergoki Pencuri Masuk Rumah, Telinga Nenek Maryati di Jaktim Robek Digigit Pelaku

Pergoki Pencuri Masuk Rumah, Telinga Nenek Maryati di Jaktim Robek Digigit Pelaku

News | Senin, 28 September 2026 | 12:44 WIB

×