Operasikan 108 Kapal, PIS Angkut Energi 127,35 juta KL Sepanjang Tahun 2025

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 19 November 2025 | 19:32 WIB
Operasikan 108 Kapal, PIS Angkut Energi 127,35 juta KL Sepanjang Tahun 2025
Kapal PT Pertamina International Shipping (PIS) [Suara.com/HO-PIS]
  • Menteri AHY menyatakan transformasi logistik nasional sangat fundamental untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.
  • Visi 2045 menuntut percepatan signifikan guna mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%.
  • Pertamina Group, melalui PIS, mendukung transformasi logistik dengan mengoperasikan 108 kapal.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa transformasi sektor logistik nasional merupakan kunci fundamental untuk mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Menurut AHY, ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh pesat dan memberikan dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat jika ditopang oleh sektor konektivitas yang memiliki daya saing tinggi.

“Untuk itu, kita ingin sektor logistik Indonesia makin maju. Tema besar tahun ini adalah 'Transforming Logistics, Transforming Indonesia'. Sangat relevan dengan arah pembangunan kita,” ujar AHY, Rabu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, AHY secara khusus menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai tujuan nasional. Prinsip yang diusungnya adalah "no one and no region left behind" (tidak ada satu pun individu maupun wilayah yang tertinggal).

"Kerja sama dan kolaborasi antar semua stakeholder adalah kunci sukses. Kita ingin pertumbuhan ekonomi tinggi disertai pemerataan dan keberlanjutan," tegasnya.

Visi Indonesia Emas 2045, lanjut AHY, menuntut kerja keras dan percepatan nyata karena fase waktu yang tersedia terbilang singkat dalam perspektif sejarah, yaitu hanya dua dekade.

Target yang harus dicapai sangat ambisius: Indonesia harus melipatgandakan upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8% dan meningkatkan Produk Domestik Bruto (GDP) per kapita agar setara dengan negara-negara maju.

“Prosperity (kemakmuran) dan sustainability (keberlanjutan) harus bergandengan tangan,” pungkas AHY.

Sejalan dengan semangat transformasi yang didorong oleh Pemerintah, sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai melakukan aksi nyata untuk mendukung peningkatan daya saing logistik nasional.

Sebagai contoh, Pertamina Group telah menunjukkan dukungan konkret terhadap transformasi logistik nasional, khususnya di sektor energi.

Saat ini, Pertamina Group mengoperasikan sebanyak 108 kapal milik sendiri yang melayani distribusi energi di seluruh wilayah Indonesia, bahkan hingga ke kancah internasional. Kinerja ini menunjukkan komitmen BUMN dalam memperkuat konektivitas dan memastikan pemerataan energi di Nusantara.

Melalui anak usahanya, yakni PT Pertamina International Shipping (PIS), perusahaan mendukung transformasi logistik nasional dan ketahanan energi melalui modernisasi armada serta peningkatan standar operasional di sektor logistik maritim kelas dunia. Sehingga, menambah kapabilitas dan daya saing industri pelayaran nasional di pasar mancanegara.

Direktur Utama PT Pertamina International Shipping (PIS) Surya Tri Harto menambahkan, peningkatan dan modernisasi armada distribusi dan logistik energi bertujuan untuk memperkokoh keandalan distribusi dan memperkuat ketahanan energi nasional.

PIS saat ini mengoperasikan lebih dari 90 rute domestik dan 65 rute internasional, dengan kinerja positif yang terus meningkat. Hingga kuartal III/2025, PIS telah mengangkut energi setara 127,35 juta KL baik untuk dalam maupun luar negeri.

Capaian solid tersebut seiring dengan berbagai inisiatif dan inovasi yang ditempuh, mulai dari pengembangan kapal dan terminal milik hingga melakukan digitalisasi untuk menunjang operational excellence .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kilang Minyak Indonesia Tetap Relevan di Tengah Pergeseran ke EBT

Kilang Minyak Indonesia Tetap Relevan di Tengah Pergeseran ke EBT

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 19:09 WIB

Mengapa Pertamina Beres-beres Anak Usaha? Tak Urus Lagi Bisnis Rumah Sakit Hingga Hotel

Mengapa Pertamina Beres-beres Anak Usaha? Tak Urus Lagi Bisnis Rumah Sakit Hingga Hotel

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 15:15 WIB

Saksi Beberkan Proses Penyewaan Kapal Angkut Minyak Mentah Pertamina

Saksi Beberkan Proses Penyewaan Kapal Angkut Minyak Mentah Pertamina

News | Rabu, 19 November 2025 | 12:16 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB