Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Trump-Xi Jinping 'Damai', Mendadak AS Malah Blokir Chip Nvidia ke China

M Nurhadi

Selasa, 04 November 2025 | 10:14 WIB
Trump-Xi Jinping 'Damai', Mendadak AS Malah Blokir Chip Nvidia ke China
CEO NVIDIA, Jensen Huang dalam presentasinya di COMPUTEX 2025 yang berlangsung 19 Mei 2025 di Taipei Music Center. [NVIDIA]
baca 10 detik
  • Pejabat senior AS blokir penjualan chip AI canggih Nvidia (Blackwell) ke Tiongkok.

  • Pemblokiran didorong kekhawatiran ancaman keamanan nasional AS.

  • CEO Nvidia Jensen Huang gagal dapat izin penjualan masif.

Suara.com - Laporan dari The Wall Street Journal pada Senin (3/11) mengungkapkan adanya manuver tingkat tinggi di Washington yang berujung pada pemblokiran penjualan chip canggih Nvidia ke China.

Sejumlah pejabat senior Amerika Serikat, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, berhasil membujuk Presiden Donald Trump untuk membatalkan kesepakatan bernilai puluhan miliar dolar tersebut, dengan alasan utama kekhawatiran keamanan nasional.

Keputusan ini diambil meskipun sebelumnya CEO Nvidia, Jensen Huang, telah secara langsung mendesak Presiden Trump menjelang kunjungan kenegaraan ke Asia pada Oktober.

Huang kala itu berharap agar Trump mengizinkan penjualan chip AI generasi terbaru perusahaan, yang dikenal sebagai Blackwell, ke pasar China.

Dikutip via Sputnik, kesepakatan tersebut sangat vital bagi Nvidia untuk mengamankan akses ke pasar China yang sangat besar.

Menurut laporan tersebut, keputusan memblokir penjualan ini didorong oleh pandangan pejabat senior AS bahwa penjualan chip Blackwell merupakan ancaman keamanan nasional.

Tokoh kunci yang menentang persetujuan potensial ini termasuk Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick.

Akibat dari intervensi pejabat-pejabat tersebut, isu penjualan chip Blackwell ke China akhirnya tidak dibahas selama pertemuan bilateral antara Presiden Trump dan Presiden China Xi Jinping pada 30 Oktober di Busan, Korea Selatan.

Meski demikian, The Wall Street Journal mencatat bahwa Nvidia saat ini masih menunggu persetujuan dari Pemerintahan Trump untuk meluncurkan versi chip Blackwell dengan kemampuan yang dilemahkan khusus untuk pasar China.

baca juga

Kekhawatiran Nvidia dan Kebijakan Kontrol Ekspor AS

Sebelum keberangkatan Trump ke Asia, CEO Jensen Huang telah secara terbuka menyatakan kekhawatiran mendalam mengenai potensi AS meninggalkan pasar China sepenuhnya.

"Saya sangat berharap Presiden Trump akan membantu kami menemukan solusi. Saat ini, kami berada dalam posisi sulit," ujar Huang.

Isu chip canggih dan kontrol ekspor memang menjadi bagian dari ketegangan geopolitik yang lebih luas.

Pada Januari, Departemen Perdagangan AS telah merilis dokumen yang memberlakukan pembatasan baru pada ekspor chip canggih dan model AI.

Pembatasan ini bertujuan untuk melindungi keamanan nasional dan mencegah penggunaan teknologi AI oleh negara-negara yang tidak bersahabat, agar teknologi tersebut tidak digunakan untuk mengembangkan senjata, serangan siber, atau pengawasan massal.

Meskipun pertemuan Trump dan Xi di Busan tidak menghasilkan kesepakatan perdagangan terkait chip, kedua pemimpin menyepakati beberapa konsesi, termasuk mengenai fentanil dan tarif, serta sepakat untuk melanjutkan diskusi dalam waktu dekat, termasuk mengenai isu chip dan kontrol ekspor.

AS menegaskan bahwa akses ke teknologi canggih akan tetap dijaga bagi mitra dan sekutu terpercayanya, sementara China telah secara terbuka mengkritik keputusan pembatasan ekspor tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 24 Perusahaan yang Bakal Garap Proyek Waste to Energy, Mayoritas dari China

Daftar 24 Perusahaan yang Bakal Garap Proyek Waste to Energy, Mayoritas dari China

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 09:04 WIB

Menkeu Purbaya Sebut Krisis China Tak Mungkin, Singgung Sistem Komunis

Menkeu Purbaya Sebut Krisis China Tak Mungkin, Singgung Sistem Komunis

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 20:09 WIB

Meski Dunia Ketar-Ketir, Menkeu Purbaya Klaim Stabilitas Keuangan RI Kuat Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Meski Dunia Ketar-Ketir, Menkeu Purbaya Klaim Stabilitas Keuangan RI Kuat Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 18:12 WIB

Terkini

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

×