Menuju Era Baru BUMN Konstruksi: Skema Holding Karya Difinalisasi Desember Ini

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 19 November 2025 | 13:52 WIB
Menuju Era Baru BUMN Konstruksi: Skema Holding Karya Difinalisasi Desember Ini
Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Ma'ruf. Foto: Fadil, Suara.com
baca 10 detik
  • BP BUMN targetkan holding BUMN Karya rampung Desember 2025.
  • Keputusan merger BUMN Karya dan potensi delisting Waskita ditentukan bulan depan.
  • BP BUMN dan Danantara kerja sama kaji pembentukan kluster BUMN Karya baru.

Suara.com - Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) memastikan sedang menggeber proses holdingisasi BUMN Karya, dengan target penyelesaian pada Desember 2025.

Keputusan ini akan menjadi penentu nasib puluhan perusahaan konstruksi pelat merah, termasuk nasib PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang santer dikabarkan berpotensi dihapus dari daftar Bursa Efek Indonesia (delisting).

Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Ma'ruf, menyampaikan bahwa kajian mendalam mengenai merger kelompok BUMN Karya masih berjalan, namun dia optimis keputusan akan lahir bulan depan.

“Sedang kami kaji bagaimana merger kelompok BUMN Karya, tapi mudah-mudahan Desember ini selesai. Ya, (keputusan delisting Waskita Karya) nanti tunggu aja ya,” ujar Aminuddin di sela-sela Antara Business Forum 2025 di Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2025).

Setelah proses merger tuntas, BP BUMN yang kini bertugas menangani pembubaran, pembentukan, dan holdingisasi BUMN akan membentuk klaster-klaster baru BUMN Karya. Proses besar ini dilakukan berkolaborasi dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), yang fokus mengelola BUMN dan dividen yang dihasilkannya.

"Memang proses merger, holdingisasi, pembubaran, pembentukan BUMN itu ada di kami tepatnya. Harusanya insyaallah Desember sudah selesai," tambahnya.

Kabar potensi delisting Waskita Karya semakin menguat setelah manajemen perseroan buka suara. Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho, menilai konsolidasi ini bertujuan mengembalikan fokus BUMN Karya agar kinerjanya lebih efisien.

Hanugroho mengakui bahwa opsi go private atau delisting menjadi bagian dari pembahasan serius dalam rencana penggabungan Waskita dengan PT Hutama Karya (Persero).

“Kalau misalnya integrasi ini dilakukan bersama Hutama Karya, kami masih mengkaji seperti apa konsolidasinya, termasuk apakah status TBK-nya akan berubah. Pembahasan mengenai kemungkinan dari go public menjadi go private sangat mungkin terjadi,” kata Hanugroho dalam Paparan Publik, Selasa (4/11/2025).

baca juga

Keputusan merger dan potensi delisting Waskita Karya pada Desember mendatang akan menjadi babak baru yang krusial bagi peta persaingan dan efisiensi industri konstruksi pelat merah di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Menguat di Pagi Hari, Tapi Rawan Memerah Hingga Akhir Sesi

IHSG Menguat di Pagi Hari, Tapi Rawan Memerah Hingga Akhir Sesi

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 09:18 WIB

Bursa Tertekan Aksi Taking Profit: IHSG Diprediksi Stabil, Cek Saham-saham Rekomendasi

Bursa Tertekan Aksi Taking Profit: IHSG Diprediksi Stabil, Cek Saham-saham Rekomendasi

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 08:45 WIB

IHSG Loyo di Akhir Perdagangan ke Level 8.300, Diwarnai Aksi Ambil Untung Hari Ini

IHSG Loyo di Akhir Perdagangan ke Level 8.300, Diwarnai Aksi Ambil Untung Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 17:21 WIB

Terkini

Pekerja Proyek Bentrok dengan Satpol PP di Kebayoran Baru, Ini Pemicunya

Pekerja Proyek Bentrok dengan Satpol PP di Kebayoran Baru, Ini Pemicunya

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Danau Semayang Mengering, Warga Berburu Emas

Danau Semayang Mengering, Warga Berburu Emas

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Misteri Umur 60: Usia Menjadi Pengingat tentang Kematian dan Kehidupan

Misteri Umur 60: Usia Menjadi Pengingat tentang Kematian dan Kehidupan

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Nonton Konser Sekalian Investasi, ATM Emas Hadir di Snada Indonesia 2026

Nonton Konser Sekalian Investasi, ATM Emas Hadir di Snada Indonesia 2026

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Pasar Shopping Metro Mau Dibongkar, Nunik Pasang Badan Minta Nasib UMKM Diselamatkan

Pasar Shopping Metro Mau Dibongkar, Nunik Pasang Badan Minta Nasib UMKM Diselamatkan

Lampung | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:51 WIB

Kualitas Udara Membaik, Anak-anak di Pekanbaru Kembali ke Sekolah

Kualitas Udara Membaik, Anak-anak di Pekanbaru Kembali ke Sekolah

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Jurus Baru Urai Macet Pagi Jakarta, Dishub Sisir Sudirman hingga Area Galian

Jurus Baru Urai Macet Pagi Jakarta, Dishub Sisir Sudirman hingga Area Galian

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.594.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.594.000/Gram

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Ditinggal Pemilik Keliling Jualan, 5 Rumah Kontainer di Kelapa Gading Hangus Dilalap Api

Ditinggal Pemilik Keliling Jualan, 5 Rumah Kontainer di Kelapa Gading Hangus Dilalap Api

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:24 WIB

PSPS Pekanbaru Hajar PSMS Medan 2-1, Detik Terakhir Jadi Penentu

PSPS Pekanbaru Hajar PSMS Medan 2-1, Detik Terakhir Jadi Penentu

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×