Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.405,685
LQ45 632,547
Srikehati 308,939
JII 387,605
USD/IDR 17.712

Menuju Era Baru BUMN Konstruksi: Skema Holding Karya Difinalisasi Desember Ini

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 19 November 2025 | 13:52 WIB
Menuju Era Baru BUMN Konstruksi: Skema Holding Karya Difinalisasi Desember Ini
Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Ma'ruf. Foto: Fadil, Suara.com
baca 10 detik
  • BP BUMN targetkan holding BUMN Karya rampung Desember 2025.
  • Keputusan merger BUMN Karya dan potensi delisting Waskita ditentukan bulan depan.
  • BP BUMN dan Danantara kerja sama kaji pembentukan kluster BUMN Karya baru.

Suara.com - Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) memastikan sedang menggeber proses holdingisasi BUMN Karya, dengan target penyelesaian pada Desember 2025.

Keputusan ini akan menjadi penentu nasib puluhan perusahaan konstruksi pelat merah, termasuk nasib PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang santer dikabarkan berpotensi dihapus dari daftar Bursa Efek Indonesia (delisting).

Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Ma'ruf, menyampaikan bahwa kajian mendalam mengenai merger kelompok BUMN Karya masih berjalan, namun dia optimis keputusan akan lahir bulan depan.

“Sedang kami kaji bagaimana merger kelompok BUMN Karya, tapi mudah-mudahan Desember ini selesai. Ya, (keputusan delisting Waskita Karya) nanti tunggu aja ya,” ujar Aminuddin di sela-sela Antara Business Forum 2025 di Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2025).

Setelah proses merger tuntas, BP BUMN yang kini bertugas menangani pembubaran, pembentukan, dan holdingisasi BUMN akan membentuk klaster-klaster baru BUMN Karya. Proses besar ini dilakukan berkolaborasi dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), yang fokus mengelola BUMN dan dividen yang dihasilkannya.

"Memang proses merger, holdingisasi, pembubaran, pembentukan BUMN itu ada di kami tepatnya. Harusanya insyaallah Desember sudah selesai," tambahnya.

Kabar potensi delisting Waskita Karya semakin menguat setelah manajemen perseroan buka suara. Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho, menilai konsolidasi ini bertujuan mengembalikan fokus BUMN Karya agar kinerjanya lebih efisien.

Hanugroho mengakui bahwa opsi go private atau delisting menjadi bagian dari pembahasan serius dalam rencana penggabungan Waskita dengan PT Hutama Karya (Persero).

“Kalau misalnya integrasi ini dilakukan bersama Hutama Karya, kami masih mengkaji seperti apa konsolidasinya, termasuk apakah status TBK-nya akan berubah. Pembahasan mengenai kemungkinan dari go public menjadi go private sangat mungkin terjadi,” kata Hanugroho dalam Paparan Publik, Selasa (4/11/2025).

baca juga

Keputusan merger dan potensi delisting Waskita Karya pada Desember mendatang akan menjadi babak baru yang krusial bagi peta persaingan dan efisiensi industri konstruksi pelat merah di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Menguat di Pagi Hari, Tapi Rawan Memerah Hingga Akhir Sesi

IHSG Menguat di Pagi Hari, Tapi Rawan Memerah Hingga Akhir Sesi

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 09:18 WIB

Bursa Tertekan Aksi Taking Profit: IHSG Diprediksi Stabil, Cek Saham-saham Rekomendasi

Bursa Tertekan Aksi Taking Profit: IHSG Diprediksi Stabil, Cek Saham-saham Rekomendasi

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 08:45 WIB

IHSG Loyo di Akhir Perdagangan ke Level 8.300, Diwarnai Aksi Ambil Untung Hari Ini

IHSG Loyo di Akhir Perdagangan ke Level 8.300, Diwarnai Aksi Ambil Untung Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 17:21 WIB

Terkini

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi

Riau | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Maki-maki Netizen Malaysia kepada Presiden Prabowo Gegara Karhutla, Disuruh Ganti Nama

Maki-maki Netizen Malaysia kepada Presiden Prabowo Gegara Karhutla, Disuruh Ganti Nama

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Massa Terus Padati Gedung DPR, Polisi Perketat Penjagaan dan Lakukan Pemeriksaan Acak

Massa Terus Padati Gedung DPR, Polisi Perketat Penjagaan dan Lakukan Pemeriksaan Acak

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:40 WIB

×