Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Soal Utang Kereta Cepat, COO Danantara: Kami Tanggung Jawab Operasional

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 11 November 2025 | 11:10 WIB
Soal Utang Kereta Cepat, COO Danantara: Kami Tanggung Jawab Operasional
COO BPI Danantara, Dony Oskaria. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • COO BPI Danantara, Dony Oskaria, menyatakan pemerintah akan menangani penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Whoosh.
  • Presiden Prabowo Subianto memetakan tanggung jawab operasional Whoosh kepada Danantara, infrastruktur ke pemerintah.
  • Fokus utama Danantara adalah mengoptimalkan layanan operasional Whoosh untuk meningkatkan jumlah penumpang dan manfaat ekonomi.

Suara.com - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Dony Oskaria, memastikan penyelesaian utang Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh akan ditangan pemerintah.

Dia menegaskan, Presiden Prabowo Subianto telah memetakan penanganan masalah Whoosh, di mana untuk operasional akan dipegang oleh Danantara, sedangkan untuk infrastruktur akan diurusi oleh pemerintah.

"Itu restrulturisasinya juga sudah disampaikan oleh Pak Presiden tentu melibatkan pemerintah dan Danantara. Nah ini juga solusi terbaik tentunya mana yang porsinya Danantara terutama sekali berkaitan operasional dengan Whoos dan juga ada porsinya pemerintah yang berkaitan dengan infrastruktur," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Replika Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Rabu (22/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Replika Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Rabu (22/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam hal ini, Dony memastikan, Whoosh akan optimal dalam melayani penumpang, tanpa adanya kendala yang terjadi ke depannnya.

"Jadi kami bertanggung jawab secara operasional daripada Whoosh, supaya bagaimana Whoosh lebih optimal lagi memberikan layanan yang lebih baik lagi, dan tentu saja mudah-mudahan ke depannya membawa penumpang lebih banyak lagi," ucapnya.

Menurut Dony, khalayak jangan melihat Whoosh itu sebagai biang masalah, terutama soal utang. Mantan Bos InJourney ini meminta, melihat whoosh banyak memberikan manfaat dari sisi transportasi umum.

"Nah ini satu hal yang positif tentunya bahwa kemudian layanan kereta api ini, Whoosh ini kan memberikan manfaat yang banyak. Terutama sekali buat perekonomian kita dan juga buat angkutan massal," katanya.

Prabowo Tanggung Jawab

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan, negara akan bertanggung jawab menyelesaikan utang proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh.

Hal itu dikatakan Pabowo untuk menanggapai polemik yang tengah terjadi saat ini soal siapa yang akan membayarkan utang pembangunan proyek kepada China.

Ia meminta semua pihak tidak perlu khawatir dan membuat keributan atas penyelesaian utang tersebut.

"Nggak usah khawatir, apa itu ribut-ribut Whoosh, saya sudah pelajari masalahnya. Tidak ada masalah. Saya tanggung jawab nanti Whoosh itu semuanya," ujar Prabowo seusai meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Tambahan Garuda dari Danantara Dipangkas, Rencana Ekspansi Armada Kandas

Modal Tambahan Garuda dari Danantara Dipangkas, Rencana Ekspansi Armada Kandas

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 19:06 WIB

Grab Akan Akuisisi GoTo, Danantara Bakal Dilibatkan

Grab Akan Akuisisi GoTo, Danantara Bakal Dilibatkan

Bisnis | Sabtu, 08 November 2025 | 20:32 WIB

Rencana Merger BUMN Karya Terus Digas, Tinggal Tunggu Kajian

Rencana Merger BUMN Karya Terus Digas, Tinggal Tunggu Kajian

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 13:40 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB