Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Hampir Rampung, Ini Kelebihan Kilang Minyak Balikpapan yang dikelola Pertamina

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 18 November 2025 | 15:58 WIB
Hampir Rampung, Ini Kelebihan Kilang Minyak Balikpapan yang dikelola Pertamina
Ilustrasi Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan/[Dok Pertamina].
baca 10 detik
  • Pembangunan fisik Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan telah mencapai progres 96,97 persen, mulai produksi LPG sejak 17 September lalu.
  • Proyek ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi kilang menjadi 360 ribu barel per hari, dengan produk akhir memenuhi standar kualitas Euro 5.
  • Fasilitas RFCC ditargetkan rampung pada tahun 2025 untuk menghasilkan produk seperti gasolin, LPG, propilen, dan solar, meningkatkan kompleksitas kilang.

Suara.com - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan Kilang Balikpapan yang dibangun lewat proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) telah hampir rampung. 

Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Taufik Adityawarman mengungkap pembangunan fisiknya telah mencapai 96,97 persen. 

"Saat ini sebagai informasi bahwa progres fisik pelaksanaan proyek RDMP Balikpapan sudah mencapai 96,97 persen dan juga sudah mulai memproduksikan LPG dari Saturated LPG Treater mulai 17 September lalu," kata Taufik saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XII yang dikutip, Selasa (17/11/2025).

Salah satu kilang minyak yang dikelola PT Kilang Pertamina Internasional. [ist].
Salah satu kilang minyak yang dikelola PT Kilang Pertamina Internasional. [ist].

Dijelaskannya tujuan dari pembangunan RDMP Balikpapan untuk meningkatkan kapasitas produksi sebesar 100 ribu barel per hari. Dengan peningkatan itu, RDMP Balikpapan nantinya dapat  memproduksi 360 ribu barel per hari dari sebelumnya 260 ribu barel. 

"Kemudian kompleksitasnya menjadi 8 Nelson Complexity Index dan juga kualitas produk pada akhirnya nanti akan menjadi Euro 5 atau 10 ppm kandungan sulfurnya," kata Taufik. 

Sementara untuk proses commissioning sejumlah fasilitas seperti unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) ditargetkan rampung pada tahun ini. 

"Insha Allah di 2025 ini akan mulai memproduksikan produk-produk dari RFCC dimana ada gasolin, kemudian LPG, kemudian propilin dan juga ada disel," kata Taufik. 

Di sisi lain, Taufik menyebut Kilang Pertamina Internasional juga fokus pada pengadaan pengadaan feedstock (minyak mentah) demi menjaga profitabilitas kilang.

Termasuk  memaksimalkan serapan minyak mentah domestik lewat koordinasi  dengan Kementerian ESDM dan SKK Migas. 

baca juga

"Ini juga akan membantu untuk menurunkan alpha daripada crude oil sebagai intake kita dari porsi yang diimpor melalui kargo," pungkas Taufik. 

Untuk diketahui, pengembangan Kilang Balikpapan itu akan meningkatkan nilai kompleksitas. Indeks kompleksitas (Nelson Complexity Index) akan menjadi 8, yang menandakan kemampuannya untuk menghasilkan varian produk yang lebih beragam,

Produk BBM yang dihasilkan oleh kilang ini akan meningkat dari standar Euro II menjadi Euro V, menjadikan bahan bakar lebih bersih dan ramah lingkungan.

Selain BBM, kilang Balikpapan juga akan memperkuat produksi LPG dan produk petrokimia. Misalnya, kapasitas LPG diproyeksikan meningkat secara signifikan, dan kilang ini juga mampu menghasilkan propilen untuk sektor petrokimia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permintaan Pertamax Turbo Meningkat, Pertamina Lakukan Impor

Permintaan Pertamax Turbo Meningkat, Pertamina Lakukan Impor

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 08:32 WIB

Pertamina Blokir 394.000 Nomor Kendaraan, Tak Bisa Lagi Beli Pertalite dan Solar Subsidi

Pertamina Blokir 394.000 Nomor Kendaraan, Tak Bisa Lagi Beli Pertalite dan Solar Subsidi

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 18:28 WIB

Pertamina Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Capai Rp 23 Triliun hingga September 2025

Pertamina Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Capai Rp 23 Triliun hingga September 2025

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 18:18 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×