Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.525,690
LQ45 644,593
Srikehati 313,693
JII 391,666
USD/IDR 17.685

Mengapa Pertamina Beres-beres Anak Usaha? Tak Urus Lagi Bisnis Rumah Sakit Hingga Hotel

Achmad Fauzi

Rabu, 19 November 2025 | 15:15 WIB
Mengapa Pertamina Beres-beres Anak Usaha? Tak Urus Lagi Bisnis Rumah Sakit Hingga Hotel
Pertamina Group terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar (Dok: Pertamina)
baca 10 detik
  • Pertamina sedang membereskan anak usaha noninti migas melalui konsolidasi dan pembubaran guna meningkatkan kelincahan serta daya saing perusahaan.
  • Strategi integrasi bisnis hilir mencakup penggabungan komersial, kilang, petrokimia, dan logistik, ditargetkan mulai beroperasi penuh pada tahun 2026.
  • Pertamina akan melepaskan bisnis noninti seperti rumah sakit, hotel, transportasi, dan asuransi untuk merger atau konsolidasi dengan BUMN terkait.

Suara.com - PT Pertamina (Persero) tengah membereskan anak usaha yang tidak berkaitan dengan inti bisnis yaitu di sektor minyak dan gas (migas). Perusahaan migas pelat merah ini melakukan konsolidasi perusahaan hingga pembubaran usaha.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, mengatakan pemberesan jumlah anak usaha ini agar perusahaan semakin lincah dan memiliki daya saing.

Sebagai informasi, Pertamina diketahui memiliki anak usaha sekitar 127 perusahaan, namun telah direstrukturisasi menjadi 12 anak perusahaan.

Kilang Pertamina Plaju
Kilang Pertamina Plaju

"Selain itu, upaya pemberesan ini dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat, bisa lebih efisien dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan juga fungsi-fungsi yang selama ini memiliki duplikasi dan bisa menambah beban ini dapat dikurangi," ujar Agung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Strategi Pertamina

Agung memaparkan, Pertamina telah menyiapkan strategi untuk merapikan seluruh anak usahanya. Misalnya, dengan melakukan penggabungan sektor bisnis hilir migas

Terdapat tiga sektor bisnis yang fokus di sektor hilir yaitu komersial dan niaga, kilang dan petrokimia, dan logistik atau perkapalan.

"Saat ini proses untuk penggabungan atau integrasi bisnis tersebut sedang dilakukan internal untuk mencapai persetujuan internal sesuai dengan prosedur," jelasnya. 

"Sebagai contoh, siang hari ini kami akan melanjutkan pembahasan dengan damaian komisaris untuk mendapatkan persetujuan atas detail teknis yang dilakukan dengan target persiapan go live-nya di tahun 2026," sambung Agung.  

baca juga

Ia melanjutkan, Pertamina juga akan melepaskan anak usaha usaha agar bisa disatukan atau merger dengan BUMN lainnya. Terdapat, empat bisnis itu diantaranya, rumah sakit, hotel, transportasi, dan asuransi.

Agung menyebut, sektor rumah sakit Pertamina Bina Medica yang saat ini tengah dalam kajian Danantara untuk dikonsolidasikan menjadi entitas BUMN sendiri.

Kemudian, Patrajasa yang merupakan anak usaha Pertamina di sektor perhotelan akan bergabung dengan BUMN hotel PT Hotel Indonesia Natour (HIN). Lalu, anak usaha di sektor transportasi yakni, Pelita Air direncanakan merger dengan Garuda Indonesia.

"Dan terakhir adalah di sektor asuransi juga sedang dilakukan kajian implementasi konsolidasi perusahaan-perusahaan asuransi BUMN yang ada yang dipimpin dikoordinir oleh IFG sebagai holding BUMN asuransi dan secara bertahap ini bukan hanya Pertamina tapi banyak sekali berbagai perusahaan asuransi di ekosistem BUMN yang akan dikonsolidasikan," jelasnya.

Bubarkan Anak Usaha

Ilustrasi pesawat Pelita Air. (Dok: Pelita Air)
Ilustrasi pesawat Pelita Air. (Dok: Pelita Air)

Selain integrasi bisnis, Pertamina juga telah membubarkan anak usaha yang memang tidak memiliki kontribusi strategis terhadap perseroan. Pertama adalah TRB London anak perusahaan yang menjadi bagian dari asuransi yang telah dilikuidasi di bulan Februari lalu.

Setelah itu, kedua ada Pertamina Energy Services Private Limited yang merupakan anak usaha Petra; telah dibubarkan pada bulan Juli 2025.

"Ini sebagai bagian dari tahapan transformasi dan reformasi tata kelola yang berkelanjutan," pungkas Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menuju Era Baru BUMN Konstruksi: Skema Holding Karya Difinalisasi Desember Ini

Menuju Era Baru BUMN Konstruksi: Skema Holding Karya Difinalisasi Desember Ini

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 13:52 WIB

Hampir Rampung, Ini Kelebihan Kilang Minyak Balikpapan yang dikelola Pertamina

Hampir Rampung, Ini Kelebihan Kilang Minyak Balikpapan yang dikelola Pertamina

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 15:58 WIB

Permintaan Pertamax Turbo Meningkat, Pertamina Lakukan Impor

Permintaan Pertamax Turbo Meningkat, Pertamina Lakukan Impor

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 08:32 WIB

Terkini

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:35 WIB

HP Xiaomi RAM 12 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan untuk Multitasking Berat dan Fotografi Terbaik

HP Xiaomi RAM 12 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan untuk Multitasking Berat dan Fotografi Terbaik

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng

Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng

Surakarta | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran

Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:56 WIB

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:50 WIB

×