Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

5 Cara Menagih Utang yang Susah Bayar Tanpa Bikin Hubungan Retak

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 13 November 2025 | 11:08 WIB
5 Cara Menagih Utang yang Susah Bayar Tanpa Bikin Hubungan Retak
Ilustrasi Membayar Hutang (Freepik)

Agar penagihan tidak terus menggantung tanpa kejelasan, penting untuk menetapkan tenggat waktu untuk melunasi pembayaran.

Misalnya, Anda menyatakan pembayaran paling lambat dilakukan bulan depan, minggu depan, dan seterusnya.

Dengan adanya deadline, maka terdapat komitmen bersama yang bisa dipegang. Anda juga dapat mengirimkan pengingat dua-tiga hari sebelum tenggat waktu serta saat hari sudah tiba. Ini membantu meminimalkan alasan lupa atau mengulur waktu.

Pastikan tenggat waktu tersebut disepakati bersama agar peminjam merasa dihormati dan memiliki tanggung jawab.

5. Pertimbangkan Bantuan Pihak Ketiga atau Jalur Hukum

Jika semua upaya telah dilakukan namun peminjam tetap menghindar atau tidak menunjukkan niat yang jelas, maka saatnya mempertimbangkan pilihan serius seperti mediasi pihak ketiga atau prosedur hukum ringan.

Pilihan ini sebaiknya dilakukan sebagai opsi terakhir, setelah komunikasi langsung, bukti tertulis, dan tenggat waktu sudah dilaksanakan.

Pastikan semua proses tetap dilakukan dengan etika dan tidak merusak hubungan—terutama jika yang berhutang adalah teman atau anggota keluarga.

Meminta bantuan mediator atau lembaga keuangan bisa jadi solusi yang lebih netral dan menjaga citra Anda sebagai penagih yang profesional tetapi tetap berempati.

baca juga

Menagih utang yang susah bayar memang membutuhkan strategi yang tepat, bukan sekadar menuntut pembayaran, melainkan juga menjaga hubungan dan kesepakatan yang sehat.

Dengan memahami kondisi peminjam, berbicara dengan jelas, memegang bukti, menetapkan tenggat waktu konkret, serta tahu kapan harus melibatkan pihak lain, Anda bisa meningkatkan peluang agar uang kembali tanpa menimbulkan konflik.

Ingatlah bahwa keputusan tegas dalam menagih bukan berarti menjadi kasar atau memaksa, melainkan menunjukkan bahwa Anda menghargai komitmen finansial dan hubungan baik.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Utang Kereta Cepat, COO Danantara: Kami Tanggung Jawab Operasional

Soal Utang Kereta Cepat, COO Danantara: Kami Tanggung Jawab Operasional

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 11:10 WIB

Debt Collector Makin Meresahkan, OJK Siap Beri Sanksi

Debt Collector Makin Meresahkan, OJK Siap Beri Sanksi

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 08:59 WIB

Viral! Detik-Detik Bentrok Ormas BPPKB Banten vs Debt Collector di Cengkareng, Bawa Bambu dan Batu

Viral! Detik-Detik Bentrok Ormas BPPKB Banten vs Debt Collector di Cengkareng, Bawa Bambu dan Batu

News | Selasa, 11 November 2025 | 07:46 WIB

Terkini

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:57 WIB

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:33 WIB

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:40 WIB

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:14 WIB

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:07 WIB

×